Sejarah masuknya Islam di Indonesia sungguh penuh dengan carut-marut karena sejak dahulu bangsa Indonesia memang lemah dalam sistem dokumentasi. Akibatnya, sejarah Indonesia sebelum datangnya bangsa Belanda selalu ada beberapa versi karena selalu ada distorsi dari pelaku sejarah maupun dari masyarakat yang meneruskan cerita tersebut kepada generasi berikutnya.
Sungguh suatu hal sangat memprihatinkan, bahwa sejarah lahirnya Islam di Jazirah Arabia yang terjadi pada abad ke-7 Masehi dan lahirnya Muhammad Shallallahu’alaihi wa Sallam [581 M], wafat [632 M] dan penggantinya Abu Bakar [632-634 M], Umar Bin Khotob [634-644 M], Usman Bin Affan [644-656 M], Ali Bin Abi Thalib [656-661 M] serta perkembangan Islam selanjutnya dapat terdokumentasi secara jelas. Namun sejarah masuknya Islam di Indonesia yang terjadi 7 abad setelahnya, justru tidak terdokumentasi secara pasti. Barangkali karena alasan itulah maka sejarah tentang walisongo juga penuh dengan carut-marut.
Cari Blog Ini
Tampilkan postingan dengan label walisongo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label walisongo. Tampilkan semua postingan
Kamis, 30 Juli 2015
Selasa, 14 Juli 2015
Wejangan Walisongo : Wejangan Syeh Ibrahim*
Berikut ini adalah 25 perkara wejangan atau pesan salah satu Walisanga yaitu Syeh Ibrahim (Maulana Malik Ibrahim)( - salah satu walisanga yang masih keturunan Rasulullah. Maulana Malik Ibrahim adalah adik kakek Susuhunan (Sunan) Ampel Denta (Raden Ali Rahmatullah atau Bong Swie Hoo)(1401 - 1481 M)**. nama lain dari Maulana Malik Ibrahim adalah Kakek Bantal, Susuhunan (Sunan) Tandhes, Sunan Raja wali, Wali Quthub, atau Mursyidul Auliya' Wali Sanga, Sayyidul Auliya' Wali Sanga.
Langganan:
Postingan (Atom)
