Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label 2016. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2016. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Oktober 2019

Jokowi Resmikan Jalan Tol Pejagan-Brebes Timur 16 Juni 2016

Kamis, 16 Jun 2016 15:40 WIB
Jokowi Resmikan Jalan Tol Pejagan-Brebes Timur 16 Juni 2016
Dana Aditiasari - detikFinance

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sore ini meresmikan beroperasinya Jalan Tol Pejagan-Pemalang Seksi I dan II yakni dari Pejagan hingga Brebes Timur. Jalan tol ini sudah rampung dan mulai bisa dilalui pengguna jalan sejak Mei 2016.
Tiba di lokasi acara yang mengambil tempat di Gerbang Keluar Brebes Timur, Brebes, Jawa Tengah, sekitar pukul 15.30 WIB Jokowi langsung disambut masyarakat yang telah menunggu kedatangannya.
Di lokasi, telah tampak Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang siap menyambut.
Tampak hadir pula Anggota Komisi V Nusyirwan Soejono, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Herry Trisaputra Zuna, Wakil Direktur Utama PT Lintas Marga Sedaya (LMS) Hudaya Arryanto dan sejumlah pejabat penting lainnya.

Selasa, 23 Januari 2018

7 Komoditas Unggulan Sub Kategori Peternakan Tahun 2016

Komoditas Unggulan Sub Kategori Peternakan yang menyumbang sebesar 5,34 persen Terhadap Kategori PERTANIAN, KEHUTANAN, & PERIKANAN pada PDRB Kabupaten Brebes Tahun 2016 adalah sebagai berikut.
Diperoleh banyaknya komoditas = 22
Rata-rata = 100/22 persen = 4,55 persen.
Banyaknya komoditas yang memiliki kontribusi terhadap kategori PERTANIAN, KEHUTANAN, & PERIKANAN yang di atas rata-rata (1,28 persen) adalah 4 komoditas.
Berikut ini komoditas dan kontribusinya :
1) Ayam Buras  sebesar  29,90 persen;
2) Domba sebesar   18,81 persen;
3) Telur Ayam Ras sebesar   17,11 persen;
4) Ayam Ras Pedaging sebesar   8,41 persen;
5) Telur Ayam Buras sebesar   8,29 persen;
6) Telur Itik sebesar   7,85 persen; dan
7) Sapi Potong sebesar   4,72 persen;

Posting by Mohammad Nurdin

9 Komoditas Unggulan Sub Kategori Perikanan Tahun 2016

Komoditas Unggulan Sub Kategori Perikanan yang menyumbang sebesar 6,07 persen Terhadap Kategori PERTANIAN, KEHUTANAN, & PERIKANAN pada PDRB Kabupaten Brebes Tahun 2016 adalah sebagai berikut.
Diperoleh banyaknya komoditas = 91
Rata-rata = 100/91 persen = 1,10 persen.
Banyaknya komoditas yang memiliki kontribusi terhadap kategori PERTANIAN, KEHUTANAN, & PERIKANAN yang di atas rata-rata (1,28 persen) adalah 4 komoditas.
Berikut ini komoditas dan kontribusinya :
1) Nila    29,63
2) Lele    24,68
3) Teri    13,53
4) Ikan mas/karper    12,52
5) Gurami    2,77
6) Cumi-cumi    2,36
7) Kembung    1,81
8) Kepiting/Rajungan    1,54
9) Merah Bambangan    1,37

Posting by Mohammad Nurdin

2 Komoditas Unggulan Sub Kategori Tanaman Pangan Tahun 2016

Komoditas Unggulan Sub Kategori Tanaman Pangan yang menyumbang sebesar 18,05 persen Terhadap Kategori PERTANIAN, KEHUTANAN, & PERIKANAN pada PDRB Kabupaten Brebes Tahun 2016 adalah sebagai berikut.
Diperoleh banyaknya komoditas = 7
Rata-rata = 100/7 persen = 14,29 persen.
Banyaknya komoditas yang memiliki kontribusi terhadap kategori PERTANIAN, KEHUTANAN, & PERIKANAN yang di atas rata-rata (14,29 persen) adalah 2 komoditas.
Berikut ini komoditas dan kontribusinya :
1) Padi sebesar   79,12 persen; dan
2) Jagung sebesar   16,66 persen.
Posting by Mohammad Nurdin

7 Komoditas Unggulan Sub Kategori Tanaman Hortikultura Tahunan Tahun 2016

Komoditas Unggulan Sub Kategori Tanaman Hortikultura Tahunan yang menyumbang sebesar 27,88 persen Terhadap Kategori PERTANIAN, KEHUTANAN, & PERIKANAN pada PDRB Kabupaten Brebes Tahun 2016 adalah sebagai berikut.
Diperoleh banyaknya komoditas = 59
Rata-rata = 100/59 persen = 1,16 persen.
Banyaknya komoditas yang memiliki kontribusi terhadap kategori PERTANIAN, KEHUTANAN, & PERIKANAN yang di atas rata-rata (1,28 persen) adalah 4 komoditas.
Berikut ini komoditas dan kontribusinya :
1) Mangga    26,87
2) Cabe Rawit    25,08
3)Cabe Besar    16,23
4)Pisang    11,56
5)Durian    7,76
6)Petai    2,87
7)Nangka/Cempedak    1,99

Posting by Mohammad Nurdin

4 Komoditas Unggulan Sub Kategori Tanaman Hortikultura Semusim Tahun 2016

Komoditas Unggulan Sub Kategori Tanaman Hortikultura Semusim yang menyumbang sebesar 34,70 persen Terhadap Kategori PERTANIAN, KEHUTANAN, & PERIKANAN pada PDRB Kabupaten Brebes Tahun 2016 adalah sebagai berikut.
Diperoleh banyaknya komoditas = 78
Rata-rata = 100/78 persen = 1,28 persen.
Banyaknya komoditas yang memiliki kontribusi terhadap kategori PERTANIAN, KEHUTANAN, & PERIKANAN yang di atas rata-rata (1,28 persen) adalah 4 komoditas.
Berikut ini komoditas dan kontribusinya terhadap total sub kategori :
1) Bawang Merah    sebesar 72,01 persen;
2) Jamur sebesar    10,45 persen;
3) Kentang sebesar    6,34 persen; dan
4) Kubis/Kol sebesar    1,36 persen.

Posting by Mohammad Nurdin

28 Komoditas Unggulan Kategori Pertanian PDRB Kab. Brebes 2016

Komoditas Unggulan Kategori  PERTANIAN, KEHUTANAN, & PERIKANAN pada PDRB Kabupaten Brebes Tahun 2016 adalah sebagai berikut.
Diperoleh banyaknya komoditas = 499
Rata-rata = 100/499 persen = 0,22 persen.
Banyaknya komoditas yang memiliki kontribusi terhadap kategori PERTANIAN, KEHUTANAN, & PERIKANAN yang di atas rata-rata (0,22 persen) adalah 28 komoditas.
Berikut ini komoditas dan kontribusinya :
1) Bawang Merah sebesar    24,99 persen;
2) Padi sebesar   14,64 persen;
3) Jamur sebesar   3,62 persen;
4) Jagung sebesar   3,08 persen;
5) Ayam Buras sebesar   2,82 persen;
6) Mangga sebesar   2,39 persen;
7) Cabe Rawit sebesar   2,23 persen;
8) Kentang sebesar   2,20 persen;
9) Domba sebesar   1,78 persen;
10) Telur Ayam Ras sebesar   1,62 persen;
11) Cabe Besar sebesar   1,44 persen;
12) Pisang sebesar  1,03 persen;
13) Ayam Ras Pedaging sebesar   0,79 persen;
14) Telur Ayam Buras sebesar   0,78 persen;
15) Telur Itik sebesar   0,74 persen;
16) Durian sebesar   0,69 persen;
17) Tebu sebesar   0,59 persen;
18) Kubis/Kol sebesar   0,47 persen;
19) Sapi Potong sebesar   0,45 persen;
20) Tanaman Pangan sebesar   0,38 persen;
21) Wortel sebesar   0,35 persen;
22) Kambing sebesar   0,30 persen;
23) Bawang Daun sebesar   0,29 persen;
24) Nila sebesar   0,28 persen;
25) Petai sebesar   0,26 persen;
26) Kacang Hijau sebesar   0,26 persen;
27) Ubi Kayu sebesar   0,24 persen; dan
28) Lele sebesar   0,24 persen.


Posting by Mohammad Nurdin

Senin, 22 Januari 2018

Penentuan Komoditas Unggulan PDRB Kabupaten Brebes Tahun 2016

Penentuan komoditas unggulan berdasarkan besarnya share. Komoditas yang dimasukkan di sini hanya yang mempunyai kontribusi di atas rata-rata.
Sebagai contoh bila jumlah komoditas ada n=10 maka rata-ratanya adalah 100/10 persen menjadi 10 persen, maka komoditas yang dibahas hanya yang memiliki kontribusi lebih atau sama dengan 10 persen.
Jumlah komoditas bisa 1 komoditas jika komoditas tertentu sangat besar dan dominan. Namun demikian bisa juga banyak komoditas, kurang atau sama dengan n komoditas.

Posting by Mohammad Nurdin

Minggu, 21 Januari 2018

5 Sub Kategori Penyumbang NTB Industri Pengolahan di Kab. Brebes Tahun 2016

Berikut ini adalah 5 Sub Kategori dari 16 Sub kategori Penyumbang NTB Kategori Industri Pengolahan di Kabupaten Brebes Tahun 2016

Industri Makanan dan Minuman     82,43
Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus dan Barang Anyaman dari Bambu, Rotan dan Sejenisnya     6,59
Industri Tekstil dan Pakaian Jadi    2,51
Industri Barang Galian bukan Logam    2,44
Posting by Mohammad Nurdin

Sub Kategori Penyumbang NTB Kategori Perdagangan di Kabupaten Brebes 2016

Berikut ini adalah Sub Kategori Penyumbang NTB Kategori Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor di Kabupaten Brebes Tahun 2016 :
1) Perdagangan Besar dan Eceran, Bukan Mobil dan Sepeda Motor sebesar 85,22 persen; dan
2) Perdagangan Mobil, Sepeda Motor dan Reparasinya sebesar 14,78 persen.

Posting by Mohammad Nurdin

5 Kategori Penyumbang PDRB Kabupaten Brebes Tahun 2016

Berikut ini adalah 5 Kategori dari 17 Kategori Penyumbang PDRB Kabupaten Brebes Tahun 2016
1) A    Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar   40,52 persen;
2) G    Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor  sebesar  16,03 persen;
3) C    Industri Pengolahan  sebesar  14,92 persen;
4) P    Jasa Pendidikan sebesar   4,37 persen; dan
5) I    Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar   4,08 persen.

Posting by Mohammad Nurdin

Jumat, 19 Januari 2018

Analisis PDRB Produksi Kab. Brebes 2010-2016 : Rata-rata Pertumbuhan


Dilihat dari laju pertumbuhan ekonomi per sektor, terlihat bahwa pertumbuhan Sektor Sekunder dan Sektor Tersier di atas rata-rata (pertumbuhan ekonomi) Kabupaten Brebes. Sedangkan Sektor Primer tumbuh di bawah rata-rata.
Berikut ini adalah rata-rata pertumbuhan ekonomi menurut sektor selama periode 2011-2016 :
1. Rata-rata pertumbuhan PDRB adalah sebesar 5,55 persen per tahun;
2. Rata-rata pertumbuhan Sektor Primer adalah sebesar 3,43 persen per tahun;
3. Rata-rata pertumbuhan Sektor Sekunder adalah sebesar 8,79 persen per tahun; dan
4. Rata-rata pertumbuhan Sektor Tersier adalah sebesar 6,44 per tahun.

Posting by Mohammad Nurdin

Kamis, 18 Januari 2018

Analisis PDRB Produksi Kab. Brebes 2010-2016 : Pengelompokan Sektor

PDRB Kabupaten Brebes Menurut Lapangan Usaha (PDRB Produksi) terbagi atas :
17 Kategori yaitu :
  1) A    Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan;   
  2) B    Pertambangan dan Penggalian;    
  3) C    Industri Pengolahan;   
  4) D    Pengadaan Listrik dan Gas;  
  5) E    Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang;    
  6) F    Konstruksi;   
  7) G    Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor;   
  8) H    Transportasi dan Pergudangan;    
  9) I     Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum;   
10) J     Informasi dan Komunikasi;   
11) K    Jasa Keuangan dan Asuransi;   
12) L    Real Estate;   
13) M,N    Jasa Perusahaan;  
14) O    Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib;   
15) P    Jasa Pendidikan;   
16) Q    Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial; dan   
17) R,S,T,U    Jasa lainnya   
54 Sub Kategori yaitu :
A    Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan   
    1    Pertanian, Peternakan, Perburuan dan Jasa Pertanian
1)        a. Tanaman Pangan;
2)       b. Tanaman Hortikultura Semusim;
3)        c. Perkebunan Semusim;
4)        d. Tanaman Hortikultura Tahunan dan Lainnya;
5)       e. Perkebunan Tahunan;
6)        f. Peternakan;
7)        g. Jasa Pertanian dan Perburuan; 
8)    2    Kehutanan dan Penebangan Kayu;
9)    3    Perikanan;
B    Pertambangan dan Penggalian    
10)    1    Pertambangan Minyak, Gas dan Panas Bumi;
11)    2    Pertambangan Batubara dan Lignit;
12)    3    Pertambangan Bijih Logam;
13)    4    Pertambangan dan Penggalian Lainnya;
C    Industri Pengolahan   
14)    1    Industri Batubara dan Pengilangan Migas;
15)    2    Industri Makanan dan Minuman;
16)    3    Pengolahan Tembakau;
17)    4    Industri Tekstil dan Pakaian Jadi;
18)    5    Industri Kulit, Barang dari Kulit dan Alas Kaki;
19)    6    Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus dan Barang Anyaman dari Bambu, Rotan dan Sejenisnya;
20)    7    Industri Kertas dan Barang dari Kertas, Percetakan dan Reproduksi Media Rekaman;
21)    8    Industri Kimia, Farmasi dan Obat Tradisional;
22)    9    Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik;
23)    10    Industri Barang Galian bukan Logam;
24)    11    Industri Logam Dasar;
25)    12    Industri Barang dari Logam, Komputer, Barang Elektronik, Optik dan Peralatan Listrik;
26)    13    Industri Mesin dan Perlengkapan YTDL;
27)    14    Industri Alat Angkutan;
28)    15    Industri Furnitur;
29)    16    Industri pengolahan lainnya, jasa reparasi dan pemasangan mesin dan peralatan;
D    Pengadaan Listrik dan Gas   
30)    1    Ketenagalistrikan;
31)    2     Pengadaan Gas dan Produksi Es;
32) E    Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang;   
33) F    Konstruksi;   
G    Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor   
34)   1    Perdagangan Mobil, Sepeda Motor dan Reparasinya;
35)     2    Perdagangan Besar dan Eceran, Bukan Mobil dan Sepeda Motor;
H    Transportasi dan Pergudangan    
36)    1    Angkutan Rel;
37)   2    Angkutan Darat;
38)   3    Angkutan Laut;
39)   4    Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan;
40)   5    Angkutan Udara;
41)   6    Pergudangan dan Jasa Penunjang Angkutan, Pos dan Kurir;
I    Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum   
42)    1    Penyediaan Akomodasi;
43)    2    Penyediaan Makan Minum;
44) J    Informasi dan Komunikasi;   
K    Jasa Keuangan dan Asuransi   
45)    1    Jasa Perantara Keuangan;
46)    2    Asuransi dan Dana Pensiun;
47)    3    Jasa Keuangan Lainnya;
48)    4    Jasa Penunjang Keuangan;
49) L    Real Estate;  
50) M,N    Jasa Perusahaan;   
51) O    Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib;   
52) P    Jasa Pendidikan;   
53) Q    Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial; dan
54) R,S,T,U    Jasa lainnya   
2 Jenis yaitu :
1) Sektor Barang (A, B, C, D, E dan F); dan
2) Sektor Jasa (G, H, I, J, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T dan U)
3 Jenis yaitu :
1) Sektor Primer (A dan  B);
2) Sektor Sekunder (C, D, E dan F); dan
2) Sektor Tersier (G, H, I, J, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T dan U)

Posting by Mohammad Nurdin

Minggu, 12 November 2017

Brexit Selesai, Ekonomi Brebes Melambat


Oleh : Mohammad Nurdin
Kepala Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Kab. Brebes

Tahun 2015 perekonomian brebes tumbuh sangat tinggi hampir 6 persen. Namun pada tahun 2016 perekonomian Brebes hanya mampu tumbuh di bawah 5 persen. Dalam istilah ekonomi makro berarti ini terjadi perlambatan. Lalu kira-kira apa yang membuat hal ini terjadi? Kita akan coba urai benang kusut ini satu per satu.

Jumat, 05 Mei 2017

Infografis Perkembangan Terkini Kondisi Sosial Ekonomi Jawa Tengah 2016 Hal. 20

Sumber : BPS, Buku Perkembangan Terkini Kondisi Sosial Ekonomi Jawa Tengah 2016, Semarang, 2017

Posting by Mohammad Nurdin

Infografis Perkembangan Terkini Kondisi Sosial Ekonomi Jawa Tengah 2016 Hal. 19

Sumber : BPS, Buku Perkembangan Terkini Kondisi Sosial Ekonomi Jawa Tengah 2016, Semarang, 2017

Posting by Mohammad Nurdin

Infografis Perkembangan Terkini Kondisi Sosial Ekonomi Jawa Tengah 2016 Hal. 18

Sumber : BPS, Buku Perkembangan Terkini Kondisi Sosial Ekonomi Jawa Tengah 2016, Semarang, 2017

Posting by Mohammad Nurdin

Infografis Perkembangan Terkini Kondisi Sosial Ekonomi Jawa Tengah 2016 Hal. 17

Sumber : BPS, Buku Perkembangan Terkini Kondisi Sosial Ekonomi Jawa Tengah 2016, Semarang, 2017

Posting by Mohammad Nurdin