Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Lebih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lebih. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 November 2019

Manfaat Gula Merah Ternyata Lebih Unggul Dari Gula Pasir

Mengambil manfaat gula merah sebagai pemanis alternatif gula pasir cukup tepat, karena gula merah memiliki angka indeks glikemik yang rendah dan nutrisinya pun terbilang lebih banyak dibandingkan gula pasir yang hanya sekedar 'kalori kosong'.
Gula merah tentunya sudah sangat akrab dikalangan masyarakat Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat kita kerap menggunakannya sebagai pemanis pada masakan atau minuman, penetral rasa pahit jamu, isian kue dan banyak lagi.


Senin, 12 Agustus 2019

7 Penyebab Tumbuh Uban Lebih Cepat

Memiliki uban merupakan salah satu fase hidup yang hampir setiap orang akan alami. Tinggal menunggu waktu, apakah akan mulai dalam waktu cepat, atau menunggu hingga memasuki usia kepala empat. Namun, bagi sebagian orang yang mengalami pertumbuhan uban terlalu dini, hal ini akan menjadi tanda tanya. Dilansir laman Reader's Digest, berikut beberapa alasan uban tumbuh terlalu dini. 1. Keturunan Pertanyaan yang hampir selalu ada di benak adalah dari mana asal uban. Menurut profesor klinis dermatologi di Pusat Medis Langone University New York Doris Day, salah satu penyebanya bisa berasal dari genetik. Sebuah studi yang diterbitkan di Nature Communications menemukan satu varian gen yang terkait dengan uban. Temuan ini terungkap setelah para peneliti menganalisis rambut 6.000 orang Amerika Latin. Gen tersebut, menurut Day, diturunkan oleh orangtua. Hal tersebut persis seperti kebotakan yang juga bisa terjadi karena gen yang diturunkan orangtua. Baca juga: Mengapa Rambut Sudah Beruban di Usia Muda? 2. Memiliki kondisi autoimun Penyakit kulit autoimun yang disebut alopecia areata dapat menyebabkan rambut seperti beruban. Sebagaimana dijelaskan oleh National Alopecia Areata Foundation (NAAF), orang-orang dengan kondisi ini mengembangkan bercak-bercak kecil, bulat, dan halus di kulit kepala, dan mereka dapat sepenuhnya kehilangan rambut di kepala atau tubuh mereka. "Ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh menyerang folikel rambut, membuat rambut kamu rontok. Ketika tumbuh kembali, yang tumbuh adalah warna putih," jelas Day. 3. Lingkungan tercemar Polutan dan racun juga disebut dapat menyebabkan kamu lebih cepat beruban. Menurut studi, beberapa bahan kimia menghasilkan radikal bebas—atau stres oksidatif—yang merusak produksi melanin dan mempercepat penuaan rambut. 4. Stres Ketika kali pertama Presiden Obama menjabat Presiden AS, rambutnya berwarna gelap. Lima tahun kemudian, orang-orang mulai khawatir dia stres. Sebab rambut Obama benar-benar berubah menjadi abu-abu. Memang, hubungan keduanya kini masih diperdebatkan. Namun, menurut Day, stres akan mempercepat takdir genetik. Artinya, jika ada gen beruban yang dimiliki, stres dapat membuat rambut kamu menjadi lebih cepat beruban—kecuali jika ada upaya mengelola stres. 5. Terpapar asap rokok Asap rokok bisa menjadi salah satu penyebab rambut kamu beruban lebih cepat. Penelitian yang diterbitkan pada tahun 2013 menemukan, perokok memiliki peluang 2,5 kali lebih besar untuk memiliki uban dini. Hal ini diduga karena jumlah besar radikal bebas yang dihasilkan. Baca juga: Merokok Bisa Sebabkan Uban di Usia Muda? 6. Mengalami perubahan hormon Hormon bisa memengaruhi perubahan rambut dari waktu ke waktu, mulai dari tekstur, kepadatan, hingga warna. "Proses ini mulai paling terlihat ketika berusia 30 tahun," katanya.  Para ahli masih berusaha memahami dengan tepat bagaimana hormon seperti estrogen, progesteron, dan kortisol memengaruhi munculnya uban. 7. Usia Kamu mungkin tidak siap untuk beruban, tetapi rambut berkata lain. Produksi melanin berkurang seiring bertambahnya usia. Setiap dekade setelah kamu berusia 30 tahun, risiko kamu memiliki uban meningkat 10 hingga 20 persen.

Sumber :
https://lifestyle.kompas.com/read/2019/05/08/120217520/7-penyebab-tumbuh-uban-lebih-cepat?page=all


Posting by Mohammad Nurdin

Kamis, 19 November 2015

Nashaihul Ibad : Empat Perkara Jelek Dan Yang Lebih jelek

Empat Perkara Jelek Dan Yang Lebih jelek

Sebagian ahli bijak mengatakan : "Ada empat perkara jelek, namun masih ada empat perkara lain yang lebih jelek lagi, yaitu :
1. Perbuatan dosa yang dilakukan oleh kaum muda itu jelek, namun yang lebih jelek lagi adalah perbuatan dosa yang dilakukan oleh kakek-kakek.
2. Sibuk dengan segala macam urusan duniawi bagi orang yang bodoh itu jelek, namun yang lebih jelek lagi bila yang menyibukkan diri dengan urusan duniawi itu orang 'Alim.
3. Malas beribadah bagi orang awam adalah jelek, namun yang lebih jelek lagi bila malas beribadah itu dilakukan kalangan ulama dan santrinya.
4. Berlaku sombong bagi orang kaya adalah jelek, namun yang lebih jelek lagi adalah berlaku sombongnya orang fakir."
Rasulullah saw bersabda :
"Barang siapa yang bertambah ilmunya namun tidak bertambah kezuhudannya terhadap dunia maka ia tidak bertambah dari Allah, kecuali tambah jauh." (HR. dailami)

Nashaihul Ibad : Empat Perkara Baik Dan Yang Lebih Baik

Empat Perkara Baik Dan Yang Lebih Baik

Sebagian ahli bijak berkata : "Ada empat perkara yang nilainya baik, namun ada empat perkara lain yang nilainya jauh lebih baik lagi, yaitu :
1. Adanya rasa malu pada kaum lelaki adalah baik, namun yang lebih baik lagi bila rasa malu itu ada pada kaum wanita.
2. Adil pada setiap orang itu baik, namun rasa keadilan yang dimiliki oleh pemerintah itu jauh lebih baik lagi.
3. Tobatnya kakek-kakek itu baik, namun yang lebih baik lagi adalah tobatnya kaum muda.
4. Bermurah hatinya kaum kaya itu baik, namun yang lebih baik lagi adalah bermurah hatinya kaum fakir miskin."


Jumat, 18 September 2015

Nashaihul Ibad : Empat Perkara Baik dan Yang Lebih Baik

Sebagian ahli bijak berkata : "Ada empat perkara yang nilainya  baik, namun ada empat perkara lain yang nilainya  jauh lebih baik, yaitu :
1. Adanya rasa malu pada kaum lelaki adalah baik, namun yang lebih baik lagi bila rasa malu itu ada pada kaum wanita.
2. Adil pada setiap orang itu baik, namun rasa keadilan yang dimiliki oleh pemerintah itu jauh lebih baik lagi.
3. Tobatnya kakek-kakek itu baik , namun yang lebih baik lagi  adalah tobatnya kaum muda.
4. Bermurah hatinya kaum kaya itu baik, namun yang lebih baik lagi adalah bermurah hatinya kaum fakir miskin."

Keterangan : Nama asli penulis adalah Muhammad Nawawi bin 'Umar Al-Jawi dan dikenal sebagai Muhammad Nawawi Al-Bantani
Syarh Al-Munabbihaat 'Alal Isti'daad Li Yaumil Ma'aad karya Ibnu Hajar Al-Asqalani

Sumber : Imam Nawawi Al-Bantani, Nashaihul Ibad : Nasihat-nasihat Untuk Para Hamba Menjadi Santun dan Bijak, Irsyad Baitus Salam, Bandung, 2005

Posting by Mohammad Nurdin