Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dunia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 November 2019

lirik lagu derry sulaiman – dsas 2 (dunia sementara akhirat selamanya 2)

bersyukurlah atas segala apa yang kita dapatkan
karna semuanya begitu indah
bersabarlah atas segala musibah yang menghampiri
karna semuanya tak akan lama

Kamis, 31 Oktober 2019

Zuhud Terhadap Urusan Dunia

Oleh : Ustadz H. Mohammad Suharsono,Lc.,ME
(Biro Kepatuhan Syariah, Inisiatif Zakat Indonesia)

Suatu ketika seseorang yang ditanya tentang pekerjaannya, ia dengan spontan
 menjawab : ”Dunia semua itu, ga usah kita pikirkan…”
tidak berapa lama iapun dikeluarkan dari tempatnya bekerja dan hidupnya bergantung dari pemberian orang lain.
Begitulah sebagian orang mengartikan zuhud dengan cara meninggalkan semua urusan dunia, sampai pekerjaannya seolah-olah itulah zuhud yang sesungguhnya.

Kamis, 29 Agustus 2019

Berpikir Positif

Berikut ini adalah buku yang sangat bagus yang pernah saya baca yang berjudul :
"Terapi Berpikir Positif : Biarkan Mukjizat dalam diri Anda Melesat, Agar Hidup Lebih Sukses dan Lebih Bahagia"
Karya : Dr. Ibrahim Elfiky, seorang maestro motivator Muslim Dunia.

Posting by Mohammad Nurdin

Senin, 21 September 2015

Ujian Dunia

Perihal dunia sering kita berebutan ibarat serigala lapar. Belum lama di tempat kerja saya, di mana sang komandan, Kepala kurang berperan maka peran dilakukan oleh para pengawas. Saya salah satunya. Ada kegiatan besar yang seharusnya melibatkan seluruh unsur pimpinan namun satu pengawas pemilik kegiatan memborong semua kegiatan. Konsekuensinya dana pun terserat ke seksi itu dan sedikit ke yang lain. Lalu apa yang saya rasakan dan beberapa teman yang lain adalah ungkapan kata "Kemaruk! (artinya serakah)".

Selasa, 01 Juli 2014

Nashaihul Ibad : Tiga Macam Sikap Terhadap Dunia

Yahya bin Mua'adz berkata :
1. "Barang siapa dapat meepaskan dunia seuruhnya, maka ia teah mengambi akhirat seuruhnya.
2. Barang siapa mengambi dunia seuruhnya, berarti ia teah meepaskan akhirat seuruhnya.
3. Mencintai akhirat menjadi sebab meepaskan dunia, tidak menyukai dunia menjadi sebab mencintai akhirat."


Sumber : Imam Nawawi Al-Bantani, Nashaihul Ibad : Nasihat-nasihat untuk Para Hamba menjadi Santun dan Bijak, Irsyad Baitus Salam, Bandung, 2005, cet. 3

Posting by Mohammad Nurdin

Kamis, 26 Juni 2014

Klipping Berita : Pertumbuhan Ekonomi Dunia 2014

Judul Berita : Pasar Saham Asia Ikuti Pelemahan di Wall Street : Indeks Nikkei di bursa Tokyo pagi ini tergelincir 0,2 persen.
Hari/Tanggal : Jum'at, 27 Juni 2014, 08:38

VIVAnews - Pasar saham Asia melemah pada awal perdagangan Jumat 27 Juni 2014, menyusul kemerosotan indeks utama Wall Street pada penutupan Kamis waktu setempat.
Seperti diberitakan CNBC, Jumat 27 Juni 2014, dalam sebuah wawancara dengan salah satu stasiun TV semalam, James Bullard, Kepala Federal Reserve St. Louis yang merupakan anggota non-voting Federal Open Market Committee, mengatakan bahwa kenaikan suku bunga Federal Reserve bisa terjadi lebih cepat dari yang diharapkan pasar, yakni pada kuartal pertama 2015.

Senin, 11 Juni 2012

Panduan Hidup Muslim - Kelengahan

Kelengahan menambah penyesalan. Kelengahan menghilangkan kenikmatan dan menghalangi pengabdian. Kelengahan menambah kedengkian. Kelengahan akan menambah tercela dan kekecewaan.
Di dalam kitab Zahri Riyadh disebutkan sbb :
Nabi Ya'kub as bersaudara dengan malaikat maut dan suatu ketika malaikat maut datang mengunjunginya.
Berkatalah Ya'kub as kepadanya, "Hai malaikat maut, engkau datang mengunjungi aku atau perlu mencabut nyawaku?"

Jawab malakat maut, "Aku datang berkunjung."
Ya'kub as berkata, "Aku minta engkau mau memenuhi sebuah hajatku."

Senin, 23 Mei 2011

Carilah Harta Untuk Akhiratmu!

Kita tidak boleh iri, kata Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhori, kecuali kepada dua kelompok manusia. Salah satunnya adalah orang kaya yang dengan kekayaannya itu ia banyak membantu sesamanya.

Tentu saja iri kepada orang kaya, sebagaimana perkataan Rasulullah tadi, harus diletakkan dalam kerangka positif. Yakni, kita iri, merasa ingin seperti dia, mencari harta dengan cara yang halal, untuk memberi manfaat kepada orang lain.

Dengan kata lain, kita mencari harta untuk akhirat. Otomatis, kita akan habiskan harta itu untuk akhirat juga. Bukan untuk dunia semata.

Disarikan dari Majalah Suara Hidayatullah, Mei 2011/ Jumadil Awal 1432
Website : http://www.hidayatullah.com


Posting by Mohammad Nurdin