Posting by Mohammad Nurdin
Cari Blog Ini
Tampilkan postingan dengan label dari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dari. Tampilkan semua postingan
Senin, 15 Juni 2020
Dialog Dari Hati ke hati antara Hotman Paris dengan Aa Gym
Posting by Mohammad Nurdin
Senin, 18 November 2019
Manfaat Gula Merah Ternyata Lebih Unggul Dari Gula Pasir
Mengambil manfaat gula merah sebagai pemanis alternatif gula pasir cukup tepat, karena gula merah memiliki angka indeks glikemik yang rendah dan nutrisinya pun terbilang lebih banyak dibandingkan gula pasir yang hanya sekedar 'kalori kosong'.
Gula merah tentunya sudah sangat akrab dikalangan masyarakat Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat kita kerap menggunakannya sebagai pemanis pada masakan atau minuman, penetral rasa pahit jamu, isian kue dan banyak lagi.
Gula merah tentunya sudah sangat akrab dikalangan masyarakat Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat kita kerap menggunakannya sebagai pemanis pada masakan atau minuman, penetral rasa pahit jamu, isian kue dan banyak lagi.
Kamis, 30 Juli 2015
Wali Songo : Melacak Sejarah Walisongo Dari Dokumen-Dokumen Kuno Terpercaya
Sejarah masuknya Islam di Indonesia sungguh penuh dengan carut-marut karena sejak dahulu bangsa Indonesia memang lemah dalam sistem dokumentasi. Akibatnya, sejarah Indonesia sebelum datangnya bangsa Belanda selalu ada beberapa versi karena selalu ada distorsi dari pelaku sejarah maupun dari masyarakat yang meneruskan cerita tersebut kepada generasi berikutnya.
Sungguh suatu hal sangat memprihatinkan, bahwa sejarah lahirnya Islam di Jazirah Arabia yang terjadi pada abad ke-7 Masehi dan lahirnya Muhammad Shallallahu’alaihi wa Sallam [581 M], wafat [632 M] dan penggantinya Abu Bakar [632-634 M], Umar Bin Khotob [634-644 M], Usman Bin Affan [644-656 M], Ali Bin Abi Thalib [656-661 M] serta perkembangan Islam selanjutnya dapat terdokumentasi secara jelas. Namun sejarah masuknya Islam di Indonesia yang terjadi 7 abad setelahnya, justru tidak terdokumentasi secara pasti. Barangkali karena alasan itulah maka sejarah tentang walisongo juga penuh dengan carut-marut.
Sungguh suatu hal sangat memprihatinkan, bahwa sejarah lahirnya Islam di Jazirah Arabia yang terjadi pada abad ke-7 Masehi dan lahirnya Muhammad Shallallahu’alaihi wa Sallam [581 M], wafat [632 M] dan penggantinya Abu Bakar [632-634 M], Umar Bin Khotob [634-644 M], Usman Bin Affan [644-656 M], Ali Bin Abi Thalib [656-661 M] serta perkembangan Islam selanjutnya dapat terdokumentasi secara jelas. Namun sejarah masuknya Islam di Indonesia yang terjadi 7 abad setelahnya, justru tidak terdokumentasi secara pasti. Barangkali karena alasan itulah maka sejarah tentang walisongo juga penuh dengan carut-marut.
Sabtu, 27 September 2014
Do'a Memohon Kesembuhan Dari Penyakit
Beberapa hari yang lalu, ada anak dari teman saya yang masuk rumah sakit. Usianya sekitar 2 (dua) tahun. Kami, atas nama rombongan dari kantor menjeguk ke rumah sakit sebagai wujud perhatian dan rasa kekeluargaan di lingkungan kerja kami. Tetapi sebetulnya bukan itu yang hendak saya tuliskan di sini. Pada momen tersebut saya ditunjuk secara mendadak untuk memimpin do'a demi kesembuhan penyakit anak teman kami tersebut. Saya, seperti biasa tidak biasa menolak permintaan tersebut. Lalu saya coba baca do'a yang biasa dibacakan sebagian besar muslim di Indonesia (saya tidak tahu bagaimana do'a di luar negeri apalagi di negeri berbahasa Arab. Mungkin do'anya lebih panjang karena hal itu adalah bahasa sehari-hari mereka.
Rabu, 16 Juli 2014
Nashaihul Ibad : Tiga Bagian Dari Manusia
Luqman Hakim pernah berkata kepada putranya : "Wahai anakku, sesungguhnya sosok manusia itu terbagi menjadi tiga bagian :
1. sepertiga untuk Allah;
2. sepertiga untuk dirinya sendiri; dan
3. sepertiga untuk belatung.
Bagian yang untuk Allah adalah rohnya (yakni akan kembali kepada-Nya). Bagian yang untuk diri manuisa sendiriadalah amalnya (yakni balasannya akan kembali kepada dirinya, baik yang baik maupun buruk). Bagian yang untuk belatung adalah jasadnya (yakni ketika jasadnya telah dimasukkan ke dalam kubur)."
Sumber : Imam Nawawi Al-Bantani, Nashaihul Ibad : Nasihat-nasihat untuk Para Hamba menjadi Santun dan Bijak, Irsyad Baitus Salam, Bandung, 2005, cet. 3
Posting by Mohammad Nurdin
1. sepertiga untuk Allah;
2. sepertiga untuk dirinya sendiri; dan
3. sepertiga untuk belatung.
Bagian yang untuk Allah adalah rohnya (yakni akan kembali kepada-Nya). Bagian yang untuk diri manuisa sendiriadalah amalnya (yakni balasannya akan kembali kepada dirinya, baik yang baik maupun buruk). Bagian yang untuk belatung adalah jasadnya (yakni ketika jasadnya telah dimasukkan ke dalam kubur)."
Sumber : Imam Nawawi Al-Bantani, Nashaihul Ibad : Nasihat-nasihat untuk Para Hamba menjadi Santun dan Bijak, Irsyad Baitus Salam, Bandung, 2005, cet. 3
Posting by Mohammad Nurdin
Senin, 30 Juni 2014
Do'a-do'a Pilihan : Do’a Agar Dijauhkan dari Sifat Ingkar Terhadap Allah dan Rasul-Nya
Aamanar
rasuulu bimaa unzila ilaihi mirrabbihi wal mukminuun. Kullun aamana billaahi wa
malaa-ikatihi wa kutubihi wa rusuli. La nufarriqu baina ahadim mir rusulih. Wa
qaaluu sami’naa wa ‘atha’naa ghufraanaka rabbana wa ilaikal mashiir. La
yukallifullaahu nafsan illa wus’aha. Lahaa ma kasabat wa ilaihaa maktasabat.
Rabbana laa tu-akhidznaa innasinaa au-akhthakna. Rabbana wa hamaltahuu ‘alal
ladziina ming qablina. Rabbana wa laa tuhammilnaa maa laa thaaqatha lanaa bih.
Wa’fuannaa waghfirlanaa warhamna anta maulaanaa fansurnaa ‘alal qaumil
kaafiriin.
“Rasul
telah beriman kepada al-Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya,
demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah juga
beriman pada malaikat-malaikat Allah, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya.
Mereka mengatakan, ‘Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun (dengan
yang lain) dari rasul-rasul-Nya’ dan mereka mengatakan, ‘kami dengar dan kami
taat,’ (mereka berdo’a), ‘Ampunilsh kami, ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah
tempat kembali.’ Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.
Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya. (Mereka berdo’a), ‘Yan
Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau membuat kesalahan.
Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kami beban yang berat sebagaimana
Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah
Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Berilah
kami maaf, ampunilah kami dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami maka
tolonglah kami terhadap kaum kafir.”
(QS.
Al-Baqarah [2]: 285-286)
Posting by Mohammad Nurdin
Do'a-do'a Pilihan : Do’a Untuk Terhindar dari Kekafiran dan Kekufuran
Allaahumma
innii a’udzubika minal kufri wal fakr. Wa a’udzubika min ‘adzaabil qabr. Laa
ilaaha illaa anta.
“Ya
Allah aku berlindung kepada-Mu dari kekafiran dan kekafiran dan aku berlindung
kepada-Mu dari siksa kubur. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah, melainkan
Engkau.”
Sumber
: Rasyida Harun, Doa-doa Pilihan Penghapus Dosa-dosa Besamu, Bening,
Jogjakarta, 2011
Posting by Mohammad Nurdin
Langganan:
Postingan (Atom)



