Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label regional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label regional. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Desember 2023

Apa itu Produk Domestik Bruto?


 Apa itu Produk Domestik Bruto?

Sebuat penjelasan yang singkat tentang produk domestik bruto atau produk domestik regional bruto.

Materi lengkap bisa dilihat pada link di bawah ini :

Klik Di Sini ! 

Versi viideo bisa ditonton pada link berikut :

 https://www.youtube.com/watch?v=1hZNKupRYYo&ab_channel=masdingchannel

Posting by Mohammad Nurdin

Minggu, 09 Februari 2020

Upah Minimum Regional Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019

 UMK Jawa Tengah 2019 di 35 Kabupaten/Kota resmi ditandatangani Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Rabu (21/11/2018).
UMK Jawa Tengah 2019 sesuai dengan lampiran Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 560/68 tahun 2018.
Berikut rincian daftar lengkap UMK 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah tahun 2019.
1. Kota Semarang Rp. 2.498.587,53
2. Kabupaten Demak Rp. 2.240.000,00
3. Kabupaten Kendal Rp. 2.084.393,48
4. Kabupaten Semarang Rp. 2.055.000,00
5. Kota Salatiga Rp. 1.875.325,24

Upah Minimum Regional Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah menandatangani surat keputusan tentang upah minimum kabupaten/kota (UMK) tahun 2018. Surat keputusan tersebut ditandatangani pada 20 November 2017.
Adapun nominal UMK 2018 yang telah disetujui oleh Gubernur Jateng yaitu ;
1. Kota Semarang : Rp 2.310.087,50
2. Kabupaten Demak : Rp 2.065.490
3. Kabupaten Kendal : Rp 1.929.458
4. Kabupaten Semarang : Rp 1.900.000
5. Kota Salatiga : Rp 1.735.930,06

Selasa, 23 Januari 2018

7 Komoditas Unggulan Sub Kategori Peternakan Tahun 2016

Komoditas Unggulan Sub Kategori Peternakan yang menyumbang sebesar 5,34 persen Terhadap Kategori PERTANIAN, KEHUTANAN, & PERIKANAN pada PDRB Kabupaten Brebes Tahun 2016 adalah sebagai berikut.
Diperoleh banyaknya komoditas = 22
Rata-rata = 100/22 persen = 4,55 persen.
Banyaknya komoditas yang memiliki kontribusi terhadap kategori PERTANIAN, KEHUTANAN, & PERIKANAN yang di atas rata-rata (1,28 persen) adalah 4 komoditas.
Berikut ini komoditas dan kontribusinya :
1) Ayam Buras  sebesar  29,90 persen;
2) Domba sebesar   18,81 persen;
3) Telur Ayam Ras sebesar   17,11 persen;
4) Ayam Ras Pedaging sebesar   8,41 persen;
5) Telur Ayam Buras sebesar   8,29 persen;
6) Telur Itik sebesar   7,85 persen; dan
7) Sapi Potong sebesar   4,72 persen;

Posting by Mohammad Nurdin

9 Komoditas Unggulan Sub Kategori Perikanan Tahun 2016

Komoditas Unggulan Sub Kategori Perikanan yang menyumbang sebesar 6,07 persen Terhadap Kategori PERTANIAN, KEHUTANAN, & PERIKANAN pada PDRB Kabupaten Brebes Tahun 2016 adalah sebagai berikut.
Diperoleh banyaknya komoditas = 91
Rata-rata = 100/91 persen = 1,10 persen.
Banyaknya komoditas yang memiliki kontribusi terhadap kategori PERTANIAN, KEHUTANAN, & PERIKANAN yang di atas rata-rata (1,28 persen) adalah 4 komoditas.
Berikut ini komoditas dan kontribusinya :
1) Nila    29,63
2) Lele    24,68
3) Teri    13,53
4) Ikan mas/karper    12,52
5) Gurami    2,77
6) Cumi-cumi    2,36
7) Kembung    1,81
8) Kepiting/Rajungan    1,54
9) Merah Bambangan    1,37

Posting by Mohammad Nurdin

2 Komoditas Unggulan Sub Kategori Tanaman Pangan Tahun 2016

Komoditas Unggulan Sub Kategori Tanaman Pangan yang menyumbang sebesar 18,05 persen Terhadap Kategori PERTANIAN, KEHUTANAN, & PERIKANAN pada PDRB Kabupaten Brebes Tahun 2016 adalah sebagai berikut.
Diperoleh banyaknya komoditas = 7
Rata-rata = 100/7 persen = 14,29 persen.
Banyaknya komoditas yang memiliki kontribusi terhadap kategori PERTANIAN, KEHUTANAN, & PERIKANAN yang di atas rata-rata (14,29 persen) adalah 2 komoditas.
Berikut ini komoditas dan kontribusinya :
1) Padi sebesar   79,12 persen; dan
2) Jagung sebesar   16,66 persen.
Posting by Mohammad Nurdin

7 Komoditas Unggulan Sub Kategori Tanaman Hortikultura Tahunan Tahun 2016

Komoditas Unggulan Sub Kategori Tanaman Hortikultura Tahunan yang menyumbang sebesar 27,88 persen Terhadap Kategori PERTANIAN, KEHUTANAN, & PERIKANAN pada PDRB Kabupaten Brebes Tahun 2016 adalah sebagai berikut.
Diperoleh banyaknya komoditas = 59
Rata-rata = 100/59 persen = 1,16 persen.
Banyaknya komoditas yang memiliki kontribusi terhadap kategori PERTANIAN, KEHUTANAN, & PERIKANAN yang di atas rata-rata (1,28 persen) adalah 4 komoditas.
Berikut ini komoditas dan kontribusinya :
1) Mangga    26,87
2) Cabe Rawit    25,08
3)Cabe Besar    16,23
4)Pisang    11,56
5)Durian    7,76
6)Petai    2,87
7)Nangka/Cempedak    1,99

Posting by Mohammad Nurdin

28 Komoditas Unggulan Kategori Pertanian PDRB Kab. Brebes 2016

Komoditas Unggulan Kategori  PERTANIAN, KEHUTANAN, & PERIKANAN pada PDRB Kabupaten Brebes Tahun 2016 adalah sebagai berikut.
Diperoleh banyaknya komoditas = 499
Rata-rata = 100/499 persen = 0,22 persen.
Banyaknya komoditas yang memiliki kontribusi terhadap kategori PERTANIAN, KEHUTANAN, & PERIKANAN yang di atas rata-rata (0,22 persen) adalah 28 komoditas.
Berikut ini komoditas dan kontribusinya :
1) Bawang Merah sebesar    24,99 persen;
2) Padi sebesar   14,64 persen;
3) Jamur sebesar   3,62 persen;
4) Jagung sebesar   3,08 persen;
5) Ayam Buras sebesar   2,82 persen;
6) Mangga sebesar   2,39 persen;
7) Cabe Rawit sebesar   2,23 persen;
8) Kentang sebesar   2,20 persen;
9) Domba sebesar   1,78 persen;
10) Telur Ayam Ras sebesar   1,62 persen;
11) Cabe Besar sebesar   1,44 persen;
12) Pisang sebesar  1,03 persen;
13) Ayam Ras Pedaging sebesar   0,79 persen;
14) Telur Ayam Buras sebesar   0,78 persen;
15) Telur Itik sebesar   0,74 persen;
16) Durian sebesar   0,69 persen;
17) Tebu sebesar   0,59 persen;
18) Kubis/Kol sebesar   0,47 persen;
19) Sapi Potong sebesar   0,45 persen;
20) Tanaman Pangan sebesar   0,38 persen;
21) Wortel sebesar   0,35 persen;
22) Kambing sebesar   0,30 persen;
23) Bawang Daun sebesar   0,29 persen;
24) Nila sebesar   0,28 persen;
25) Petai sebesar   0,26 persen;
26) Kacang Hijau sebesar   0,26 persen;
27) Ubi Kayu sebesar   0,24 persen; dan
28) Lele sebesar   0,24 persen.


Posting by Mohammad Nurdin

Senin, 22 Januari 2018

Penentuan Komoditas Unggulan PDRB Kabupaten Brebes Tahun 2016

Penentuan komoditas unggulan berdasarkan besarnya share. Komoditas yang dimasukkan di sini hanya yang mempunyai kontribusi di atas rata-rata.
Sebagai contoh bila jumlah komoditas ada n=10 maka rata-ratanya adalah 100/10 persen menjadi 10 persen, maka komoditas yang dibahas hanya yang memiliki kontribusi lebih atau sama dengan 10 persen.
Jumlah komoditas bisa 1 komoditas jika komoditas tertentu sangat besar dan dominan. Namun demikian bisa juga banyak komoditas, kurang atau sama dengan n komoditas.

Posting by Mohammad Nurdin

Rabu, 24 Juni 2015

Sosialisasi Perubahan Tahun Dasar PDB/PDRB 2010 Berbasis SNA 2008 : Memahami PDB/PDRB

1. Apa yang dimaksud dengan PDB?
Produk Domestik Bruto (PDB) / Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) merupakan nilai tambah bruto atau balas jasa faktor produksi yang
dihasilkan di wilayah domestik suatu negara (PDB) atau wilayah suatu provinsi (PDRB Provinsi) atau wilayah suatu kabupaten/kota (PDRB Kabupaten/Kota) yang timbul akibat berbagai aktivitas ekonomi dalam suatu periode tertentu.


Minggu, 01 Juli 2012

PDRB Kabupaten Brebes 2004 - 2010

Berikut ini link PDRB Kabupaten Brebes (versi flippingbooks dan pdf) yang bisa Anda kunjungi.
Publikasi Pendapatan Regional Kabupaten Brebes Tahun 2010  merupakan publikasi rutin tahunan BPS Kabupaten Brebes. Data yang disajikan memberi gambaran tentang perkembangan pendapatan regional tahun 2010 dan beberapa tahun sebelumnya. Publikasi ini berisi pendahuluan, konsep dan definisi, sekilas perkembangan PDRB, uraian PDRB menurut sektoral, uraian PDRB menurut penggunaan, dan gambaran perekonomian di tingkat kecamatan.
Alamat/link publikasi tersebut adalah sebagai berikut :

Minggu, 22 Januari 2012

Perbandingan Regional Perekonomian Se Eks Karesidenan Pekalongan Tahun 2010

PDRB Kabupaten Brebes menempati urutan keempat  di Jawa Tengah
Kontribusi PDRB Kabupaten Brebes sekitar tiga hingga empat persen terhadap PDRB Jawa Tengah     Kondisi kabupaten/kota, potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, juga iklim investasi sangat berpengaruh pada besarnya nilai PDRB yang dihasilkan. Jika dilihat dari skala propinsi Jawa Tengah Kabupaten Brebes pada tahun 2010 menempati urutan keempat dalam perolehan PDRB, setelah Kabupaten Cilacap, Kota Semarang dan Kabupaten Kudus, dengan kontribusi PDRB sekitar 3,67 persen terhadap total PDRB atas dasar harga berlaku di Propinsi Jawa Tengah. 
Sementara itu jika dilihat perbandingan nilai PDRB dari tujuh kabupaten/kota se-karesidenan Pekalongan seperti terlihat pada tabel, maka Kabupaten Brebes selama tiga tahun terakhir menempati urutan pertama dalam perolehan PDRB. Pada tahun 2010 PDRB Kabupaten Brebes atas dasar harga berlaku mencapai 14.629,92 milyar rupiah. Sementara itu Kabupaten Pemalang menempati urutan kedua, dengan perolehan PDRB sebesar 8.062,29 milyar rupiah, diikuti oleh Kabupaten Tegal dengan besarnya PDRB 7.936,03 milyar rupiah.
Laju pertumbuhan ekonomi tertinggi se- karesidenan Pekalongan dialami Kota Pekalongan dengan angka pertumbuhan sebesar 5,51 persen, diikuti Kabupaten Batang dengan pertumbuhan 4,97 persen. Kabupaten Brebes dan Pemalang secara bersama-sama menempati urutan ketiga dengan pertumbuhan 4,94 persen.
*** Tahukah Anda
Persentase jumlah penduduk miskin di Kabupaten Brebes 24,39 persen, sementara di Propinsi Jawa Tengah sebesar 17,48 persen.
Posting by Mohammad Nurdin

Pendapatan Regional Kabupaten Brebes Tahun 2010

Sektor pertanian masih mendominasi perekonomian di Kabupaten Brebes
Lima puluh persen lebih dari pendapatan regional Kabupaten Brebes berasal dari Nilai Tambah sektor Pertanian
Selama 5 (lima) tahun berturut-turut yaitu dari tahun 2006 hingga tahun 2010, besarnya PDRB Kabupaten Brebes mengalami peningkatan, ini  terjadi baik menurut harga berlaku maupun menurut harga konstan. Pada tahun 2006 PDRB menurut harga berlaku sebesar Rp. 8,42 triliun dan menurut harga konstan sebesar Rp. 4,55 triliun  sedangkan pada tahun 20109 masing-masing naik menjadi Rp. 14,63 triliun untuk harga berlaku dan Rp. 5,51 trilyun untuk harga konstan. Karena pengaruh dari perekonomian secara global, dalam kurun waktu 5 (lima) tahun tersebut tentu saja pertumbuhan yang terjadi sangat berfluktuasi.
Sektor pertanian yang menjadi ciri khas Kabupaten Brebes masih menjadi sektor penting. Kontribusi dari sektor pertanian masih berkisar diatas 50 persen. Dari tahun ke tahun kontribusi sektor ini mengalami penurunan, sebaliknya sektor industri pengolahan dari tahun ke tahun kontribusinya mengalami kenaikan. Empat sektor yang paling dominan pada struktur perekonomian di Kabupaten Brebes yang ditunjukkan oleh besarnya kontribusi masing-masing sektor terhadap total PDRB adalah sektor pertanian, disusul sektor perdagangan, sektor industri pengolahan dan sektor jasa-jasa.
Pertumbuhan ekonomi selama tahun 2010 tercatat sebesar 4,94 persen. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor Listrik dan Air Bersih yang mencapai 16,84 persen, dan terendah yaitu sektor Pertanian sebesar minus 1,84 persen.
Sumber : brebeskab.bps.go.id

Posting by Mohammad Nurdin