Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label merah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label merah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Februari 2020

Fenomena Ekonomi Brebes 2020 : Petani Bawang Merah di Kec. Wanasari Gagal Panen

Diperoleh dari Brebes, detikFinance sbb :
Petani mengaku rugi karena tanaman miliknya dipastikan mati membusuk dan tidak bisa dipanen.
Lahan bawang merah yang terendam tersebar di lima desa di Kecamatan Wanasari. Lima desa itu masing masing Desa Wanasari, Tanjungsari, Sisalam, Sidamulya dan Sigentong.
Banjir yang menenggelamkan tanaman bawang ini akibat guyuran hujan pada akhir tahun.Â
Tanaman bawang yang terkena banjir rata rata berumur 15-25 hari. Bisa dipastikan, tanaman tersebut mati akan membusuk dan tidak bisa dipanen.
Sejak tanaman terendam banjir, tidak terlihat petani yang melakukan panen dini. 
Selain merugikan petani, banjir ini juga membuat bangkrut para penyuplai air. Penyuplai air ini adalah mereka yang mengambil air dari sungai dengan mesin pompa dan membagikannya ke petani. Mereka akan menerima bayaran setiap kali panen sebesar Rp 400 ribu tiap kotak sawah. 

Sumber : https://finance.detik.com/foto-bisnis/d-4843020/tanaman-bawang-di-brebes-gagal-panen-akibat-banjir/6?zoom

Posting by Mohammad Nurdin

Senin, 18 November 2019

Manfaat Gula Merah Ternyata Lebih Unggul Dari Gula Pasir

Mengambil manfaat gula merah sebagai pemanis alternatif gula pasir cukup tepat, karena gula merah memiliki angka indeks glikemik yang rendah dan nutrisinya pun terbilang lebih banyak dibandingkan gula pasir yang hanya sekedar 'kalori kosong'.
Gula merah tentunya sudah sangat akrab dikalangan masyarakat Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat kita kerap menggunakannya sebagai pemanis pada masakan atau minuman, penetral rasa pahit jamu, isian kue dan banyak lagi.


Minggu, 26 Februari 2017

Apa Komoditas Pertanian Unggulan Di Kabupaten Brebes?

Kabupaten Brebes adalah kabupaten dengan kontribusi kategori/sektor pertanian yang cukup besar dan bahkan terbesar dibandingkan yang lainnya yatu sebesar 40,92 persen. Lalu pertanyaannya adalah bila kategori pertanian adalah merupakan unggulan maka komoditas pertanian apa yang menjadi unggulan di kabupaten Brebes. Sebagaimana kita ketahui pada artikel sebelumnya bahwa Nilai Tambah Bruto (NTB) pertanian adalah sebesar 10,01 Trilyun Rupiah.
Berdasarkan data BPS Kabupaten Brebes diperoleh 20 komoditas unggulan di Kabupaten Brebes pada tahun 2015. Data NTB yang digunakan menggunakan atas dasar harga konstan (adhk) 2010. Berikut komoditasnya yaitu :
1. Bawang Merah dengan NTB sebesar 1,64 Trilyun Rupiah(16,42 persen); 2. Padi sebesar 1,30 Trilyun Rupiah (13,00 persen); 3. Mangga sebesar 295,33 Milyar Rupiah (2,95 persen); 4. Jagung sebesar 196,11 Milyar Rupiah (1,96 persen); 5. Telur Ayam Ras sebesar 160,68 Milyar Rupiah (1,60 persen); 6. Kentang sebesar 157.70 Milyar Rupiah (1,57 persen); 7. Cabe Rawit sebesar 139,42 Milyar Rupiah (1,39 persen); 8. Ayam Buras sebesar 129,16 Milyar Rupiah (1,29 persen); 9. Cabe Besar sebesar 127,41 Milyar Rupiah (1,27 persen); 10. Ayam Ras Pedaging sebesar 101,40 Milyar Rupiah (1,01 persen); 11. Pisang sebesar 91,79 Milyar Rupiah (0,92 persen); 12. Durian sebesar 78,25 Milyar Rupiah (0,78 persen); 13. Tebu sebesar 71,05 Milyar Rupiah (0,71 persen); 14. Telur Itik sebesar 64,61 Milyar Rupiah (0,65 persen); 15. Telur Ayam Buras sebesar 53,99 Milyar Rupiah (0,54 persen); 16. Kubis/Kol sebesar 52,00 Milyar Rupiah (0,52 persen); 17. Wortel sebesar 29,75 Milyar Rupiah (0,30 persen); 18. Ubi Kayu sebesar 26,07 Milyar Rupiah (0,26 persen); 19. Petai sebesar 21,48 Milyar Rupiah (0,21 persen); 20. Domba sebesar 21,26 Milyar Rupiah (0,21 persen); dan sisanya adalah komoditas lainnya sebesar 5,25 Trilyun Rupiah (52,42 persen).
Posting by Mohammad Nurdin

Sabtu, 25 Juni 2016

100 Kebiasaan Nabi : Makan Bawang Merah atau Putih

Nabi saw bersabda, "Barang siapa yang makan bawang putih atau bawang merah, maka hendaklah menjauhkan diri dari kami atau pula supayabia menjauhkan diri dari masjid."
(HR. Bukhari dan Muslim dari Jabir)
Posting by Mohammad Nurdin

Minggu, 02 Februari 2014

Manfaat Buah dan Sayuran Berwarna Merah

Buah dan Sayuran berwarna merah punya manfaat tersendiri. Contoh buah dan sayuran yang berwarna merah adalah seperti jambu biji, semangka, stroberi, anggur merah, apel merah, ceri (cherry), bawang merah, tomat, bit, kol merah, bayam merah, dan paprika merah.
Berikut ini zat yang dikandung oleh buah dan tanaman berwarna merah :

1. Likopen
Likopen memiliki manfaat anti-penuaan, melindungi kanker (seperti kanker prostat, kanker lambung, kanker otak, kanker kolon, dan kanker perut), menangkap radikal bebas pada sel tua, memperbaiki sel-sel yang mengalami kerusakan sehingga dapat mempertahankan fungsi mental serta fisik orang-orang lanjut usia, mempengaruhi resistensi hormon insulin dan meningkatkan toleransi terhadap gula serta mencegah terjadinya diabetes mellitus, mempengaruhi jumlah struktur, dan agresivitas sperma sehingga mampu meningkatkan kesuburan laki-laki, dan memcegah osteoporosis pada perempaun yang telah menopause.

Warna-warni Buah dan Sayuran

Allah SWT menciptakan buah dan sayuran penuh warna. Ternyata warna buah dan sayuran punya manfaat dan khasiat sendiri-sendiri. Para pakar gizi telah merekomendasikan agar kita sedikitnya mengonsumsi lima kelompok bahan pangan setiap hari, yaitu buah dan sayuran berwarna merah, putih, ungu (atau biru), kuning, dan hijau. Ternyata warna yang dihasilkan darai tumbuhan menunjukkan keberadaan fitokimia tertentu yang berkhasiat dalam pencegahan penyakit tertentu.
Dalam bukunya yang berjudul "Khasiat Warna-warni Makanan", profesor Made Astawan, staf pengajar ilmu dan teknologi pangan di Institut Pertanian Bogor, membeberkan beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari makanan dengan klasifikasi warna tertentu, yaitu : merah, putih, hijau, jingga (oranye), kuning, dan ungu (atau biru). Menurutnya, perbedaan warna pada setiap bahan pangan ini menunjukkan kandungan zat gizi dan senyawa fitokimia yang berbeda.

Referensi :
1. Rini Siswoyo, Tumpas Penyakit dengan Buah dan Sayuran Warna Ungu, Sakti, Yogyakarta, 2013.

Posting by Mohammad Nurdin

Selasa, 05 April 2011

Perkembangan Produksi Bawang Merah di Kabupaten Brebes 2001

Berikut ini tulisan saya pada web blog yang lain yaitu mohnurdin.wordpress.com :

Kabupaten Brebes terkenal sebagai daerah penghasil bawang merah (shallot). Dua tahun yang lalu yaitu pada tahun 1999, produksinya merupakan 75,08 persen dari produksi bawang merah seluruh Jawa Tengah. Selama tujuh tahun terakhir produksi Kabupaten Brebes selalu di atas 50 persen dari total produksi Jawa Tengah dan selama periode 1994 – 1999 kontribusi Brebes terus meningkat.

Selengkapnya bisa dilihat pada website berikut ini :
http://mohnurdin.wordpress.com/2010/08/10/perkembangan-produksi-bawang-merah-di-kabupaten-brebes-2001/#more-59

Posting by Mohammad Nurdin

Senin, 11 Oktober 2010

Tanaman Obat : Bawang Merah

Bawang Merah Cegah Sakit Jantung

Pengobatan yang paling baik setahu saya adalah dengan tanaman obat atau herba. Pengobatan dengan bahan kimia sering kali punya efek samping yang cukup besar. Obat kimia adalah racun yang bila salah diagnosa yang berujung salah memberi obat akan berdampak buruk bagi kesehatan, karena akan timbul penyakit baru atau berkurangnya daya kekebalan kita (immunitas). Maka sekarang sudah mulai banyak yang beralih ke obat-obatan dari tanaman atau herba. Salah satu tanaman yang punya khasiat obat adalah Bawang Merah. Berikut perikan beritanya.

Para ilmuwan mendapati bahwa bawang merah bisa membantu tubuh menyingkirkan kolesterol jahat penyebab serangan jantung dan stroke.

Pada saat yang sama bawang merah dapat mempertahankan kolesterol yang baik di dalam tubuh, yang membantu mencegah serangan jantung.

Para ilmuwan asal Hong Kong menghaluskan bawang merah dan memberikannya kepada hamster yang telah diberi diet tinggi kolesterol. Dalam delapan pekan mereka mendapati, kadar kolesterol buruk atau low density lipoprotein (LDL) turun rata-rata 20 persen.

Namun pada saat yang sama, tidak ditemukan adanya penurunan kolesterol baik atau high density lipoprotein (HDL).

Zhen Yu Chen yang memimpin penelitian di Universitas Hong Kong mengatakan, "Meskipun ada banyak penelitian tentang bawang, tapi masih sedikit diketahui bagaimana konsumsinya berinteraksi dengan gen manusia dan protein yang terlibat dalam metabolisme kolesterol di dalam tubuh."

"Dengan demikian penelitian kami membuktikan adanya interaksi antara bawang dengan enzim-enzim dalam mekanisme penurunan kolesterol," ujar Zhen.

Penelitian ini adalah yang pertama meneliti interaksi bawang merah dengan fungsi biologis. Hasilnya mendukung klaim yang mengatakan bahwa mengkonsumsi rutin bawang dapat mengurangi resiko penyakit jantung koroner," demikian Zhen.

Posting by Mohammad Nurdin