Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Desember 2025

Doa dan Zikir Manasik Haji dan Umrah Kementerian Agama RI Tahun 2020

 

Buku paket bimbingan manasik haji terdiri atas 3 (tiga) buku, yaitu Tuntunan Manasik Haji dan Umrah, Doa dan Dzikir Manasik Haji dan Umrah, dan Ringkasan Doa Manasik Haji dan Umrah. Ketiganya merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi dan dapt digunakan oleh Jemaah haji sesuai dengan kebutuhannya.
Buku tersebut diharapkan dapat membantu setiap Jemaah haji meningkatkan pengetahuan dan pemahamannya tentang ibadah haji serta menjadi tuntunan bagi setiapjemaah haji Ketika akan berangkat ke tanah suci, tiba di bandara kedatangan Arab Saudi, Di Makkah, Masyair dan Madinah serta Ketika akan pulang Kembali menuju tanah air.

Ebook bisa diunduh pada link berikut ini:

Klik Di Sini! 

 

 

Posting by Mohammad Nurdin

Selasa, 12 November 2024

Daftar hari penting di Indonesia

 Berikut hari libur nasional di Indonesia, diurutkan berdasarkan tanggal libur. Disertakan tanggal libur menurut kalendernya, untuk hari libur yang tidak menyertakan tanggalnya berarti tanggal peringatannya berubah-ubah setiap tahunnya.

1 Januari: Tahun baru Masehi
Januari – Februari: Tahun Baru Imlek (Konghucu)
Maret – April: Hari Suci Nyepi/Tahun Baru Saka (Hindu)
27 Rajab: Isra dan Mikraj Nabi Muhammad SAW (Islam)
Maret – April: Wafat Yesus Kristus (Kristen dan Katolik)
1 Mei: Hari Buruh Internasional
Mei – Juni: Hari Trisuci Waisak (Buddha)
April – Juni: Kenaikan Yesus Kristus (Kristen dan Katolik)
1 Juni: Hari Lahir Pancasila
1 – 2 Syawal: Hari Raya Idul Fitri (Islam)
10 Zulhijah: Hari Raya Idul Adha (Islam)
17 Agustus: Hari Kemerdekaan Republik Indonesia
1 Muharam: Tahun Baru Hijriyah (Islam)
12 Rabiul Awal: Maulid Nabi Muhammad SAW (Islam)
25 Desember: Hari Raya Natal (Kristen dan Katolik)

Hari penting lainnya

Januari

3 Januari: Hari Amal Bhakti Kementerian Agama Republik Indonesia
4 Januari: Hari Braille Sedunia
5 Januari: Hari Korps Wanita Angkatan Laut
10 Januari: Hari Gerakan Satu Juta Pohon
10 Januari: Hari Lingkungan Hidup Indonesia
10 Januari: Hari Tritura
10 Januari: Hari Perencanaan Gerakan Sejuta Pohon
11 Januari: Hari Tuli Nasional
15 Januari: Hari Peristiwa Laut dan Samudera atau Hari Dharma Samudera
17 Januari: Hari Kebangkitan Bahasa Sunda
22 Januari: Hari Pejalan Kaki Nasional
25 Januari: Hari Gizi Nasional
26 Januari: Hari Kepabeanan Internasional[pranala nonaktif permanen]
31 Januari: Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama
(Setiap Hari Minggu Terakhir Januari): Hari Kusta Internasional

Februari

2 Februari: Hari Lahan Basah Sedunia
4 Februari: Hari Kanker Sedunia
5 Februari: Hari Peristiwa Kapal Tujuh Provinsi
5 Februari: Milad Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
9 Februari: Hari Kavaleri
9 Februari: Hari Pers Nasional[8] dan Hari Persatuan Wartawan Indonesia
13 Februari: Hari Persatuan Farmasi Indonesia
13 Februari: Hari Radio Sedunia
14 Februari: Hari Peringatan Pembela Tanah Air (PETA)
14 Februari: Hari Peduli Moral
14 Februari: Hari Raya Pemilihan Umum (sejak 2024)[9]
15 Februari: Hari Kanker Anak Sedunia
19 Februari: Hari Komando Operasi Udara Nasional (KOHANUDNAS)
20 Februari: Hari Keadilan Sosial Sedunia
20 Februari: Hari Pekerja Indonesia (Harpekindo)[10]
21 Februari: Hari Bahasa Ibu Internasional
21 Februari: Hari Peduli Sampah Nasional
22 Februari: Hari Istiqlal
22 Februari: Hari Kepanduan Sedunia
23 Februari: Hari Klub Rotary
24 Februari: Hari lahir (Harlah) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama
28 Februari: Hari Gizi Nasional Indonesia

Maret

Prangko peringatan Hari Filateli Indonesia
1 Maret: Hari Kehakiman Nasional
1 Maret: Hari Peringatan Serangan Umum di Yogyakarta dan Hari Penegakan Kedaulatan Negara
2 Maret: Hari Lahir (Harlah) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama
6 Maret: Hari Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad)
6 Maret: Hari Konvensi CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora)
8 Maret: Hari Wanita/Perempuan Internasional
9 Maret: Hari Wanita Indonesia
9 Maret: Hari Musik Nasional
10 Maret: Hari Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi)
11 Maret: Hari Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar)
11 Maret: Hari Kopi Nasional
15 Maret: Hari Hak Konsumen Sedunia
14 Maret: Milad Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
16 Maret: Hari Bakti Rimbawan
17 Maret: Hari Perawat Nasional
18 Maret: Hari Arsitektur Indonesia
20 Maret: Hari Dongeng Sedunia
21 Maret: Hari Puisi Sedunia
21 Maret: Hari Sindrom Down
21 Maret: Hari Teater Boneka
21 Maret: Hari Penghapusan Diskriminasi Rasial Sedunia
21 Maret: Hari Hutan Sedunia
22 Maret: Hari Air Sedunia
23 Maret: Hari Meteorologi Sedunia
23 Maret: Dies Natalis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
23 Maret: Hari Peringatan Bandung Lautan Api
24 Maret: Hari Tuberkulosis Sedunia
27 Maret: Hari Teater Sedunia
27 Maret: Hari Klub Wanita Internasional (bahasa Inggris: Women International Club Day - WIC)
29 Maret: Hari Filateli Indonesia
29 Maret: Milad Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).
30 Maret: Hari Film Nasional
31 Maret: Hari Komando Pasukan Katak (KOPASKA)
(Setiap Hari Sabtu Terakhir Maret): Malam Gerakan Earth Hour

April

Prangko peringatan Konferensi Asia Afrika
1 April: Hari Bank Dunia
1 April: Hari Marketing Indonesia (Hamari)
1 April: Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas)
2 April: Hari Peduli Autisme Sedunia
2 April: Hari Buku Anak Sedunia
2 April: Hari Cek Fakta Internasional
6 April: Hari Nelayan Nasional
7 April: Hari Kesehatan Internasional
9 April: Hari Penerbangan Nasional (hanya sementara pada 1961–1973),[17] Hari TNI Angkatan Udara
12 April: Hari Bawa Bekal Nasional
14 April: Hari Penyakit Chagas Sedunia
15 April: Hari Zeni
15 April: Hari Dinas Sejarah Angkatan Darat (Disjarahad)
16 April: Hari Komando Pasukan Khusus (Kopassus)
17 April: Hari Lahir (Harlah) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)
17 April: Hari Hemofilia Sedunia
18 April: Hari Peringatan Konferensi Asia–Afrika
19 April: Hari Pertahanan Sipil (Hansip)
20 April: Hari Konsumen Nasional[19]
21 April: Hari Kartini
22 April: Hari Bumi
23 April: Hari Buku Sedunia
24 – 30 April: Pekan Imunisasi Sedunia
24 April: Hari Lahir (Harlah) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor)
24 April: Hari Angkutan Nasional
24 April: Hari Solidaritas Asia-Afrika
25 April: Hari Malaria Sedunia
25 April: Hari Otonomi Daerah
26 April: Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional[20]
26 April: Hari Kekayaan Intelektual Sedunia
27 April: Hari Pemasyarakatan Indonesia
28 April: Hari Puisi Nasional
28 April: Hari Kesehatan dan Keselamatan Kerja Internasional
29 April: Hari Tari Sedunia
29 April: Hari Posyandu Nasional
30 April: Hari Jazz Sedunia

Mei

1 Mei: Hari Peringatan Pembebasan Irian Barat atau Hari Integrasi Papua ke NKRI
1 Mei: Hari Buruh Sedunia
2 Mei: Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)
3 Mei: Hari Kebebasan Pers Sedunia
3 Mei: Hari Surya Sedunia
5 Mei: Hari Pendidikan Islam (Tarbiyah Islamiyah)
5 Mei: Hari Lembaga Sosial Desa (LSD)
5 Mei: Hari Bidan Internasional
6 Mei: Hari Tertawa Sedunia
7 Mei: Hari Asma Sedunia
8 Mei: Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia
8 Mei: Hari Migrasi Burung Sedunia
10 Mei: Hari Lupus Sedunia
11 Mei: Hari POM - TNI (?)
12 Mei: Hari Peringatan Tragedi Trisakti
12 Mei: Hari Perawat Internasional
15 Mei: Hari Korps Resimen Mahadjaya/Jayakarta (Menwa Jayakarta)
15 Mei: Hari Keluarga Internasional
16 Mei: Hari Wanadri
17 Mei: Hari Buku Nasional
17 Mei: Hari Telekomunikasi Sedunia
18 Mei: Hari Museum Internasional
19 Mei: Milad 'Aisyiyah
19 Mei: Hari Korps Cacat Veteran Indonesia
20 Mei: Hari Kebangkitan Nasional
20 Mei: Hari Bakti Dokter Indonesia
21 Mei: Hari Peringatan Reformasi
21 Mei: Hari Dialog dan Pengembangan Perbedaan Budaya Sedunia
22 Mei: Hari Keanekaragaman Hayati Internasional
23 Mei: Hari Kura-kura dan Penyu Sedunia
29 Mei: Hari Keluarga
29 Mei: Hari Lanjut Usia
29 Mei: Hari Pasukan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa Internasional
31 Mei: Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Juni

Prangko peringatan Hari Anti Narkoba Sedunia
1 Juni: Hari Lahir Pancasila
1 Juni: Hari Perlindungan Anak-anak Sedunia
1 Juni: Hari Susu Nusantara
3 Juni: Hari Pasar Modal Indonesia
6 Juni: Hari Lahir Presiden Soekarno
8 Juni: Hari Laut Sedunia
8 Juni: Milad Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI)
10 Juni: Hari Media Sosial
14 Juni: Hari Donor Darah Sedunia
15 Juni: Hari Demam Berdarah Dengue ASEAN
17 Juni: Hari Dermaga
17 Juni: Hari Ulang Tahun Kota Palembang (sejak tahun 683)
21 Juni: Hari Krida Pertanian
22 Juni: Hari Ulang Tahun Kota Jakarta (sejak tahun 1527)
24 Juni: Hari Bidan Nasional
26 Juni: Hari Anti Narkoba
29 Juni: Hari Keluarga Berencana

Juli

Prangko peringatan Hari Anak Nasional
1 Juli: Hari Bhayangkara (Polri)
1 Juli: Hari Ulang Tahun Bank Indonesia
1 Juli: Hari Buah
2 Juli: Hari Kelautan Nasional
5 Juli: Hari Bank Indonesia
5 Juli: Hari lahirnya Bank Negara Indonesia
9 Juli: Hari Satelit Palapa
12 Juli: Hari Koperasi Nasional
14 Juli: Hari Pajak
17 Juli Hari Keadilan Internasional
22 Juli: Hari Kejaksaan
23 Juli: Hari Anak Nasional
23 Juli: Hari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)
27 Juli: Hari Sungai Nasional
28 Juli: Hari Hepatitis Sedunia
29 Juli: Hari Bhakti TNI Angkatan Udara
30 Juli: Hari Persahabatan Sedunia (Hari Sahabat Sedunia)
31 Juli: Hari Lahir Korps Pelajar Islam Indonesia (PII) Wati


Agustus

5 Agustus: Hari Dharma Wanita Nasional
8 Agustus: Hari Ulang Tahun ASEAN
9 Agustus: Hari Masyarakat Adat
10 Agustus: Hari Veteran Nasional
10 Agustus: Hari Kebangkitan Teknologi Nasional
12 Agustus: Hari Wanita TNI Angkatan Udara (Wara)
12 Agustus: Hari UMKM Nasional
12 Agustus: Hari Anak Tengah Nasional
13 Agustus: Hari Peringatan Pangkalan Brandan Lautan Api
14 Agustus: Hari Pramuka
17 Agustus: Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (sejak tahun 1945)
18 Agustus: Hari Konstitusi Republik Indonesia (sejak tahun 1945)
18 Agustus: Hari lahir Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR-RI)
19 Agustus: Hari Departemen Luar Negeri Indonesia
21 Agustus: Hari Maritim Nasional (Awal mula)
24 Agustus: Hari Televisi Republik Indonesia (TVRI) atau Hari Televisi Nasional
25 Agustus: Hari Perumahan Nasional


September

Logo peringatan Hari Radio Nasional ke-79 dengan tema "Inspirasi Keindonesiaan" (2024), yang juga merupakan HUT Radio Republik Indonesia.
1 September: Hari Polisi Wanita (Polwan)
4 September: Hari Pelanggan Nasional
8 September: Hari Literasi Sedunia
9 September: Hari Olahraga Nasional
9 September: Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 9.9
11 September: Hari Radio Republik Indonesia (RRI) atau Hari Radio Nasional
14 September: Hari Kunjung Perpustakaan[33]
17 September: Hari Keselamatan Pasien Sedunia
17 September: Hari Palang Merah Indonesia
17 September: Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas)
21 September: Hari Perdamaian Dunia
23 September: Hari Maritim Nasional (Resmi, sejak 1964)
23 September: Hari Bahasa Isyarat Internasional
24 September: Hari Tani Nasional
26 September: Hari Statistik
27 September: Hari Pos Telekomunikasi Telegraf (PTT) dan Hari Bakti Postel
27 September: Hari Pariwisata Sedunia
28 September: Hari Kereta Api Nasional
28 September: Hari Komunitas Nasional
28 September: Hari Rabies Sedunia
28 September: Hari Tuna Rungu Sedunia
29 September: Hari Sarjana Nasional
29 September: Hari Jantung Sedunia
30 September: Hari Peringatan Gerakan 30 September 1965


Oktober


(Setiap Hari Senin Pertama Oktober): Hari Habitat
1 Oktober: Hari Jadi Provinsi Sumatra Barat
1 Oktober: Hari Kesaktian Pancasila
1 Oktober: Hari Bea dan Cukai
1 Oktober: Hari Kopi Internasional
1 Oktober: Hari Peringatan Tragedi Stadion Kanjuruhan
2 Oktober: Hari Batik Nasional
4 Oktober: Hari Hewan Sedunia
5 Oktober: Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI)
(Setiap Hari Kamis Kedua Oktober): Hari Mata Sedunia
10 Oktober: Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 10.10
12 Oktober: Hari Museum Nasional
12 Oktober: Hari Radang Sendi (Artritis) Sedunia[42]
14 Oktober: Hari Telur Sedunia
15 Oktober: Hari Hak Asasi Binatang
16 Oktober: Hari Parlemen Indonesia
16 Oktober: Hari Pangan Sedunia
20 Oktober (setiap 5 tahun sekali): Hari Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden
22 Oktober: Hari Santri Nasional
24 Oktober: Hari Dokter Nasional
24 Oktober: Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
24 Oktober: Hari Polio Sedunia
27 Oktober: Hari Penerbangan Nasional (1945–1960, namun ditetapkan kembali sejak 1974)
27 Oktober: Hari Narablog Nasional
28 Oktober: Hari Sumpah Pemuda
29 Oktober: Hari Stroke Sedunia
30 Oktober: Hari Keuangan


November

Prangko peringatan Hari Guru
1 November: Hari Inovasi Indonesia
2 November: Hari Penghapusan siaran Televisi Analog Indonesia
5 November: Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional
7 November: Hari Wayang Nasional
10 November: Hari Pahlawan Nasional
10 November: Hari Ganefo
11 November: Hari Bangunan Indonesia
11 November: Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 11.11
12 November: Hari Ayah Nasional
14 November: Hari Korps Brigade Mobil (BRIMOB)
15 November: Hari Korps Marinir Nasional
16 November: Hari Angklung Internasional
16 November: Hari Toleransi Internasional
18 – 24 November: Pekan Kesadaran Antimikroba Sedunia
18 November: Milad Muhammadiyah
19 November: Hari Pria/Laki-laki Internasional
20 November: Hari Anak-anak Sedunia
21 November: Hari Pohon
21 November: Hari Televisi Sedunia
22 November: Hari Perhubungan Darat
25 November: Hari Guru atau Hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)[54]
27 November (setiap 5 tahun sekali): Hari Raya Pemilihan kepala daerah (sejak 2024)
28 November: Hari Menanam Pohon Indonesia
28 November: Hari Dongeng Nasional
29 November: Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI)


Desember


1 Desember: Hari AIDS Sedunia
3 Desember: Hari Penyandang Cacat Internasional
3 Desember: Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU)
4 Desember: Hari Artileri Nasional
5 Desember: Hari Armada Republik Indonesia
9 Desember: Hari Anti-Korupsi Sedunia
10 Desember: Hari Hak Asasi Manusia
12 Desember: Hari Transmigrasi
12 Desember: Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 12.12
13 Desember: Hari Nusantara
14 Desember: Hari Sejarah Nasional
15 Desember: Hari Juang Kartika TNI Angkatan Darat
16 Desember: Hari Akademi TNI
16 Desember: Hari lahirnya Bank Rakyat Indonesia
19 Desember: Hari Bela Negara
20 Desember: Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional
22 Desember: Hari Ibu Nasional
22 Desember: Hari Sosial
22 Desember: Hari Korps Wanita Angkatan Darat (KOWAD)
25 Desember: Hari Natal
26 Desember: Hari Peringatan Tsunami Aceh (Sejak 2004)
30 Desember: Hari Jadi Satuan Pengamanan (Satpam)

Sumber Data :
https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_hari_penting_di_Indonesia

Posting by Mohammad Nurdin

Rabu, 13 November 2019

Terjemahan Kitab Nashaihul Ibad - Menjadi Santun dan Bijak : Bab 3

Dalam bab ini terdapat 37 nasihat; delapan diantaranya berupa Hadits, sedang sisanya atsar, yang masing-masing terdiri dari 4 point.

1. EMPAT NASIHAT BEKAL KE AKHIRAT
Rasulullah S.A.W pernah bersabda kepada Abu Dzar Al-Ghifari R.A:
"Wahai Abu Dzar,
1. Perbaharui perahumu, karena lautan itu sangat dalam;
2. Carilah perbekalan yang lengkap, karena perjalanan itu sangat jauh;
3. Kurangilah beban, karena rintangan itu amatlah sulit untuk diatasi; dan
4. Ikhlaslah dalam beramal, karena yang menilai baik dan buruk adalah Dzat Yang Maha Melihat."
Perbaharuilah perahumu maksudnya perbaikilah niatmu dalam setiap beramal agar engkau memperoleh pahala dan selamat dari siksa Allah.
Kurangilah beban maksudnya janganlah banyak-banyak engkau mengambil keduniaan.
Diserupakannya akhirat dengan lautan yang dalam, perjalanan yang jauh, dan rintangan yang amat sulit untuk diatasi, karena banyaknya kesulitan dan rintangan yang mesti dilewati untuk bisa sampai kepada kebahagiaan akhirat.
Abu Sulaiman Ad-Darani berkata: "Beruntunglah orang yang dalam hidupnya benar-benar hanya mengharapkan ridha Allah." Ucapan Ad-Darani ini mengacu pada sabda Nabi S.A.W yang ditujukan kepada Mu'adz R.A:
"Ikhlaskan niat, niscaya engkau akan menerima balasan amalmu meskipun amalmu itu sedikit."
Seorang penyair barkata:
Manusia wajib bertobat
namun meninggalkan dosa itu lebih wajib lagi
Sabar dalam menghadapi musibah itu sulit
namun hilangnya pahala sabar itu lebih sulit lagi
Perubahan zaman itu memang sesuatu yang aneh
namun kelalaian manusia lebih aneh lagi
Peristiwa yang akan datang terkadang terasa dekat
namun kematian itu lebih dekat lagi
Anas R.A meriwayatkan bahwa: "Pada suatu hari Rasulullah S.A.W keluar rumah. Sambil memegang tangan Abu Dzar beliau bersabda: "Wahai Abu Dzar, tahukah engkau bahwa di hadapan kita ada rintangan yang amat sulit untuk diatasi, yang tidak akan bisa melewatinya, kecuali orang yang ringan? Lantas ada seorang lelaki berkata: 'Ya Rasulullah, apakah engkau punya makanan untuk sehari?' Lelaki tadi menjawab: 'Punya!' Rasulullah S.A.W lalu bertanya: 'Apakah engkau punya makanan untuk besok?' Ia menjawab: 'Punya!' Beliau bertanya lagi: 'Apakah engkau punya makanan untuk lusa?' Ia menjawab: 'TIdak!' Beliau lantas bersabda: 'Apakah engkau memiliki makanan buat jatah sampai tiga hari, maka engkau termasuk orang-orang yang berat.'"

Kamis, 07 Juni 2018

Konsumsi Masyarakat Lesu, Pertumbuhan Ekonomi 2017 Tertahan 5,07 Persen

Penulis: Michael Reily
Editor: Ekarina
Senin 5/2/2018, 14.59 WIB

“Konsumsi merupakan salah satu penyebab, banyak orang yang menahan uangnya sejak kuartal kedua 2017,” kata Suhariyanto.
Belanja diskon

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun  2017 mencapai 5,07%. Ini di bawah target pertumbuhan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) yang sebesar 5,2 % dan cenderung stagnan serta hanya naik tipis dibandingkan tahun 2016 yang tumbuh 5,03%.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, tidak tercapainya target pertumbuhan ekonomi tahun lalu disebabkan oleh adanya penurunan konsumsi rumah tangga secara tahunan (year -on- year) menjadi 4,95% dari 5,01% pada 2016. Secara kuartalan, konsumsi rumah tangga kuartal IV-2017 naik 0,01% dibandingkan kuartal sebelumnya menjadi 4,97%.

Selasa, 14 November 2017

Bonus Demografi : Akan Menjadi Peluang atau Bencana di Indonesia?

Oleh : Sari Ayutyas SST

Indonesia telah mengalami transisi demografi. Hal ini terindikasi dari hasil sensus penduduk tahun 2000 yang memberikan fakta keberhasilan program KB secara signifikan. Hasil SP2000 menunjukkan bahwa jumlah penduduk di bawah 15 tahun tidak bertambah dari jumlah sekitar 60 juta di tahun 1970-1980an menjadi sekitar 63-65 juta saja. Berbeda halnya dengan penduduk usia 15-64 tahun yang pada  tahun 1970 berjumlah sekitar 63-65 juta berkembang dua kali lipat pada tahun 2000 menjadi sekitar 133-135 juta. Fakta yang serupa juga ditunjukkan oleh hasil SP2010, penduduk usia 15-16 tahun pada tahun 2010 mencapai 157 juta jiwa meningkat sekitar 16 persen dari tahun 2000. Usia porduktif ini mendominasi 66 persen dari jumlah penduduk pada tahun 2010. Adapaun transisi demografi yang ditandai dengan kenaikan dua kali lipat jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun), penundaan pertumbuhan penduduk usia muda (di bawah 15 tahun ) dan semakin sedikit jumlah penduduk usia tua (di atas 64 tahun) sebagaimana yang terlihat dari dua hasil Sensus Penduduk tersebut biasa dikenal sebagai Bonus Demografi (Demographic Devident).
Kondisi ini juga lazim disebut Jendela Kesempatan (Windows Of Oppurtunity) bagi suatu negara untuk melakukan akselerasi ekonomi dengan menggenjot industri manufaktur, infrastruktur, maupun UKM karena berlimpahnya jumlah angkatan kerja. Banyak negara menjadi kaya karena berhasil memanfaatkan jendela peluang bonus demografinya untuk meningkatkan pendapatan per kapita negara.
Bagaimana Indonesia memaknai dan memanfaatkan Bonus Demografi yang ada? Jika melihat fakta yang ada, Indonesia diperkirakan akan mencapai puncak “bonus demografi” tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 pada gelombang pertama dan 2020-2030 pada gelombang bonus demografi kedua, artinya komposisi jumlah penduduk dengan usia produktif 15-64 tahun mencapai titik maksimal dibandingkan dengan penduduk usia non produktif (0-14 tahun dan 65 tahun ke atas). Bonus demografi yang terjadi di Indonesia memberikan makna bahwa terdapat kenaikan jumlah angkatan kerja yang potensial. Namun perlu ditegaskan bahwa bonus demografi tidak memberikan dampak signifikan jika negara minim melakukan investasi sumber daya alam (human capital investment). Bonus demografi bisa berubah menjadi gelombang pengangguran massal dan semakin menambah beban anggaran negara. Keberhasilan dalam memanfaatkan jendela peluang ini  tergantung bagaimana pemerintah Indonesia dapat mensinergikan bonus demografi yang diperoleh untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara. Sebentar lagi BPS akan melakukan SP2020, bagaimana perkembangan bonus demografi? Kita nantikan hasil SP2020.

Sumber : Intern BPS


Posting by Mohammad Nurdin

Jumat, 16 September 2016

Mengenal Kepala BPS Suhariyanto

Jiwa seni lainnya juga nampak dari karya lukisan yang dimilikinya. Keahlian menulis dikombinasi dengan seni menjadikannya sosok pemimpin yang pandai meramu kata. Tak heran, Kecuk pernah diundang presiden (era Soeharto) untuk menerima penghargaan menulis buku cerita. Bapak, berusia 55 tahun ini dikenal sangat lihai mempresentasikan dan menjelaskan suatu topik. Dia adalah Kepala BPS, Kecuk Suhariyanto.

Selamat atas pelantikan Kecuk Suhariyanto sebagai Kepala BPS. Setelah BPS mendapat kepercayaan baik di level nasional maupun internasional, harapannya, di bawah kepemimpinan Kecuk Suhariyanto, BPS semakin kokoh sebagai penyedia data statistik yang berkualitas. Tentu saja dengan dukungan seluruh pegawai BPS yang berkomitmen untuk terus berinovasi dan full motivasi.

 Sumber : bps.go.id/
Posting by Mohammad Nurdin

Kamis, 04 Februari 2016

Berita Statistik : Kondisi Bisnis dan Ekonomi Konsumen Indonesia 2015 Triwulan IV Meningkat

Indeks Tendensi Bisnis (ITB) adalah indikator perkembangan ekonomi usaha terkini yang datanya diperoleh dari Survei Tendensi Bisnis (STB) yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik bekerja sama dengan Bank Indonesia. ITB merupakan indeks yang menggambarkan kondisi bisnis dan perekonomian pada triwulan berjalan dan perkiraan pada triwulan mendatang. STB dilakukan setiap triwulan di beberapa kota besar terpilih di seluruh provinsi di Indonesia. Jumlah sampel STB triwulan IV-2015 sebesar 4.514 perusahaan besar dan sedang, dengan responden pimpinan perusahaan.

Berita Statistik : Ekonomi Indonesia Triwulan IV 2015 tumbuh 5,04 persen tertinggi selama tahun 2015

Perekonomian Indonesia tahun 2015 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp11.540,8 triliun dan PDB perkapita mencapai Rp45,2 juta atau US$3,377.1.
Ekonomi Indonesia tahun 2015 tumbuh 4,79 persen melambat bila dibanding tahun 2014 sebesar 5,02 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 10,06 persen. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah sebesar 5,38 persen.

Kamis, 07 Januari 2016

Berita Dari Badan Pusat Statistik : Mengulik Data Suku di Indonesia

Mengulik Data Suku di Indonesia

Indonesia adalah negeri yang kaya “gemah ripah loh jinawi”.Kekayaan itu tidak sebatas pada hasil alam saja, tetapi juga pada ragam suku, bahasa, agama, kepercayaan, dan adat istiadat. Misal untuk kekayaan suku bangsa, Indonesia memiliki ratusan nama suku bahkan ribuan jika dirinci hingga subsukunya. Kemajuan teknologi dan kemudahan di bidang transportasi mendorong peningkatan mobilitas penduduk. Imbas dari mobilitas penduduk diantaranya adalah mempercepat perubahan komposisi suku di suatu wilayah. Perubahan komposisi suku ini kerap menjadi potensial konflik sosial, ekonomi, maupun politik. Terkait hal itu, mengkaji data etnis menjadiurgen. Terlebih sejak tahun 1998, Indonesia mulai melaksanakan proses demokrasi dan desentralisasi.


Selasa, 01 Desember 2015

Neraca Perdagangan Indonesia Tahun 2014

 Defisit neraca perdagangan Indonesia tahun 2014 sebesar 1,89 Milyar US$. Ekspor Indonesia tahun 2014 sebesar 17,63 Milyar US$ yang terdiri dari 17,2 persen ekspor migas dan 82,8 persen ekspor non migas.
Impor Indonesia tahun 2014 sebesar 17,82 Milyar US$ yang terdiri dari 24,4 persen impor migas dan 76,6 persen impor non migas.

Posting by Mohammad Nurdin

Ekspor dan Impor Migas dan Non Migas Indonesia Tahun 2014

Ekspor impor migas Indonesia tahun 2014 yaitu sebagai berikut :
ekspor sebesar 30,33 Milyar US$ dan impor sebesar 43,46 milyar US$. Sedang Ekpor impor non migas Indonesia tahun 2014 adalah sebagai berikut : ekspor sebesar 145,56 US$ dan impor sebesar 134,72 US$.

Posting by Mohammad Nurdin

Ekspor dan Impor Indonesia Menurut 5 Negara Utama Tahun 2014

Ekspor Indonesia tahun 2014 terbesar ke negara Cina, kemudian disusul Amerika Serikat, Jepang, India, dan Singapura. Sedangkan impor Indonesia terbesar dari negara Cina disusul Jepang, Amerika Serikat, Singapura, dan India.

Posting by Mohammad Nurdin

Kamis, 01 Januari 2015

Informasi Statistik Bulan Pebruari 2015 : Perempuan Lebih panjang Umur Daripada Laki-laki

Angka Harapan Hidup (AMH) pada waktu lahir merupakan rata-rata perkiraan banyak tahun yang dapat ditempuh oleh seseorang selama hidup. Angka harapan hidup merupakan salah satu komponen yang dihitung dalam penghitungan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
- Angka harapan hidup perempuan tahun 2014 adalah 72,6 tahun
- Angka harapan hidup laki-laki tahun 2014 adalah 68,7 tahun
 
Sumber : BPS

Posting by Mohammad Nurdin

Senin, 01 September 2014

Posisi utang luar negeri Indonesia

Sejak krisis ekonomi tahun 1997, Indonesia terus menerus dibelit oleh utang. Kurang lebih separuh dari anggaran negaranya adalah untuk pembayaran utang.

Jumlah dan asal utang Indonesia
Utang luar negeri Indonesia lebih didominasi oleh utang swasta. Berdasarkan data di Bank Indonesia, posisi utang luar negeri pada Maret 2006 tercatat US$ 134 miliar, pada Juni 2006 tercatat US$ 129 miliar dan Desember 2006 tercatat US$ 125,25 miliar. Sedangkan untuk utang swasta tercatat meningkat dari US$ 50,05 miliar pada September 2006 menjadi US$ 51,13 miliar pada Desember 2006.[1]

Selasa, 24 Juni 2014

Klipping Berita : Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2014

Judul : Maspion Group Incar Pertumbuhan Penjualan 20%
Penulis : Peni Widarti
Hari/Tanggal : Selasa, 24 Juni 2014, 18:43 WIB

Bisnis.com, SURABAYA - Dua anak perusahaan Maspion Group, PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) dan PT Alumindo Light Metal Industry Tbk (ALMI), mengincar pertumbuhan penjualan 20% seiring dengan pengerjaan delapan proyek infrastruktur.
Direktur Indal Aluminium Welly Muliawan mengatakan hingga tahun ini pihaknya memegang kontrak pengerjaan 23 proyek high rise building atau tower untuk memasok aluminium. Sebanyak delapan proyek untuk tahun ini nilainya mencapai Rp1,1 triliun dan US$26 juta, di antaranya Telkom Landmark Tower, St. Regis, Ciputra World, Landmark Pluit dan Tunjungan Plaza 5 Surabaya.

Minggu, 20 Mei 2012

Publikasi BPS : Statistik Indonesia 2011

Berikut ini adalah link ke alamat publikasi versi flippingbooks yang dikeluarkan oleh BPS yang salah satunya dan yang paling banyak dicari yaitu Statistik Indonesia. Sedangkan untuk wilayah yang lebih kecil seperti provinsi dan kabupaten/kota dikeluarkan daerah dalam angka (dda).

Rabu, 07 Maret 2012

Pantun Cinta (2)

Pantun Cinta

Air pasang bulan pun terang,
hanyutlah sampan dari Jawa.
Jika datang hati yang bimbang,
bagaikan hilang rasanya nyawa.

***

Jumat, 11 Maret 2011

Contoh Pantun Jenaka (1)

Berikut ini pantun jenaka yang saya kutip dari penyair.wordpress.com yang entah siapa pemiliknya. Mendatang saya rencanakan ada postingan yang tidak hanya mengutip dari blog lainnya. Ini sebagai pemula. Kalau ada pengunjung yang mendapat manfaat dari postingan ini, ucapan terima kasih selayaknya ditujukan kepada penulis blog yang saya kutip. Berikut pantun-pantun yang dimuat antara lain :

Pantun pertama

Lebuhraya kota bersegi
Tempat temasya dara teruna
Hodohnya ketawa orang tak bergigi
Ibarat kota tiada kubunya

Pantun kedua

Api terang banyak kelkatu
Masuk ke kamar bersesak-sesak
Alangkah geli rasa hatiku
Melihat nenek bergincu berbedak

Pantun ketiga


Ditiup angin bunga semalu
Kuncup daun bila berlaga
Bercakap Melayu kononnya malu
Belacan setongkol dibedal juga

Pantun keempat


Orang Rengat menanam betik
Betik disiram air berlinang
Hilang semangat penghulu itik
Melihat ayam lumba berenang

Pantun kelima


Tanam jerangau di bukit tinggi
Mati dipijak anak badak
Melihat sang bangau sakit gigi
Gelak terbahak penghulu katak

Pantun keenam


Singapura dilanggar todak
Kapal karam di Tanjung Peringin
Orang tua beristerikan budak
Macam beruk mendapat cermin

Pantun ketujuh


Bapa gergasi menebar jala
Pegang tali melintuk-liuk
Masakan pengerusi tak garu kepala
Melihat ahli semua mengantuk

Pantun kedelapan


Gemuruh tabuh bukan kepalang
Diasah lembing berkilat-kilat
Gementar tubuh harimau belang
Nampak kambing pandai bersilat

Pantun kesembilan


Buah salak di rumah Tok Imam
Sirih sekapur pergi menjala
Anjing menyalak harimau demam
Kucing di dapur pening kepala

Pantun kesepuluh


Anak cina menggali cacing
Mari diisi dalam tempurung
Penjual sendiri tak kenal dacing
Alamat dagangan habis diborong

Pantun kesebelas


Biduk buluh bermuat tulang
Anak Siam pulang berbaris
Duduk mengeluh panglima helang
Melihat ayam bercengkang keris

Pantun kedua belas


Buah jering dari Jawa
Naik sigai ke atas atap
Ikan kering lagi ketawa
Dengar tupai baca kitab

Pantun ketiga belas



Pohon manggis di tepi rawa
Tempat datuk tidur beradu
Sedang menangis nenek tertawa
Melihat datuk bermain gundu

Pantun keempat belas


Ceduk air di dalam perigi
Timbanya bertangkaikan suasa
Jikalau kucing tak bergigi
Alamat tikus berjoget berdansa

Pantun kelima belas


Anak dara Datuk Tinggi
Buat gulai ikan tilan
Datuk tua tak ada gigi
Bila makan kunyah telan

Pantun keenam belas


Berderak-derak sangkutan dacing
Bagaikan putus diimpit lumpang
Bergerak-gerak kumis kucing
Melihat tikus bawa senapang

Pantun ketujuh belas


Pokok pinang patanya condong
Dipukul ribut berhari-hari
Kucing berenang tikus berdayung
Ikan di laut berdiam diri

Pantun kedelapan belas


Tanam pinang di atas kubur
Tanam bayam jauh ke tepi
Walaupun musang sedang tidur
Mengira ayam di dalam mimpi

Pantun kesembilan belas


Anak bakau di rumpun salak
Patah taruknya ditimpa genta
Riuh kerbau tergelak-gelak
Melihat beruk berkaca mata

Pantun kedua puluh


Orang menganyam sambil duduk
Kalau sudah bawa ke balai
Melihat ayam memakai tanduk
Datang musang meminta damai

Pantun kedua puluh satu


Hilir lorong mudik lorong
Bertongkat batang temberau
Bukan saya berkata bohong
Katak memikul paha kerbau

Pantun kedua puluh dua


Di kedai Yahya berjual surat
Di kedai kami berjual sisir
Sang buaya melompat ke darat
Melihat kambing terjun ke air

Pantun kedua puluh tiga


Jikalau lengang dalam negeri
Marilah kita pergi ke kota
Hairan tercengang kucing berdiri
Melihat tikus naik kereta

Pantun kedua puluh empat


Senangis letak di timbangan
Pemulut kumbang pagi-pagi
Menangis katak di kubangan
Melihat belut terbang tinggi

Pantun kedua puluh lima


Anak Hindu beli petola
Beli pangkur dua-dua
Mendengar kucing berbiola
Duduk termenung tikus tua

Pantun kedua puluh enam


Punggur berdaun di atas kota
Jarak sejengkal dua jari
Musang rabun, helang pun buta
Baru ayam suka hati

Pantun kedua puluh tujuh


Ketika perang dinegeri Jerman
Ramai askarnya mati mengamuk
Rangup gunung dikunyah kuman
Lautan kering dihirup nyamuk

Pantun kedua puluh delapan


Jual betik dengan kandil
Kandil buatan orang Inggeris
Melihat buaya menyandang bedil
Lembu dan kerbau tegak berbaris

Pantun kedua puluh sembilan


Jemur bijan dengan kulitnya
Jemur di atas pohon lembayung
Hari hujan sangat lebatnya
Lamun Si Pandir mengepit payung

Pantun tiga puluh


Elok rupa pohon belimbing
Tumbuh dekat limau lungga
Elok berbini orang sumbing
Walau marah ketawa juga

Pantun tiga puluh satu


Rumah besar berdinding tidak
Beratapkan daun palas
Badan besar beristeri tidak
Itu tandanya orang pemalas

Pantun tiga puluh dua


Adik nama Comat
Suka beri salam
Budak ketawa kuat
Suka kecing malam

Pantun tiga puluh tiga


Dari Ambun hendak ke Perak
Singgah di Jeram Mengkuang
Si Awang Kenit mencuri kerak
Hidung berbelang terpalit arang

Pantun tiga puluh empat


Biduk lalu kiambang bertaut
Nakhoda Kasap duduk termenung
Gila latah ikan di laut
Melihat umpan di kaki gunung

Pantun tiga puluh lima


Pakai seluar labuh ke bawah
Ikut permatang jalan melenggang
Nampak zahir memang mewah
Tapi hutang keliling pinggang

Pantun tiga puluh enam


Orang Sibu menunggang kuda
Kuda ditunggang patah pinggang
Masih mahu mengaku muda
Padahal cucu keliling pinggang

Pantun tiga puluh tujuh


Tahankan jerat gunakan tali
Pacak kuat biar melekap
Kalau bini suka membeli
Hutang berbaris suami ke lokap

Pantun tiga puluh delapan


Tuan puteri memasang panjut
Dayang tolong menghalau lalat
Kucing tidur bangkit terkejut
Melihat tikus pandai bersilat


Sumber : http://penyair.wordpress.com/2007/05/13/pantun-jenaka/


Posting by Mohammad Nurdin

Kamis, 13 Januari 2011

NILAI TUKAR PETANI (NTP) NOVEMBER 2010 SEBESAR 102,89 ATAU NAIK 0,27 PERSEN

NTP yang diperoleh dari perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga
yang dibayar petani (dalam persentase), merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (term of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP,secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan/daya beli petani.

Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan di 32 provinsi di Indonesia pada November 2010, NTP secara nasional naik 0,27 persen dibandingkan NTP Oktober 2010, yaitu dari 102,61 menjadi 102,89. Kenaikan NTP pada November 2010 disebabkan kenaikan indeks harga hasil produksi pertanian lebih tinggi dibandingkan kenaikan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga maupun untuk keperluan produksi pertanian.
Kenaikan NTP November 2010 disebabkan oleh naiknya empat subsektor pertanian, yaitu Subsektor Tanaman Pangan naik sebesar 0,36 persen; Subsektor Hortikultura naik sebesar 0,46 persen; Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat naik sebesar 0,27 persen dan Subsektor Peternakan naik sebesar 0,13 persen. Sebaliknya Subsektor Perikanan turun sebesar 0,28 persen. Kenaikan NTP November 2010 terutama dipengaruhi oleh naiknya NTP Subsektor Hortikultura, khususnya pada kelompok sayur-sayuran.
sumber : www.bps.go.id

more.....

Posting by Mohammad Nurdin