Cari Blog Ini
Tampilkan postingan dengan label amerika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label amerika. Tampilkan semua postingan
Selasa, 01 Desember 2015
Ekspor dan Impor Indonesia Menurut 5 Negara Utama Tahun 2014
Ekspor Indonesia tahun 2014 terbesar ke negara Cina, kemudian disusul Amerika Serikat, Jepang, India, dan Singapura. Sedangkan impor Indonesia terbesar dari negara Cina disusul Jepang, Amerika Serikat, Singapura, dan India.
Posting by Mohammad Nurdin
Kamis, 26 Juni 2014
Klipping Berita : Pertumbuhan Ekonomi Amerika Serikat 2014
Judul Berita : Estimasi Pertumbuhan Ekonomi AS Direvisi, Wall Street Melemah : Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 21,38 poin
Hari/Tanggal : Jum'at, 27 Juni 2014, 07:20
Penulis : Siti Nuraisyah Dewi
VIVAnews - Saham AS melemah pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, setelah pemerintah AS diminta untuk merevisi angka estimasi pertumbuhan ekonomi kuartal kedua tahun ini menjadi lebih rendah.
Seperti diberitakan CNBC, Jumat 27 Juni 2014, sentimen negatif lainnya yakni James Bullard, Kepala Federal Reserve St. Louis yang merupakan anggota non-voting Federal Open Market Committee, kepada Fox Business Network, mengatakan bahwa kenaikan suku bunga Federal Reserve bisa terjadi lebih cepat dari yang diharapkan pasar, yakni pada kuartal pertama 2015.
Hari/Tanggal : Jum'at, 27 Juni 2014, 07:20
Penulis : Siti Nuraisyah Dewi
VIVAnews - Saham AS melemah pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, setelah pemerintah AS diminta untuk merevisi angka estimasi pertumbuhan ekonomi kuartal kedua tahun ini menjadi lebih rendah.
Seperti diberitakan CNBC, Jumat 27 Juni 2014, sentimen negatif lainnya yakni James Bullard, Kepala Federal Reserve St. Louis yang merupakan anggota non-voting Federal Open Market Committee, kepada Fox Business Network, mengatakan bahwa kenaikan suku bunga Federal Reserve bisa terjadi lebih cepat dari yang diharapkan pasar, yakni pada kuartal pertama 2015.
Klipping Berita : Pertumbuhan Ekonomi Dunia 2014
Judul Berita : Pasar Saham Asia Ikuti Pelemahan di Wall Street : Indeks Nikkei di bursa Tokyo pagi ini tergelincir 0,2 persen.
Hari/Tanggal : Jum'at, 27 Juni 2014, 08:38
VIVAnews - Pasar saham Asia melemah pada awal perdagangan Jumat 27 Juni 2014, menyusul kemerosotan indeks utama Wall Street pada penutupan Kamis waktu setempat.
Seperti diberitakan CNBC, Jumat 27 Juni 2014, dalam sebuah wawancara dengan salah satu stasiun TV semalam, James Bullard, Kepala Federal Reserve St. Louis yang merupakan anggota non-voting Federal Open Market Committee, mengatakan bahwa kenaikan suku bunga Federal Reserve bisa terjadi lebih cepat dari yang diharapkan pasar, yakni pada kuartal pertama 2015.
Hari/Tanggal : Jum'at, 27 Juni 2014, 08:38
VIVAnews - Pasar saham Asia melemah pada awal perdagangan Jumat 27 Juni 2014, menyusul kemerosotan indeks utama Wall Street pada penutupan Kamis waktu setempat.
Seperti diberitakan CNBC, Jumat 27 Juni 2014, dalam sebuah wawancara dengan salah satu stasiun TV semalam, James Bullard, Kepala Federal Reserve St. Louis yang merupakan anggota non-voting Federal Open Market Committee, mengatakan bahwa kenaikan suku bunga Federal Reserve bisa terjadi lebih cepat dari yang diharapkan pasar, yakni pada kuartal pertama 2015.
Senin, 23 Juni 2014
Klipping Berita : Pertumbuhan Ekonomi Amerika Serikat 2014
Judul : Sejumlah Indikator Ekonomi AS Tunjukkan Tren Positif
Penulis : Amanda Kusumawardhani
Hari/Tanggal : Sabtu, 21 Juni 2014, 04:38 WIB
Sumber : Bisnis.com
WASHINGTON — Penurunan klaim pengangguran, naiknya kepercayaan konsumen, dan penguatan manufaktur menandakan tren positif pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat ke level pra-krisis.
Departemen Tenaga Kerja AS mencatat klaim pengangguran merosot 6.000 menjadi 312.000 hingga Senin (14/6), level terendah selama hampir 7 tahun. Penurunan itu mengikuti capaian pekan sebelumnya yang berakhir pada Senin (7/6), klaim pengangguran melorot menjadi 2,56 juta, angka terendah sejak Oktober 2007.
Penulis : Amanda Kusumawardhani
Hari/Tanggal : Sabtu, 21 Juni 2014, 04:38 WIB
Sumber : Bisnis.com
WASHINGTON — Penurunan klaim pengangguran, naiknya kepercayaan konsumen, dan penguatan manufaktur menandakan tren positif pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat ke level pra-krisis.
Departemen Tenaga Kerja AS mencatat klaim pengangguran merosot 6.000 menjadi 312.000 hingga Senin (14/6), level terendah selama hampir 7 tahun. Penurunan itu mengikuti capaian pekan sebelumnya yang berakhir pada Senin (7/6), klaim pengangguran melorot menjadi 2,56 juta, angka terendah sejak Oktober 2007.
Senin, 12 Maret 2012
The Power of Israel in USA
The Power of Israel in USA.
James Petras
Harga : Rp. 49.900,-
Jumlah Halaman : 336
Penerbit : Zahra Publishing House
Alamat : http://www.zahra.co.id
James Petras
Harga : Rp. 49.900,-
Jumlah Halaman : 336
Penerbit : Zahra Publishing House
Alamat : http://www.zahra.co.id
"Israel harus seperti anjing gila, yang terlalu berbahaya untuk
diganggu."
(Jendral Moshe Dayan, mantan Menteri Pertahanan Israel)
Dengan kasat mata, setiap orang yang berpikiran jernih di seluruh dunia bisa melihat betapa berbahayanya Israel sejak dulu hingga sekarang yang terus menerus berusaha mencengkeram dunia dalam genggamannya. Dengan memanfaatkan tangan-tangan Amerika Serikat, bahkan kini Israel telah menjelma menjadi adidaya sesungguhnya. Lobi Yahudi terbukti telah begitu efektif menjadikan Amerika Serikat sebagai boneka Israel.
Label:
amerika,
house,
in,
Israel,
james,
Keruntuhan,
of,
petras,
Power,
Publishing,
serikat,
The,
USA,
zahra
Zionisme dan Keruntuhan Amerika
Zionisme dan Keruntuhan Amerika
James Petras
Rp. 55.000,-
Jumlah Halaman : 271 + xiv
Penerbit : Zahra Publishing House
Alamat : http://www.zahra.co.id
Buku ini memberikan analisis tentang keruntuhan Amerika Serikat. Pelan tapi pasti, Amerika berada di ambang kehancuran. Kekuatan Zionist dan Neokonservatif sukses mendikte Amerika Serikat. Israel telah mengendalikan aspek politik, ekonomi, dan militer negara adidaya itu. Kini Amerika Serikat telah menjadi negara boneka yang selalu mengikuti kehendak Israel. Lobi Yahudi terus menabuh genderang perang tanpa pernah bisa dihentikan oleh Amerika.
James Petras
Rp. 55.000,-
Jumlah Halaman : 271 + xiv
Penerbit : Zahra Publishing House
Alamat : http://www.zahra.co.id
Buku ini memberikan analisis tentang keruntuhan Amerika Serikat. Pelan tapi pasti, Amerika berada di ambang kehancuran. Kekuatan Zionist dan Neokonservatif sukses mendikte Amerika Serikat. Israel telah mengendalikan aspek politik, ekonomi, dan militer negara adidaya itu. Kini Amerika Serikat telah menjadi negara boneka yang selalu mengikuti kehendak Israel. Lobi Yahudi terus menabuh genderang perang tanpa pernah bisa dihentikan oleh Amerika.
Sabtu, 10 Maret 2012
Sekilas Tentang James Petras
Siapa James Petras
Berikut ini adalah keterangan tentang Profesor James Petras. Beliau adalah pengarang buku Zionisme dan Keruntuhan Amerika yang di Indonesia diterbitkan oleh Zahra Publishing House.
James Petras adalah Profesor Bartle (Emeritus) sosiologi di Binghamton University, New York. Dia adalah penulis dari 64 buku yang diterbitkan dalam 29 bahasa, dan lebih dari 560 artikel dalam jurnal profesional, termasuk American Sociological Review, British Journal of Sosiologi, Penelitian Sosial, Jurnal Kontemporer Asia, dan Jurnal Studi Petani. Dia telah menerbitkan lebih dari 2000 artikel dalam jurnal non-profesional seperti the New York Times, the Guardian, the Nation, Christian Science Monitor, Foreign Policy, New Left Review, Partisan Review, TempsModerne, Le Monde Diplomatique, dan komentarnya yang banyak dilakukan pada internet.
Berikut ini adalah keterangan tentang Profesor James Petras. Beliau adalah pengarang buku Zionisme dan Keruntuhan Amerika yang di Indonesia diterbitkan oleh Zahra Publishing House.
James Petras adalah Profesor Bartle (Emeritus) sosiologi di Binghamton University, New York. Dia adalah penulis dari 64 buku yang diterbitkan dalam 29 bahasa, dan lebih dari 560 artikel dalam jurnal profesional, termasuk American Sociological Review, British Journal of Sosiologi, Penelitian Sosial, Jurnal Kontemporer Asia, dan Jurnal Studi Petani. Dia telah menerbitkan lebih dari 2000 artikel dalam jurnal non-profesional seperti the New York Times, the Guardian, the Nation, Christian Science Monitor, Foreign Policy, New Left Review, Partisan Review, TempsModerne, Le Monde Diplomatique, dan komentarnya yang banyak dilakukan pada internet.
Langganan:
Postingan (Atom)
