Klik Di Sini!
Buku Elektronik atau Ebook dapat diunduh pada link berikut:
Klik Di Sini!
Posting by Mohammad Nurdin
Buku Elektronik atau Ebook dapat diunduh pada link berikut:
Posting by Mohammad Nurdin
Haji dan Umroh Prespektif Tasawuf
Penulis :
KH. A. Wazir Ali
Ibadah haji dan umrah ,termasuk ibadah yg agung,mulia,yg jika kita perhatikan dg seksama ayat yg mewajibkannya ( walillahi ala annasi hijjul baiti ),punya dampak esoterik,yg tentunya ( seharusnya ) ,bisa mereformasi aspek hati kita,mengapa ?
Karena haji dan umroh itu bisa menginternalisasi diri kedalam hati kita,berupa perasaan tauhidullah ( mengesakan Allah ),hati kita harus hadir betapa kebesaran beliau,yg pada endingnya kita akan mencintainya ( mahabbah ),merindukannya ,di sisi lain kita berharap harap cemas atas ,atas ridho dan murkanya,sehingga dalam kehidupan kita sehari hari ,tentunya harus tunduk,pasrah,penuh kesabaran serta tawakkal dalam perjalanan akhirat kita ( suluk ),kesemuanya itu telah di simbolisasi kan dalam ritual haji.
Buku Elektronik atau Ebook dapat diunduh pada link berikut:
Klik Di Sini!
Posting by Mohammad Nurdin
Judul :
Akupresur adalah pemeliharaan kesehatan dengan melakukan pemijatan tubuh yang dapat dimanfaatkan oleh para jemaah haji. Pemijatan dapat dilakukan sendiri oleh jemaah haji dengan mudah dan aman untuk menjaga kesehatan dan mengatasi keluhan-keluhan penyakit ringan seperti pegal linu, sakit kepala, sulit tidur, dan lain-lain.
Agar para jemaah haji dapat melakukan sendiri akupresur, Kementerian Kesehatan menerbitkan buku saku yang berjudul Tetap Sehat Saat Berhaji Dengan Akupresur Mandiri. Buku saku ini disusun secara praktis, agar mudah digunakan dan dipraktikkan.
Buku Elektronik atau Ebook dapat diunduh pada link berikut:
Klik Di Sini!
Posting by Mohammad Nurdin
Judul :
Buku paket bimbingan manasik haji ini terdiri atas 3 (tiga) buku yaitu Tuntunan Manasik haji dan umrah,Doa dan Dzikir Manasik Haji dan Umrah, dan Ringkasn Doa Manasik Haji dan Umrah. Ketiganya merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi dan dapat digunakan oleh Jemaah haji sesuai dengan kebutuhannya.
Buku ini diharapkan dapat membantu setiap Jemaah haji meningkatkan pengetahuan dan pemahamannnya tentang ibadah haji serta menjadi tuntunan bagi setiap Jemaah haji Ketika akan berangkat ke tanah suci, tiba di bandara kedatangan Arab Saudi, di Makkah, Masyair dan Madinah serta Ketika akan pulang Kembali menuju tanah air.
Buku Elektronik atau Ebook dapat diunduh pada link berikut:
Klik Di Sini!
Sedangkan untuk
Posting by Mohammad Nurdin
Judul : Seri Konsultasi Manasik Haji
Penyusun : Imam Khoiri
Buku ini bermula dari arahan Kasubdit Bimbingan Jemaah Haji saat Rakor Konsultan Ibadah di Daker Mekkah tahun 2019. Untuk memudahkan komunikasi dalam rangka bimbingan jamaah haji, Bapak Arsyad Hidayat Lc MA, selaku kasubdit, meminta agar dibuat group medsos yang melibatkan semua konsultan, pembimbing ibadah dan TPIHI. Group akhirnya penulis buat dengan nama group “MANASIK HAJI INDONESIA”.
Melalui group itu, produk-produk kajian masalah fikih haji, penulis posting secara bertahap dalam bentuk seri konsultasi manasik. Sajiannya diupayakan ringkas, mudah dipahami, dengan tetap mencantumkan sumber rujukan. Melalui group itu pula, berbagai permasalahan manasik yang muncul di kloter, diunggah oleh TPIHI dan kemudian dicari solusi hukumnya.
Buku Elektronik atau Ebook dapat diunduh pada link berikut:
Klik Di Sini !
Posting by Mohammad Nurdin
Judul :
Bagaimanapun penguasaaan ilmu manasik dan perjalanan haji merupakan kunci untuk mewujudkan Jemaah haji yang makbul. Hanya dengan Jemaah haji yang makbul, akan diperoleh predikat haji yang mabrur. Selanjutnya, diperlukan metode yang tepat dalam memberikan bimbingan manasik haji. Kegitan manasik yang dilakukan pembimbing yang terstandar dengan penguasaan fiqih yang detail, diharapkan akan mampu melahirkan kesadaran bagi Jemaah haji terhadap perubahan pola piker (mindset) dan pola laku (character), di mana kehadiran di Tanah Suci semata-mata untuk memenuhi panggilan Allah SWT, tidak lebih banyak menuntut hal-hal yang bersifat finansial, dan bahkan menghadapi kondisi yang ada selalu bersyukur, sabar, qana'ah, karena ingin memperoleh ridha Allah SWT.
Buku Elektronik atau Ebook dapat diunduh pada link berikut:
Klik Di Sini!
Posting by Mohammad Nurdin
Buku ini memuat 7 (tujuh) Silsilah Bimbingan Ibadah yaitu Silsilah Bimbingan Ibadah I tentang Fiqih Haji Komprehensif, Silsilah Bimbingan Ibadah II tentang Panduan Tuh=gas TPIPI, Silsilah Bimbingan Ibadah III tentang Panduan Konsultan Ibadah, Silsilah Ibadah IV tentang Panduan Pelaksanaan Bimbingan Ibadah dan Pengawasan Kelompok Bimbingan, Silsilah Bimbingan Ibadah V tentang Panduan Praktis Petugas Safari Wukuf dan Badal Haji, Silsilah Bimbingan Ibadah VI tentang Pedoman Bimbingan Manasik Berbasis Regu dan Rombongan, dan Silsilah Bimbingan Ibadah VII tentang Kiat Meraih Mabrur Bagi Jemaah Haji Lemah dan Sakit.
Buku Elektronik atau Ebook dapat diunduh pada link berikut:
Klik Di Sini!
Posting by Mohammad Nurdin
Judul :
Buku ini merupakan referensi penting bagi Jemaah haji, khususnya Jemaah haji perempuan. Buku ini juga sangat bermanfaat bagi Jemaah yang ingin tahu lebih jauh tentang detail manasik haji perempuan. Apalagi penjelasan yang disampaikan dalam buku ini bersifat jurisprudensi analitik (analytical jurisprudence). Pembaca tidak hanya mendapatkan informasi yang bersifat umum, namun juga diajak untuk menyelam ke dalam analisis kritis asal muasal terbentuknya hukum fikih. Melalui metode ini, bukan hanya wawasan (knowledge) pembaca yang menjadi lebih luas, namun kemampun analisis kritis (critical analytic) terhadap produk hukum juga akan semakin terasah tajam.
Buku Elektronik atau Ebook dapat diunduh pada link berikut:
Klik Di Sini!
Posting by Mohammad Nurdin
Nabi Muhammad SAW telah hijrah ke Madinah, dan menjadikannya sebagai medan dakwahnya, memberkahinya serta menjadikannya sebagi Tanah Suci kedua. Madinah adalah negeri di mana Nabi menghabiskan lebih dari 10 tahun sisa hidupnya dan dimakamkan di sana; kota yang diriwayatkan tidak akan dimasuki oleh Dajjal. Oleh karenanya, Madinah senantiasa mmepesona dan menarik perhatian; setiap jengkal tanahnya mengandung tanda, saksi dan sejarah, serta ibrah (cermin) bagi generasi-genaris selanjutnya, Madinah kaya dengan riwayat-riwayat sejarah yang otentik dan jelas, dalam ayat-ayat al-Qur'an, serta riwayat-riwayat peperangan, serta suri tauladan Nabi dan para pengikutnya.
File bisa dilihat/diunduh pada link berikut:
Posting by Mohammad Nurdin
Buku paket bimbingan manasik haji terdiri atas 3 (tiga) buku, yaitu Tuntunan Manasik Haji dan Umrah, Doa dan Dzikir Manasik Haji dan Umrah, dan Ringkasan Doa Manasik Haji dan Umrah. Ketiganya merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi dan dapt digunakan oleh Jemaah haji sesuai dengan kebutuhannya.
Ebook bisa diunduh pada link berikut ini:
Posting by Mohammad Nurdin
Relevankah Aku Di Hatimu?
Novel Mahkota Cinta
Karya : Habiburrahman El Shirazy
Berikut ini adalah prolog pembuka cerita Novel Mahkota Cinta. Latar belakang tempat kejadian adalah di Negeri Jiran Malaysia dengan liku-liku hidup para ekspatriat asal Indonesia, atau yang dikenal sebagai TKI (Tenaga Keja Indonesia) dan TKI (Tenaga Kerja Wanita). Tokoh cerita dalam novel ini adalah seorang pemuda bernama Ahmad Zul yang mencoba peruntungan di Malaysia dengan Siti Martini, seorang TKW yang bekerja di Malaysia. Ceritanya adalah sebagai berikut :
Mata pemuda itu memandang ke luar jendela. Lautan terhampar di depan mata. Ombak seolah menari-nari riang. Sinar matahari memantul-mantul keperakan. Dari karcis yang ia pegang, ia tahu bahwa feri yang ia tumpangi bernama Lintas Samudera. Tujuan feri yang bertolak dari pelabuhan Batam itu adalah pelabuhan Johor Bahru.
Ia memejamkan mata seraya meneguhkan hatinya. Ia meyakinkan dirinya harus kuat. Ya, sebagai lelaki ia harus kuat. Meskipun ia merasa kini tidak memiliki siapa- siapa lagi. Bagi seorang lelaki cukuplah keteguhan hati menjadi teman dan penenteram jiwa. la kembali menegaskan niat, bahwa ia sedang melakukan pengembaraan untuk mengubah takdir.
Mengubah nasib. Seperti saran Pak Hasan, ia harus beraniberhijrah dari satu takdir Allah ke takdir Allah lain yang lebih baik. Feri Lintas Samudera terus melaju ke depan.
Singapura semakin dekat di depan, dan Batam semakin jauh di belakang. Namun, Lintas Samudera tidak hendak menuju Singapura, tapi menuju pelabuhan Johor Bahru, Malaysia.
"Baru pertama ke Malaysia ya Dik?" tanya perempuan muda yang duduk di sampingnya. Perempuan itu memakai celana jin putih dan jaket ketat biru muda.
Rambutnya diikat kucir kuda. Ia menaksir usia perempuan itu sekitar tiga puluhan lebih.
"Iya Mbak. Mbak juga yang pertama?" jawabnya balik bertanya.
"Tidak. Saya sudah empat tahun di Malaysia."
"Berarti sejak tahun 2000 ya Mbak."
"Tidak. Sejak awal 2001."
"Kerja ya Mbak?"
"Iya Dik. Kalau adik, mau kerja? Atau mau sekolah?"
Ia berpikir sejenak. Ia tidak tahu pasti. Ke Malaysia mau bekerja atau mau sekolah. Sesungguhnya selama ini ia merantau dari satu daerah ke daerah lain, selain untuk bertahan hidup juga demi mencari takdir yang lebih baik.
"Kok malah bengong Dik."
"E... tidak, saya ke Malaysia mungkin untuk dua-duanya. Ya untuk cari kerja dan untuk sekolah lagi."
"Baguslah. Sudah ada pandangan mau kerja di mana? Atau sudah ada agen yang mengurus semuanya."
"Belum sih Mbak. Nanti saya cari di sana saja. Mbak kerja di mana?"
"Saya kerja di sebuah kilang di kawasan Subang Jaya. Kalau adik mau, saya bisa bantu. Saya punya banyak teman yang bisa membantu. O ya kenalkan, nama saya Siti Martini. Biasa dipanggil Mar atau Mari."
Perempuan muda itu mengulurkan tangan kanannya.
Pemuda itu juga mengulurkan tangannya dan menjabat tangan perempuan muda itu.
"Terima kasih. Nama saya Ahmad Zul. Oleh teman-teman saya selama ini saya biasa dipanggil Zul Einstein."
"Wah keren sekali. Memang namanya Zul Einstein?"
"Ya tidak Mbak. Saya diberi nama tambahan
Einstein oleh teman-teman saya karena mereka melihat saya banyak melamun. Ya saya terima saja. Kalau tidak terima ya tetap akan dipanggil begitu. Jadi, panggil saja saya Zul Mbak."
"Ya baik. Saya panggil Dik Zul. Gitu ya," kata perempuan muda itu sambil melepaskan jabatan tangannya.
"Jadi Mbak kerja di kilang minyak ya Mbak?"
Perempuan muda itu malah tertawa kecil.
"Kamu memang masih asli Indonesia. Kilang itu artinya pabrik. Di Indonesia disebut pabrik. Sedangkan di Malaysia disebut kilang. Jadi bukan bermakna kilang minyak.
Saya kerja di kilang kertas di kawasan Subang Jaya. Itu maknanya saya kerja di pabrik kertas."
"O begitu ya."
Ingin tahu kelanjutan cerita ini? Anda bisa beli novelnya di took terdekat di kota Anda atau Anda bisa download di sini. Klik di sini
