Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label pangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pangan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Oktober 2024

60 Indikator Statistik Kabupaten/Kota

Berikut ini adalah enam puluh (60) indikator statistik level kabupaten/kota dengan Satuan, Definisi Operasional, Formulasi Perhitungan, Intepretasi dan Sumber Data yang digunakan.

Indikator No. 2 : Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan (Prevalence of Undernourishment)
Satuan    : %
Definisi Operasional : Estimasi proporsi dari suatu populasi tertentu, dimana konsumsi energi biasanya sehari-hari dari makanan tidak cukup untuk memenuhi tingkat energi yang dibutuhkan untuk hidup  normal, aktif, dan sehat yang dinyatakan dalam bentuk persentase
Formulasi Perhitungan : Membandingkan antara konsumsi kalori per kapita dan MDER. Nilai PoU merupakan proporsi penduduk yang konsumsi kalorinya di bawah MDER terhadap jumlah penduduk secara keseluruhan.

Intepretasi : "Mengidentifikasi seberapa banyak penduduk yang mengkonsumsi pangan dibawah standar kecukupan energi yang direkomendasikan. Semakin tinggi nilai PoU mengidentifikasikan semakin banyak penduduk yang mengkonsumsi pangan tidak ideal secara kandungan nutrisinya."
Sumber Data : BPS

Posting by Mohammad Nurdin

Jumat, 29 Desember 2023

LAPORAN PENDATAAN STAT. PERTAN TP TERINTEGRASI DG METODE KSA KABUPATEN BREBES TA 2020

 

Tujuan/ keluaran/ output kegiatan Pendataan Statistik Pertanian Tanaman Pangan
Terintegrasi dengan Metode Kerangka Sampel Area (KSA) Jagung adalah Publikasi
Indikator Utama Pertanian untuk level Nasional dan Provinsi.

laporan lengkap bisa dilihat pada link berikut :

Klik Di Sini !

Posting by Mohammad Nurdin

LAPORAN SURVEI PERTANIAN TANAMAN PANGAN UBINAN KABUPATEN BREBES TA 2020

 


 

Tujuan dari pembuatan laporan ini adalah sebagai bentuk pertanggungjawaban untuk
kegiatan LAPORAN SURVEI PERTANIAN TANAMAN PANGAN UBINAN tahun 2020. Selain
itu juga penyusunan laporan ini juga untuk juga menyajikan kinerja pengumpulan dan pengolahan
data survei ini.

 Laporan lengkap bisa dilihat pada link di bawah ini :

Klik Di Sini !

Posting by Mohammad Nurdin

Senin, 10 Februari 2020

Fenomena Ekonomi Brebes 2019 : Produktivitas Tanaman Padi Menurun

Pada tahun 2019 banyak luasan sawah yang ditanami padi yang mengalami puso karena serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yaitu hama wererng dan penyakit blas. Khusus penyakit blas adalah disebabkan serangan hama jamur Pyricularia Orizae. Pada musim tanam 2019 luas tanam padi mencapai 65.266 hektar sedangkan luasan serangan hama hanya 136 hektar. Ini akan menurun poduktifitas tanaman padi.
Berikut ini berita selangkapnya yang dikutip dari jateng.tribunnews.com :

Selasa, 23 Januari 2018

2 Komoditas Unggulan Sub Kategori Tanaman Pangan Tahun 2016

Komoditas Unggulan Sub Kategori Tanaman Pangan yang menyumbang sebesar 18,05 persen Terhadap Kategori PERTANIAN, KEHUTANAN, & PERIKANAN pada PDRB Kabupaten Brebes Tahun 2016 adalah sebagai berikut.
Diperoleh banyaknya komoditas = 7
Rata-rata = 100/7 persen = 14,29 persen.
Banyaknya komoditas yang memiliki kontribusi terhadap kategori PERTANIAN, KEHUTANAN, & PERIKANAN yang di atas rata-rata (14,29 persen) adalah 2 komoditas.
Berikut ini komoditas dan kontribusinya :
1) Padi sebesar   79,12 persen; dan
2) Jagung sebesar   16,66 persen.
Posting by Mohammad Nurdin

Kamis, 22 Januari 2015

Informasi Statistik Bulan April 2015 : Rumah Tangga Pertanian Menurut Subsektor (Hasil ST2013)

Jumlah Rumah Tangga Pertanian Menurut Subsektor (Hasil ST2013)
- Jumlah Rumah Tangga Tanaman Pangan : 17,73 Juta
- Jumlah Rumah Tangga Hortikultura         : 10,60 Juta
- Jumlah Rumah Tangga Perkebunan          : 12,77 Juta
- Jumlah Rumah Tangga Peternakan           : 12,97 Juta
- Jumlah Rumah Tangga Perikanan             : 1,97 Juta
- Jumlah Rumah Tangga Kehutanan            : 6,78 Juta
- Jumlah Rumah Tangga Jasa Pertanian       : 1,08 Juta

Jumlah rumah tangga usaha pertanian hasil ST2013, sebanyak 26,14 juta rumah tangga. Subsektor tanaman pangan mendominasi rumah tangga usaha pertanian (17,73 juta rumha tangga).
Rumah Tangga Usaha Pertanian adalah rumah tangga yang salah satu atau lebih anggota  rumah tangganya  mengelola usaha pertanian dengan tujuan sebagian atau seluruh hasilnya untuk dijual, baik usaha pertanian milik sendiri, secara bagi hasil, atau milik  orang lain dengan menerima upah, dalam hal ini termasuk jasa pertanian.

Sumber : BPS

Posting by Mohammad Nurdin