Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label tangga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tangga. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Oktober 2015

Pendapatan Nasional : Tabel-tabel Produk Domestik Bruto (Lapangan Usaha)

Tabel 1. Distribusi PDB Triwulanan Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha (Persen), 2000-2014
Tabel 2. Laju Pertumbuhan Kumulatif PDB Menurut Lapangan Usaha (Persen), 2001-2014
Tabel 3. Laju Pertumbuhan PDB Atas Dasar Harga Konstan 2000 Menurut Lapangan Usaha (Persen), 2000-2014
Tabel 4. Laju Pertumbuhan PDB Beberapa Negara Menurut Harga Konstan (Persen), 2008-2012
Tabel 5. Laju Pertumbuhan PDB per Kapita Beberapa Negara Menurut Harga Konstan (Persen), 2008-2012
Tabel 6. Laju Pertumbuhan PDB Q ke Q Menurut Lapangan Usaha (Persen), 2001-2014
Tabel 7. Laju Pertumbuhan PDB Y ke Y Menurut Lapangan Usaha, 2001-2014 (Persen)
Tabel 8. Laju Pertumbuhan Produk Domestik Bruto dan Produk Domestik Bruto per Kapita Atas Dasar Harga Konstan 2010, 2011-2014 (persen)
Tabel 9. PDB Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha (Miliar Rupiah), 2000-2014
tabel 10. PDB Atas Dasar Harga Konstan 2000 Menurut Lapangan Usaha (Miliar Rupiah), 2000-2014
Tabel 11. PDB Menurut Jenis Pengeluaran, Produk Nasional Bruto, dan Pendapatan Nasional Atas Dasar Harga Berlaku (Miliar Rupiah), 2000-2013
Tabel 12. PDB Menurut Jenis Pengeluaran, Produk Nasional Bruto, dan Pendapatan Nasional Atas Dasar Harga Konstan 2000 (Miliar Rupiah), 2000-2013
Tabel 13. PDB Per Kapita, Produk Nasional Bruto Per Kapita dan Pendapatan Nasional Per Kapita (Rupiah), 2000-2013
Tabel 14. PDB Triwulanan Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha(Miliar Rupiah), 2000-2014
Tabel 15. PDB Triwulanan Atas Dasar Harga Konstan 2000 Menurut Lapangan Usaha (Miliar Rupiah), 2000-2014
Tabel 16. Peringkat Indonesia Dibandingkan Negara Lain
Tabel 17. Perkembangan Beberapa Agregat Pendapatan dan Pendapatan per Kapita Atas Dasar Harga Berlaku, 2010-2014
Tabel 18. Perkembangan Produk Domestik Bruto dan Produk Domestik Bruto per Kapita Atas Dasar Harga Konstan 2010, 2010-2014
Tabel 19. [Seri 2010] Distribusi PDB Seri 2010 Triwulanan Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha (Persen), 2010-2014
Tabel 20. [Seri 2010] Laju Implisit PDB Seri 2010 Triwulanan terhadap Triwulan Sebelumnya (Persen), 2010-2014
Tabel 21. [Seri 2010] Laju Implisit PDB Seri 2010 Triwulanan terhadap Triwulan yang Sama Tahun Sebelumnya (Persen), 2010-2014
Tabel 22. [Seri 2010] Laju Pertumbuhan PDB Atas Dasar Harga Konstan 2010 Kumulatif (Persen), 2010-2014
Tabel 23. [Seri 2010] Laju Pertumbuhan PDB Atas Dasar Harga Konstan 2010 terhadap Triwulan Sebelumnya (Persen), 2010-2014
Tabel 24. [Seri 2010] Laju Pertumbuhan PDB Atas Dasar Harga Konstan 2010 terhadap Triwulan yang Sama Tahun Sebelumnya (Persen), 2010-2014
Tabel 25. [Seri 2010] PDB Seri 2010 Triwulanan Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha (Miliar Rupiah), 2010-2014
Tabel 26. [Seri 2010] PDB Triwulanan Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha (Miliar Rupiah), 2010-2014
Tabel 27. [Seri 2010] Distribusi PDB Seri 2010 Triwulanan Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha (Persen), 2015
Tabel 28. [Seri 2010] Indeks Implisit PDB Seri 2010 (Persen), 2015
Tabel 29. [Seri 2010] Laju Implisit PDB Seri 2010 (Persen), 2015
Tabel 30. [Seri 2010] Laju Pertumbuhan PDB Seri 2010 (Persen), 2015
Tabel 31. [Seri 2010] PDB Seri 2010 Triwulanan Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha (Miliar Rupiah), 2015
Tabel 32. [Seri 2010] PDB Triwulanan Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha (Miliar Rupiah), 2015

Tabel-tabel bisa diakses pada link berikut ini :


Posting by Mohammad Nurdin

Pendapatan Nasional : Metode Penghitungan


Untuk menghitung angka-angka PDB ada tiga pendekatan yang dapat digunakan, yaitu :

1. Menurut Pendekatan Produksi 
PDB adalah jumlah nilai tambah atas barang dan jasa yang dihasilkan oleh berbagai unit produksi di wilayah suatu negara dalam jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun). Unit-unit produksi tersebut dalam penyajian ini dikelompokkan menjadi 9 lapangan usaha (sektor) yaitu :
Pertanian, Peternakan, Kehutanan dan Perikanan
Pertambangan dan Penggalian
Industri Pengolahan
Listrik, Gas dan Air Bersih
Konstruksi
Perdagangan, Hotel dan Restoran
Pengangkutan dan Komunikasi
Keuangan, Real Estate dan Jasa Perusahaan
Jasa-jasa termasuk jasa pelayanan pemerintah. Setiap sektor tersebut dirinci lagi menjadi sub-sub sektor.


Pendapatan Nasional : Konsep dan Definisi

PENGERTIAN PENDAPATAN NASIONAL

Salah satu indikator penting untuk mengetahui kondisi ekonomi di suatu negara dalam suatu periode tertentu adalah data Produk Domestik Bruto (PDB), baik atas dasar harga berlaku maupun atas dasar harga konstan. PDB pada dasarnya merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu negara tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. PDB atas dasar harga berlaku menggambarkan nilai tambah barang dan jasa yang dihitung menggunakan harga yang berlaku pada setiap tahun, sedangkan PDB atas dasar harga konstan menunjukkan nilai tambah barang dan jasa tersebut yang dihitung menggunakan harga yang berlaku pada satu tahun tertentu sebagai dasar.
PDB atas dasar harga berlaku dapat digunakan untuk melihat pergeseran dan struktur ekonomi, sedang harga konstan digunakan untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi dari tahun ke tahun.
Dari data PDB dapat juga diturunkan beberapa indikator ekonomi penting lainnya, seperti :


Kamis, 01 Oktober 2015

Jumlah Rumah Tangga Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 : Tabel 3 Jumalh Rumah Tangga Total


Posting by Mohammad Nurdin

Jumlah Rumah Tangga Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 : Tabel 2 Jumlah Rumah Tangga Perdesaan



Posting by Mohammad Nurdin

Jumlah Rumah Tangga Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 : Tabel 1 Jumlah Rumah Tangga Perkotaan



Posting by Mohammad Nurdin

Jumlah Rumah Tangga Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 : Ulasan


Berapa jumlah rumah tangga di Provinsi Jawa Tengah? Barangkali ada yang bertanya? berikut jawabannya adalah 9 juta rumah tangga lebih tepatnya 9.009.084 rumah tangga. Ini adalah angka hasil proyeksi penduduk berdasarkan data Sensus Penduduk Tahun 2010 yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik.

Sepuluh kabupaten/kota dengan jumlah rumah tangga terbesar adalah sebagai berikut :
1. Kabupaten Brebes sebanyak 462.950 rumah tangga
2. Kabupaten Cilacap sebanyak 455.541 rumah tangga
3. Kabupaten Semarang sebanyak 441.747 rumah tangga
4. Kabupaten Banyumas sebanyak 438.222 rumah tangga
5. Kabupaten Grobogan sebanyak 389.487 rumah tangga
6. Kabupaten Tegal sebanyak 361.546 rumah tangga
7. Kabupaten Pati sebanyak 358.091 rumah tangga
8. Kabupaten Klaten sebanyak 333.122 rumah tangga
9. Kabupaten Magelang sebanyak 333.076 rumah tangga
10. Kabupaten Pemalang sebanyak 317.586 rumah tangga


Kamis, 22 Januari 2015

Informasi Statistik Bulan April 2015 : Rumah Tangga Pertanian Menurut Subsektor (Hasil ST2013)

Jumlah Rumah Tangga Pertanian Menurut Subsektor (Hasil ST2013)
- Jumlah Rumah Tangga Tanaman Pangan : 17,73 Juta
- Jumlah Rumah Tangga Hortikultura         : 10,60 Juta
- Jumlah Rumah Tangga Perkebunan          : 12,77 Juta
- Jumlah Rumah Tangga Peternakan           : 12,97 Juta
- Jumlah Rumah Tangga Perikanan             : 1,97 Juta
- Jumlah Rumah Tangga Kehutanan            : 6,78 Juta
- Jumlah Rumah Tangga Jasa Pertanian       : 1,08 Juta

Jumlah rumah tangga usaha pertanian hasil ST2013, sebanyak 26,14 juta rumah tangga. Subsektor tanaman pangan mendominasi rumah tangga usaha pertanian (17,73 juta rumha tangga).
Rumah Tangga Usaha Pertanian adalah rumah tangga yang salah satu atau lebih anggota  rumah tangganya  mengelola usaha pertanian dengan tujuan sebagian atau seluruh hasilnya untuk dijual, baik usaha pertanian milik sendiri, secara bagi hasil, atau milik  orang lain dengan menerima upah, dalam hal ini termasuk jasa pertanian.

Sumber : BPS

Posting by Mohammad Nurdin

Kamis, 01 Januari 2015

Informasi Statistik Bulan Maret 2015 : Distribusi Rumah Tangga Pertanian Menurut Sumber Pendapatan/Penerimaan

Rata-rata pendapatan rumah tangga pertanian sebesar Rp. 26,56 juta per tahun yang berasal dari sektor pertanian Rp. 12,41 juta.
Distribusi rumah tangga menurut sumber pendapatan/penerimaan berdasarkan hasil Sensus Pertanian 2013 (ST2013) adalah sebagai berikut :
1. Usaha di sektor pertanian sebesar 47 persen,
2. Usaha di luar sektor pertanian sebesar 21 persen,
3. Pendapatan/penerimaan lain dan transfer sebesar 13 persen,
4. Buruh pertanian sebesar 12 persen, dan
5. Buruh di luar pertanian sebesar 7 persen
 
Sumber : BPS

Posting by Mohammad Nurdin

Informasi Statistik Bulan Januari 2015 : Data Sebagai Landasan Pembangunan Yang Kokoh

BPS melakukan tiga jenis kegiatan yaitu sensus, survei, dan kompilasi administrasi untuk menghasilkan data dasar sebagai landasan pengambilan kebijakan pembangunan nasional.
Beberapa data penting adalah sebagai berikut :
- Inflasi Oktober 2014 sebesar 0,47 persen
- Defisit perdagangan luar negeri Indonesia pada Bulan September 2014 sebesar 270 juta Dollar Amerika
- Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) triwulan III tahun 2014 sebesar 5,01 persen
- Pada tahun 2013 di Indonesia sebagian besar rumah tangga pertanian adalah mengusahakan pertanian pada subsektor tanaman pangan (padi/palawija) yaitu sebanyak 17,73 juta rumah tangga
- Persentase penduduk miskin di Indonesia sebesar 11,25 persen
- Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia sebesar 5,94 persen

Sumber : BPS

Posting by Mohammad Nurdin