Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label 2018. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2018. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Februari 2020

Fenomena IPM : Gerakan Kembali Sekolah (GKS) Kab. Brebes Merupakan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2019

JAKARTA - Keterjangkauan pelayanan dasar seperti akses terhadap pendidikan, menjadi masalah di Kabupaten Brebes karena luas wilayah dan jumlah penduduknya yang besar. Pada tahun 2018, tercatat 16.874 anak di Kabupaten Brebes tidak bersekolah. Menurut data yang dirilis tahun 2018 oleh Indonesia Development Forum, angka anak tidak sekolah paling banyak ditemukan di Kecamatan Bantarkawung yang mencapai 1.980 anak dan Losari 1.899 anak. Melihat kenyataan tersebut, Pemerintah Kabupaten Brebes meluncurkan inovasi Gerakan Kembali Bersekolah (GKB).
Dampak dari lahirnya inovasi ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Sebanyak 1.212 anak telah dikembalikan ke sekolah pada tahun 2017 dan 4.074 anak pada tahun 2018. Lebih lanjut, Gerakan Kembali Bersekolah dibangun untuk membantu pemerintah meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di bidang pendidikan serta memutus rantai kemiskinan antar generasi. “Sebelumnya, masyarakat ogah-ogahan bersekolah karena faktor ekonomi orang tua, motivasi rendah, bekerja, dan disabilitas. Tapi sekarang perlahan berubah,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes Djoko Gunawan saat Presentasi dan Wawancara Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di Kantor Kemenerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) beberapa waktu lalu.

Minggu, 09 Februari 2020

Upah Minimum Regional Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah menandatangani surat keputusan tentang upah minimum kabupaten/kota (UMK) tahun 2018. Surat keputusan tersebut ditandatangani pada 20 November 2017.
Adapun nominal UMK 2018 yang telah disetujui oleh Gubernur Jateng yaitu ;
1. Kota Semarang : Rp 2.310.087,50
2. Kabupaten Demak : Rp 2.065.490
3. Kabupaten Kendal : Rp 1.929.458
4. Kabupaten Semarang : Rp 1.900.000
5. Kota Salatiga : Rp 1.735.930,06

Selasa, 04 Februari 2020

Komoditas Unggulan Tanaman Perkebunan Tahunan 2018

Komoditas Unggulan  Tanaman Perkebunan Tahunan 2018 yang dihitung dari Lembar Kerja pada tahun 2018 di Kabupaten Brebes hanya 2 komoditas utama saja yaitu Tanaman Cengkeh yang sebesar 81,80 persen dan Komoditas Kelapa Dalam sebesar 10,68 persen.

Posting by Mohammad Nurdin

Komoditas Unggulan Tanaman Perkebunan Semusim 2018

Komoditas Unggulan  Tanaman Perkebunan Semusim 2018 yang dihitung dari Lembar Kerja pada tahun 2018 di Kabupaten Brebes hanya 1 komoditas utama dan terbesar yaitu Tanaman Tebu yang sebesar 99,78 persen.
Komoditas ini naik dari 9.241,25 ton pada tahun 2018 menjadi 9.304,09 ton pada tahun 2019. Ini berarti meningkat sebesar 0,68 persen.

Posting by Mohammad Nurdin

Senin, 14 Oktober 2019

Nilai investasi di Kabupaten Brebes pada 2018 ini telah mencapai Rp 2 triliun

Nilai investasi di Kabupaten Brebes pada 2018 ini telah mencapai Rp 2 triliun. Untuk semakin menyehatkan investasi di Brebes, Pemkab kini juga telah membentuk satuan tugas (Satgas) yang diketuai oleh Sekda Brebes. Pembentukan satgas tersebut dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi para investor yang akan menanamkan investasinya

Sumber : https://semarang.bpk.go.id/?p=13594


Posting by Mohammad Nurdin

Rabu, 17 Juli 2019

Fenomena Perekonomian Brebes 2018 : Pergudangan

Bulog membangun Gudang penyimpanan dengan Sistem Pengkondisian Udara (Controlled Atmosphere Storage/CAS). Luas lahan adalah 7.830 meter persegi. Luas bangunan 3.686 meter persegi. Termasuk gudang untuk menjemur bawang juga disediakan dengan luas 391 meter persegi. 
Posting by Mohammad Nurdin

Fenomena Perekonomian Brebes 2018 : Industri Pengolahan

38 investor berminat menanam investasinya di Kabupaten Brebes dan mendirikan pabrik. Perpindahan perusahaan dari kawasan Jabodetabek ke Brebes seperti perusahaan sepatu Adidas (PT. Bintang Indokarya Gemilang) yang berorientasi ekspor, perusahaan rokok (PT. Gudang Garam), perusahaan garmen (PT. Yeon Heung Mega Sari) dan masih beberapa lagi lainnya. Padahal bertahun-tahun sebelumnya perusahaan-perusahaan manufaktur tersebut mendirikan pabrik di wilayah Jabodetabek.
Posting by Mohammad Nurdin

Feromena Perekonomian Brebes 2018 : Penggalian

Koperasi Garam Rakyat di Brebes Pasok Garam untuk Kebutuhan Industri Farmasi. KKP melalui Direktorat Jasa Kelautan terus mendukung peningkatan kualitas garam rakyat. 
Posting by Mohammad Nurdin

Fenomena Perekonomian Brebes 2018 : Peternakan

1.200 ekor pedet atau anak sapi hasil inseminasi buatan (IB) dipanen di Desa Pamulihan Kecamatan Larangan adalah program yang dikembangkan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan  Brebes.

Posting by Mohammad Nurdin

Fenomena Perekonomian Brebes Tahun 2018 : Pertanian

Dilanda kemarau, petani beralih dari menanam padi menjadi jagung atau bawang merah

Posting by Mohammad Nurdin

Selasa, 12 Februari 2019

Berikut ini adalah konsep/definisi, tugas, tanggung jawab Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pengadaan dan hubungan kerja dengan Pelaku Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah lainnya berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018.
File bisa diunduh pada link di bawah ini :
https://mohnurdin.files.wordpress.com/2019/02/pjphp-berdasar-perpres-16-th-2018.pdf
Posting by Mohammad Nurdin

Rabu, 06 Februari 2019

PERAN PEJABAT/PANITIA PENERIMA HASIL PEKERJAAN DALAM PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH

 Ditulis oleh BDK Balikpapan
Oleh Abu Samman Lubis*

AbstrakPjPHP/PPHP adalah salah satu pelaku pengaadaan, tugasnya adalah memeriksa administrasi hasil pekerjaan dari penyedia. Sebagai kegiatan terakhir dari suatu pengadaan maka PjPHP/PPHP bertanggung jawab atas kebenaran barang/jasa yang diterima. Tanpa adanya serah terima barang maka tidak dapat dibayarkan kepada Penyedia. Tanggung jawab mempunyai konsekuensi hukum yang berupa sanksi, baik ringan, sedang, maupun berat.


PERTUMBUHAN PRODUKSI INDUSTRI MANUFAKTUR BESAR DAN SEDANG JAWA TENGAH TAHUN 2018

Produksi industri manufaktur besar dan sedang di Jawa Tengah tahun 2018 terhadap tahun sebelumnya menunjukkan kenaikan sebesar 4,82 persen. Pertumbuhan produksi di tahun ini lebih tinggi 2,85 poin dari tahun 2016 yang tumbuh 1,97 persen. Angka ini juga merupakan yang tertinggi selama kurun waktu lima tahun terakhir (2014-2018).
Kelompok industri manufaktur besar dan sedang yang mengalami kenaikan pertumbuhan produksi cukup besar adalah :
• Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus (Tidak Termasuk Furnitur) dan Barang Anyaman dari Bambu, Rotan dan Sejenisnya naik 27,49 persen
• Industri Furnitur Jadi naik 24,72 persen
• Industri Tekstil naik 11,40 persen
Kelompok industri manufaktur besar dan sedang yang mengalami penurunan pertumbuhan produksi cukup besar pada tahun 2018 adalah kelompok industri :
• Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik turun 13,07 persen
• Industri Logam Dasar turun 11,20 persen
• Industri Kertas dan Barang dari Kertas turun 8,42 persen

Sumber : https://jateng.bps.go.id/pressrelease/2019/02/01/1123/produksi-industri-manufaktur-besar-dan-sedang--q-to-q--provinsi-jawa-tengah-pada-triwulan-iv-tahun-2018-turun-sebesar-1-96-persen-.html
 
Posting by Mohammad Nurdin

Kamis, 08 Maret 2018

Ringkasan Berita Ekonomi Kab. Brebes Januari 2018

Berikut ini adalah ringkasan berita dari surat kabar Radar Tegal - Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal yang berkaitan dengan fenomena ekonomi di Kabupaten Brebes :

1. Tegal : Radar Tegal (20 Januari 2018) , halaman 1: “Kebijakan Cantrang Tidak Konsisten”
Kementerian Kelautan dan Perikanan belum terlihat mau mengubah peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015 tentang pelarangan catrang.