Rumah Sakit Umum Daerah Brebes adalah rumah sakit milik Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes yang merupakan daerah perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat dan didirikan pada tahun 1954. RSUD Brebes memiliki luas lahan 3,99 Ha atau 39.900 m2, dengan luas bangunan 14.114 m2. Pada awal berdirinya hanya memiliki 2 bangsal yaitu bangsal umum dan bangsal bersalin. Dimana didalamnya terdapat 25 tempat tidur. Selain 2 bangsal RSUD Brebes waktu itu dilengkapi dengan poliklinik dan ruang obat. Berdasarkan Keputusan Bupati Kepala Daerah Brebes No : 061/02611/1983 tentang susunan organisasi dan tata kerja RSUD Brebes termasuk dalam kategori Rumah Sakit type D. Seiring peningkatan kinerja layanan, kurun waktu sepuluh tahun kemudian berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Tanggal 9 Januari 1993 No: 009-H/SKI/1993. RSUD Kabupaten Brebes telah memenuhi syarat menjadi RSUD kelas C, dan pada tahun 1998 memperoleh sertifikat akreditasi penuh dari Departemen Kesehatan RI.
Cari Blog Ini
Tampilkan postingan dengan label daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label daerah. Tampilkan semua postingan
Selasa, 28 Juli 2020
Rabu, 27 November 2019
Fenomena Ekonomi 2019 : Brebes Jadi Tuan Rumah Porsenitas Lintas Daerah
Peluncuran Porsenitas dibarengi dengan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019 di lapangan Desa Malahayu, Kecamatan Banjarharjo, Brebes, Senin (28/10).
Dalam acara peluncuran juga ditampilkan maskot Wa Itong berupa badut sebagai representasi hewan itik. Wa Itong mengenakan busana adat brebesan berwarna hitam berkancing dan ikat kepala serta tangan kanan menunjukan simbol jempol teracung. Porsenitas itu sendiri bakal digelar pada 27-29 November 2019.
"Maskot ini kami diberi nama Wa Itong," ujar Bupati Brebes Idza Priyanti.
Dalam acara peluncuran juga ditampilkan maskot Wa Itong berupa badut sebagai representasi hewan itik. Wa Itong mengenakan busana adat brebesan berwarna hitam berkancing dan ikat kepala serta tangan kanan menunjukan simbol jempol teracung. Porsenitas itu sendiri bakal digelar pada 27-29 November 2019.
"Maskot ini kami diberi nama Wa Itong," ujar Bupati Brebes Idza Priyanti.
Senin, 02 April 2018
NAMA ORGANISASI PERANGKAT DAERAH KAB. BREBES PER TAHUN 2017
Berikut ini adalah nama organisasi perangkat daerah Kabupaten Brebes per tahun 2017 :
1. Sekretariat Daerah (Setda)
2. Sekretariat DPRD (Setwan)
3. Inspektorat
DINAS DAERAH
4. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Dindikpora)
5. Dinas Kesehatan (Dinkes)
6. Dinas Pekerjaan Umum (DPU)
7. Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (DPSDAPR)
8. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinperwaskim)
9. Dinas Sosial (Dinsos)
10. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades)
11. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB)
12. Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS)
13. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukpil)
14. Dinas Perhubungan (Dinhub)
15. Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Dinkominfotik)
16. Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Dinkopumdag)
17. Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker)
18. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
19. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar)
20. Dinas Arsip dan Perpustakaan (Dinarpus)
21. Dinas Perikanan (Dinkan)
22. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP)
23. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH)
24. Satpol PP
BADAN
25. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD)
26. Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Baperlitbangda)
27. Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan Dan Aset Daerah (BPPKAD)
28. Badan Penanggulangan Bencana Daerah
29. Kantor Kesbangpol dan Linmas
30. Rumah Sakit Umum Daerah Brebes
31. Rumah Sakit Umum Daerah Bumiayu
32. Sekretariat Badan Narkotika Kab. Brebes
KECAMATAN
33. Kecamatan Brebes
34. Kecamatan Wanasari
35. Kecamatan Bulakamba
36. Kecamatan Jatibarang
37. Kecamatan Songgom
38. Kecamatan Tanjung
39. Kecamatan Losari
40. Kecamatan Larangan
41. Kecamatan Ketanggungan
42. Kecamatan Kersana
43. Kecamatan Banjarharjo
44. Kecamatan Tonjong
45. Kecamatan Bumiayu
46. Kecamatan Sirampog
47. Kecamatan Paguyangan
48. Kecamatan Bantarkawung
49. Kecamatan Salem
BAGIAN
50. Bagian Tata Pemerintahan
51. Bagian Penanggulangan Kemiskinan
52. Bagian Pemerintahan Desa
53. Bagian Kesra
54. Bagian Perekonomian
55. Bagian Pembangunan
56. Bagian Layanan Pengadaan
57. Bagian Organisasi
58. Bagian Umum
59. Bagian Hukum
UPTD/UPT
60. UPT DINAS PENGAIRAN, ESDM
61. UPT DINAS PENDIDIKAN
62. UPT DINAS PEKERJAAN UMUM DAN TATA RUANG
63. UPT BADAN KB DAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
64. UPT DINAS KESEHATAN BALAI PENGOBATAN PARU
65. UPT DINAS KESEHATAN LAB. KESEHATAN DAERAH
66. UPT DINAS KESEHATAN PUSKESMAS KEC. BREBES
67. UPT DINAS KESEHATAN PUSKESMAS KEC. TANJUNG
68. UPT DINAS KESEHATAN PUSKESMAS KEC. BANJARHARJO
69. UPT DINAS KESEHATAN PUSKESMAS KEC. PAGUYANGAN
70. UPT DINAS KESEHATAN PUSKESMAS KEC. BUMIAYU
71. UPT BPBD PEMADAMAN KEBAKARAN KEC. PAGUYANGAN
72. UPT BPBD PEMADAMAN KEBAKARAN KEC. BREBES
KELURAHAN
73. Sekratariat KORPRI
74. Kelurahan Brebes
75. Kelurahan Pasarbatang
76. Kelurahan Gandasuli
77. Kelurahan Limbangan Kulon
78. Kelurahan Limbangan Wetan
Posting by Mohammad Nurdin
1. Sekretariat Daerah (Setda)
2. Sekretariat DPRD (Setwan)
3. Inspektorat
DINAS DAERAH
4. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Dindikpora)
5. Dinas Kesehatan (Dinkes)
6. Dinas Pekerjaan Umum (DPU)
7. Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (DPSDAPR)
8. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinperwaskim)
9. Dinas Sosial (Dinsos)
10. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades)
11. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB)
12. Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS)
13. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukpil)
14. Dinas Perhubungan (Dinhub)
15. Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Dinkominfotik)
16. Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Dinkopumdag)
17. Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker)
18. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
19. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar)
20. Dinas Arsip dan Perpustakaan (Dinarpus)
21. Dinas Perikanan (Dinkan)
22. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP)
23. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH)
24. Satpol PP
BADAN
25. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD)
26. Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Baperlitbangda)
27. Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan Dan Aset Daerah (BPPKAD)
28. Badan Penanggulangan Bencana Daerah
29. Kantor Kesbangpol dan Linmas
30. Rumah Sakit Umum Daerah Brebes
31. Rumah Sakit Umum Daerah Bumiayu
32. Sekretariat Badan Narkotika Kab. Brebes
KECAMATAN
33. Kecamatan Brebes
34. Kecamatan Wanasari
35. Kecamatan Bulakamba
36. Kecamatan Jatibarang
37. Kecamatan Songgom
38. Kecamatan Tanjung
39. Kecamatan Losari
40. Kecamatan Larangan
41. Kecamatan Ketanggungan
42. Kecamatan Kersana
43. Kecamatan Banjarharjo
44. Kecamatan Tonjong
45. Kecamatan Bumiayu
46. Kecamatan Sirampog
47. Kecamatan Paguyangan
48. Kecamatan Bantarkawung
49. Kecamatan Salem
BAGIAN
50. Bagian Tata Pemerintahan
51. Bagian Penanggulangan Kemiskinan
52. Bagian Pemerintahan Desa
53. Bagian Kesra
54. Bagian Perekonomian
55. Bagian Pembangunan
56. Bagian Layanan Pengadaan
57. Bagian Organisasi
58. Bagian Umum
59. Bagian Hukum
UPTD/UPT
60. UPT DINAS PENGAIRAN, ESDM
61. UPT DINAS PENDIDIKAN
62. UPT DINAS PEKERJAAN UMUM DAN TATA RUANG
63. UPT BADAN KB DAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
64. UPT DINAS KESEHATAN BALAI PENGOBATAN PARU
65. UPT DINAS KESEHATAN LAB. KESEHATAN DAERAH
66. UPT DINAS KESEHATAN PUSKESMAS KEC. BREBES
67. UPT DINAS KESEHATAN PUSKESMAS KEC. TANJUNG
68. UPT DINAS KESEHATAN PUSKESMAS KEC. BANJARHARJO
69. UPT DINAS KESEHATAN PUSKESMAS KEC. PAGUYANGAN
70. UPT DINAS KESEHATAN PUSKESMAS KEC. BUMIAYU
71. UPT BPBD PEMADAMAN KEBAKARAN KEC. PAGUYANGAN
72. UPT BPBD PEMADAMAN KEBAKARAN KEC. BREBES
KELURAHAN
73. Sekratariat KORPRI
74. Kelurahan Brebes
75. Kelurahan Pasarbatang
76. Kelurahan Gandasuli
77. Kelurahan Limbangan Kulon
78. Kelurahan Limbangan Wetan
Posting by Mohammad Nurdin
Senin, 13 Februari 2017
NAMA ORGANISASI PERANGKAT DAERAH KABUPATEN BREBES PER TAHUN 2017
1. Sekretariat Daerah (Setda)
2. Sekretariat DPRD (Setwan)
3. Inspektorat
DINAS DAERAH
4. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Dindikpora)
5. Dinas Kesehatan (Dinkes)
6. Dinas Pekerjaan Umum (DPU)
7. Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (DPSDAPR)
Kamis, 05 Januari 2017
Sistem Organisasi Tata Kerja (SOTK) Pemerintah Daerah Kab. Brebes 2017
Bupati Brebes Idza Priyanti bilang walaupun perdanya sudah ditetapkan, tapi penerapan SOTK baru itu baru bisa diterapkan tahun 2017 karena Brebes mau Pilkada jadi tidak boleh ada kegiatan mutasi pegawai.
Rabu, 18 November 2015
Publikasi Badan Pusat Statistik Kabupaten Brebes Tahun 2015 : Statistik Daerah Kabupaten Brebes 2015
Nomor Katalog : 1101002.3329
Nomor Publikasi : 33265.1521
ISSN : 1858-0955
Tanggal Rilis : 2015-11-05
Abstraksi
Kabupaten Brebes memiliki slogan “Brebes Berhias” yang merupakan singkatanbersih, hijau, indah, aman, dan sehat, dimanasecara geografis terletak diantara garis 6045’–7021’ LS dan 108041’-109011’ Bujur Timur.
Sedangkan secara administratif Kabupaten Brebes merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang terletak di sebelah barat dan
Nomor Publikasi : 33265.1521
ISSN : 1858-0955
Tanggal Rilis : 2015-11-05
Abstraksi
Kabupaten Brebes memiliki slogan “Brebes Berhias” yang merupakan singkatanbersih, hijau, indah, aman, dan sehat, dimanasecara geografis terletak diantara garis 6045’–7021’ LS dan 108041’-109011’ Bujur Timur.
Sedangkan secara administratif Kabupaten Brebes merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang terletak di sebelah barat dan
Senin, 22 Desember 2014
Keadaan Geografi dan Iklim Kecamatan Songgom Tahun 2013
Batas-batas wilayah Kecamatan Songgom meliputi, sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Jatibarang, sebelah selatan Kabupaten Tegal, sebelah barat Kecamatan Larangan dan sebelah timur Kabupaten Tegal.
Luas wilayah Kecamatan Songgom seluruhnya sebesar 4.903 ha yang terdiri atas luas lahan sawah sebesar 3.669,26 ha dan luas lahan bukan sawah sebesar 1.233,74 ha. Dengan luas wilayah 8.096,19 hektar, terbagi menjadi lahan sawah sebesar 3.540,40 hektar (43,73 persen) dan lahan bukan sawah sebesar 4.555,79 hektar (56,27 persen). Lahan sawah merupakan sawah berpengairan 87,01 persen dan sisanya 12,99 persen merupakan lahan sawah tadah hujan.
Keadaan Geografi dan Iklim Kecamatan Ketanggungan Tahun 2013
Dilihat dari keberadaanya Kecamatan Ketanggungan yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Salem dan Kecamatan Bantarkawung di Sebelah Selatan. Sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Larangan,sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Banjarharjo dan Kecamatan Kersana. Sementara Letak Kecamatan Ketanggungan berada antara 6 49’ – 6 53’ Lintang Selatan dan antara 108 53’ – 109 0’ Bujur Timur.
Dengan luas wilayah 6.703 hektar, terbagi menjadi lahan sawah sebesar 1.743 hektar (26 persen) dan lahan bukan sawah sebesar 4.960 hektar (74 persen). Lahan sawah merupakan sawah berpengairan 61,97 persen dan sisanya 38,03 persen merupakan lahan sawah tadah hujan.
Jumlah curah hujan di Kecamatan Ketanggungan tahun 2013 cukup tinggi dibandingkan kecamatan lainnya, yaitu 2.280 mm dengan jumlah hari hujan sebanyak 103 hari. Curah hujan tertinggi tercatat 554 mm dengan jumlah hari hujan selama 20 hari yang terjadi pada bulan Januari 2013. Sedang bulan Agustus dan September 2013 sama sekali tidak terjadi hujan.
Posting by Mohammad Nurdin
Dengan luas wilayah 6.703 hektar, terbagi menjadi lahan sawah sebesar 1.743 hektar (26 persen) dan lahan bukan sawah sebesar 4.960 hektar (74 persen). Lahan sawah merupakan sawah berpengairan 61,97 persen dan sisanya 38,03 persen merupakan lahan sawah tadah hujan.
Jumlah curah hujan di Kecamatan Ketanggungan tahun 2013 cukup tinggi dibandingkan kecamatan lainnya, yaitu 2.280 mm dengan jumlah hari hujan sebanyak 103 hari. Curah hujan tertinggi tercatat 554 mm dengan jumlah hari hujan selama 20 hari yang terjadi pada bulan Januari 2013. Sedang bulan Agustus dan September 2013 sama sekali tidak terjadi hujan.
Keadaan Geografi dan Iklim Kecamatan Sirampog Tahun 2013
Kecamatan Sirampog berada di wilayah kaki pegunungan Gunung Slamet yang memanjang ke selatan berbatasan dengan wilayah Kecamatan Paguyangan, di sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Tegal, di sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Banyumas, dan sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Bumiayu serta Tonjong. Kecamatan Sirampog terletak antara 6 44’ – 7 21’ LS dan 108 41’ – 109 11’ BT.
Keadaan Geografi dan Iklim Kecamatan Bumiayu Tahun 2013
Bumiayu merupakan salah satu kecamatan di wilayah Kabupaten Brebes bagian selatan dengan berbatasan bagian utara dengan wilayah Kecamatan Tonjong, sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Paguyangan, sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Paguyangan dan Sirampog, serta sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Bantarkawung dan Kecamatan Ketanggungan. Letaknya antara 6 49’ – 6 53’ Lintang Selatan dan antara 108 53’ – 109 0’ Bujur Timur.
Dengan luas wilayah 7.369 hektar, terbagi menjadi lahan sawah sebesar 2.814 hektar (38,19 persen) dan lahan bukan sawah sebesar 4.555 hektar (61,81 persen). Lahan sawah merupakan sawah berpengairan 80,07 persen, dan sisanya 19,92 persen merupakan lahan sawah tadah hujan.
Dengan luas wilayah 7.369 hektar, terbagi menjadi lahan sawah sebesar 2.814 hektar (38,19 persen) dan lahan bukan sawah sebesar 4.555 hektar (61,81 persen). Lahan sawah merupakan sawah berpengairan 80,07 persen, dan sisanya 19,92 persen merupakan lahan sawah tadah hujan.
Minggu, 21 Desember 2014
Keadaan Geografi dan Iklim Kecamatan Salem Tahun 2013
Kecamatan Salem secara geografis merupakan wilayah pegunungan yang terletak di sebelah barat daya ibukota Kabupaten Brebes dan berbatasan dengan Kecamatan Ketanggungan dan Banjarharjo di sebelah utara, Kabupaten Cilacap disebelah selatan, Kecamatan Bantarkawung di sebelah timur danPropinsi Jawa Barat di sebelah barat. Meskipun keadaan tanahnya labil, masyarakat di Kecamatan Salem lebih memilih untuk melalui Pegunungan Lio ketika hendak menuju ke ibukota kabupaten karena lebih cepat dan dekat dari pada melalui Kecamatan Bumiayu. Selisih waktu perjalanannya pun sekitar 1,30 jam.
Senin, 21 Mei 2012
Publikasi BPS : Kota Magelang Dalam Angka 2011
Berikut ini adalah link ke alamat publikasi versi flippingbooks yang dikeluarkan oleh BPS yang salah satunya dan yang paling banyak dicari yaitu Statistik Indonesia. Sedangkan untuk wilayah yang lebih kecil seperti provinsi dan kabupaten/kota dikeluarkan daerah dalam angka (dda).
Untuk publikasi yang dikeluarkan oleh BPS Kota Magelang yaitu :
Buku Kota Magelang Dalam Angka 2011 yang merupakan serial publikasi tahunan. Buku ini berisi informasi yang cukup komprehensif, dengan menyajikan data yang cukup beragam dari berbagai sumber. Buku ini menggambarkan Kota Magelang dari berbagai dimensi, yaitu: keadaan geografi, pemerintahan, penduduk dan tenaga kerja, kondisi sosial ekonomi, dan lainnya. Klik Di Sini !
Sumber : http://magelangkota.bps.go.id
Posting by Mohammad Nurdin
Untuk publikasi yang dikeluarkan oleh BPS Kota Magelang yaitu :
Buku Kota Magelang Dalam Angka 2011 yang merupakan serial publikasi tahunan. Buku ini berisi informasi yang cukup komprehensif, dengan menyajikan data yang cukup beragam dari berbagai sumber. Buku ini menggambarkan Kota Magelang dari berbagai dimensi, yaitu: keadaan geografi, pemerintahan, penduduk dan tenaga kerja, kondisi sosial ekonomi, dan lainnya. Klik Di Sini !
Sumber : http://magelangkota.bps.go.id
Posting by Mohammad Nurdin
Publikasi BPS : Kota Surakarta Dalam Angka 2010
Berikut ini adalah link ke alamat publikasi versi flippingbooks yang dikeluarkan oleh BPS yang salah satunya dan yang paling banyak dicari yaitu Statistik Indonesia. Sedangkan untuk wilayah yang lebih kecil seperti provinsi dan kabupaten/kota dikeluarkan daerah dalam angka (dda).
Untuk publikasi yang dikeluarkan oleh BPS Kota Surakarta yaitu :
Kota Surakarta Dalam Angka 2010. Klik Di Sini !
Sumber : http://surakartakota.bps.go.id
Posting by Mohammad Nurdin
Untuk publikasi yang dikeluarkan oleh BPS Kota Surakarta yaitu :
Kota Surakarta Dalam Angka 2010. Klik Di Sini !
Sumber : http://surakartakota.bps.go.id
Posting by Mohammad Nurdin
Minggu, 08 Januari 2012
Minggu, 17 April 2011
BAB 8 - PEMBANGUNAN MANUSIA
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menunjukkan tingkat kemajuan manusia secara umum, angka ini dapat mencerminkan capaian kemajuan di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Dengan melihat perkembangan angka IPM tiap tahun, tampaknya kemajuan yang dicapai Kabupaten Brebes dalam pembangunan manusia tidak terlalu signifikan, bahkan Kabupaten Brebes merupakan salah satu kabupaten yang IPMnya berada pada posisi bawah, yaitu peringkat ke 35 se Jawa Tengah. Angka IPM Kabupaten Brebes pada tahun 2008 sebesar 67,08 dan mengalami sedikit peningkatan menjadi 67,69 pada tahun 2009.
Rendahnya angka IPM ini tentu saja disebabkan karena tiga hal pendukung IPM yaitu bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi masih menunjukan seperti angka harapan hidup, angka melek huruf, rata-rata lama sekolah dan pengeluaran perkapita yang masih rendah.
*** Tahukah Anda
Jumlah keluarga pra sejahtera pada tahun 2009 di Kabupaten Brebes berdasarkan kriteria BKKBN mencapai 106.989 KK, atau 21,43% dari total keluarga.
Tingkat kemiskinan di Kabupaten Brebes juga masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan tingkat kemiskinan Jawa Tengah. Persentase penduduk miskin Kabupaten Brebes pada tahun 2008 mencapai 25,98 persen. Sedangkan pada tahun 2009 turun menjadi 24,39 persen. Meskipun turun pada tahun 2009, tetapi angkanya masih relatif tinggi. Tahun 2009 jumlah penduduk miskin mencapai 432,40 ribu jiwa.
Sumber Data : BPS Kabupaten Brebes, Statistik Daerah Kabupaten Brebes 2010, Brebes, 2010
Posting by Mohammad Nurdin
BAB 2 - PEMERINTAHAN (2)
*** Tahukah Anda
Dua belas persen adalah anggota DPRD Kabupaten Brebes periode 2009-2014 wanita.
Berdasarkan data APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Brebes tercatat pada tahun 2009 Pendapatan mencapai 945,92 milyar rupiah, naik dari Pendapatan tahun sebelumnya yaitu sekitar 2,3 persen. Untuk Belanja, pada tahun 2009 tercatat 926,53 milyar rupiah, mengalami penurunan dari Belanja tahun sebelumnya sekitar 4,8 persen. Kontribusi PAD dalam menyumbang nilai pendapatan pada tahun 2009 sebesar 80,27 milyar rupiah (sekitar 8,49 persen) sementara itu DAU berkontribusi sebesar 716,59 milyar rupiah (sekitar 75,76 persen). Baik PAD dan DAU pada tahun 2009 keduanya mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.
Sumber Data : BPS Kabupaten Brebes, Statistik Daerah Kabupaten Brebes 2010, Brebes, 2010
Posting by Mohammad Nurdin
Kamis, 14 April 2011
Bab 2 - Pemerintahan (1)
Pada tahun 2009 jumlah Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Brebes mengalami peningkatan dari 13.292 orang pada tahun 2008 menjadi 13.522 orang pada tahun 2009. Dengan komposisi pada tahun 2009 adalah Golongan I sebanyak 466 orang, Golongan II sebanyak 3.068 orang, Golongan III sebanyak 5.332 dan Golongan IV sebanyak 4.656 orang. Jadi PNS terbanyak adalah Golongan III.
Jika kita lihat jumlah Pegawai Negeri Sipil berdasarkan pendidikannya, maka pada tahun 2009 jumlah PNS terbanyak adalah dengan latar belakang pendidikan Diploma (baik D1, D2 maupun D3) yaitu sebanyak 5.902 orang, disusul kemudian PNS dengan latar belakang pendidikan S1 sebanyak 3.406 orang dan pendidikan SLTA sebanyak 2.871 orang. Sementara itu jenjang pendidikan S2 hanya 112 orang dan S3 hanya 1 orang.
Sumber : BPS Kabupaten Brebes, Statistik Kabupaten Brebes 2010, Brebes, 2010
Posting by Mohammad Nurdin
Senin, 11 April 2011
GEOGRAFI DAN IKLIM
Sebagai salah satu kabupaten di wilayah Propinsi Jawa Tengah, Brebes berada di sepanjang pantai utara Laut Jawa, memanjang ke selatan berbatasan dengan wilayah Karesidenan Banyumas. Sebelah timur berbatasan dengan Kota Tegal dan Kabupaten Tegal, serta sebelah barat berbatasan dengan Propinsi Jawa Barat. Letaknya antara 6044’ – 7021’ Lintang Selatan dan antara 108041’ – 109011’.Dengan luas wilayah 1.662,96 km2, terbagi menjadi tanah sawah sebesar 627,03 km2 (37,71%) dan tanah kering sebesar 1.035,93 km2 (62,29%). Tanah sawah merupakan sawah berpengairan 73,50%, dan sisanya 26,50% merupakan sawah tadah hujan.
*** Tahukah Anda
Dari seluruh luas lahan di Kabupaten Brebes, sekitar 37,71% digunakan untuk lahan sawah.
Rata-rata curah hujan di Kabupaten Brebes dalam satu tahun mencapai 1.853 mm dengan jumlah hari hujan sebanyak 117 hari. Curah hujan tertinggi tercatat 2.574 mm dan hari hujan sebanyak 177 hari terjadi di Kecamatan Bumiayu. Daerah dengan curah hujan tinggi terutama terdapat di wilayah Brebes selatan yang merupakan dataran tinggi. Sementara itu curah hujan terrendah tercatat 1.221 mm dan hari hujan sebanyak 53 hari terjadi di Kecamatan Wanasari. Curah hujan yang tidak begitu tinggi memang banyak terjadi di kecamatan-kecamatan yang berada di posisi utara.
Sumber Data : BPS Kabupaten Brebes, Statistik Daerah Kabupaten Brebes 2010, Brebes, 2010
Posting by Mohammad Nurdin
Penduduk Brebes
Jumlah Penduduk Kabupaten Brebes pada tahun 2009 tercatat 1.752.128 jiwa, terdiri dari 873.062 jiwa penduduk laki-laki dan 879.066 jiwa penduduk perempuan. Dari tahun ke tahun jumlah penduduk Kabupaten Brebes terus bertambah, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2008) telah bertambah sebanyak 4.698 jiwa atau sebesar 0,27 persen. Sedangkan bila dibandingkan dengan kondisi lima tahun yang lalu penduduk Kabupaten Brebes bertambah sebesar 29.822 jiwa atau pertumbuhan rata-rata per tahun 0,35 %. Sehingga walaupun jumlah penduduk semakin tahun bertambah namun pertumbuhan dari tahun ke tahun mempunyai kecenderungan menurun.Distribusi penduduk Kabupaten Brebes belum tersebar secara merata, dimana sebaran penduduk terbanyak di Kabupaten Brebes adalah Kecamatan Bulakamba 158.560 jiwa atau 9,05%, Kecamatan Brebes 156.116 jiwa atau 8,91 %, dan Kecamatan Larangan sebanyak 140.666 jiwa atau 8,03 %, sedangkan sebaran penduduk paling kecil adalah Kecamatan Salem sebanyak 56.763 jiwa atau 3,24%. Hal ini juga banyak dipengaruhi oleh letak geografis kecamatan yang berbeda.
Angka sex raio tiga tahun terakhir tercatat dibawah angka 100, hal ini menunjukan bahwa jumlah penduduk perempuan lebih banyak dibandingkan jumlah penduduk laki-laki. Tahun 2009 sex ratio tercatat 99,32. Tahun 2008 dan 2007 masing-masing tercatat 99,40 dan 99,43.
Sumber Data : BPS Kabupaten Brebes, Statistik Daerah Kabupaten Brebes 2010, Brebes, 2010
Posting by Mohammad Nurdin
Angka sex raio tiga tahun terakhir tercatat dibawah angka 100, hal ini menunjukan bahwa jumlah penduduk perempuan lebih banyak dibandingkan jumlah penduduk laki-laki. Tahun 2009 sex ratio tercatat 99,32. Tahun 2008 dan 2007 masing-masing tercatat 99,40 dan 99,43.
Sumber Data : BPS Kabupaten Brebes, Statistik Daerah Kabupaten Brebes 2010, Brebes, 2010
Langganan:
Postingan (Atom)






