Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label baru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label baru. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 November 2015

Mulai tahun ini (2015) Badan Pusat Statistik telah merllis angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) metode baru. Data yang dirilis adalah IPM tahun 2010 sampai dengan 2014. Satu hal yang sedikit membanggakan masyarakat Kabupaten Brebes adalah dengan metode baru, Kabupaten Brebes tidak lagi menjadi kabupaten peringkat terakhir (35) tetapi sedikit naik satu garis menjadi 34. Peringkat terakhir digantikan oleh Kabupaten Pemalang. Data yang menjadi Kabupaten Brebes naik adalah data PPP (Power Purcashing Parity) atau paritas daya beli.

Bila Anda berniat untuk mengetahui lebih lanjut tetang apa dan bagaimana metode penghitungan IPM tersebut maka Anda bisa mengunjungi dan men-download atau mengunduh pada alamat berikut ini :

http://ipm.bps.go.id/



atau Anda dapat men-download atau mengunduh pada alamt di bawah ini :


P
osting by Mohammad Nurdin

Selasa, 15 September 2015

Sekilas Mengenai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Metode Baru

Konsep Pembangunan Manusia
1. Manusia adalah kekayaan bangsa yang sesungguhnya. Pembangunan manusia menempatkan manusia sebagai tujuan akhir dari pembangunan, bukan alat dari pembangunan.
2. Tujuan utama pembangunan adalah menciptakan lingkungan yang memungkinkan rakyat untuk menikmati umur panjang, sehat, dan menjalankan kehidupan yang produktif (United Nation Development Progamme-UNDP).
3. Pembangunan manusia dide􀀨nisikan sebagai proses perluasan pilihan bagi penduduk (a process of enlarging people's choices).



Sabtu, 09 Juni 2012

Rahasia Keluarga Bahagia : Keluarga Menjadikan Diri Anda Baru

Kita mempunyai nama, definisi diri, identitas pribadi kita sendiri. Bagaimanakah dengan identitas tersebut ketika kita menikah dan mempunyai anak? Kalau Anda ingin menikmati kehidupan keluarga, identitas tersebut harus diubah. Ini tidaklah berarti bahwa tidak ada lagi yang merupakan Anda, atau unuk Anda. Tetapi itu memang berarti bahwa bagian dari diri Anda adalah keluarga Anda, dan tidak mungkin memahami Anda tanpa memahami fakta tersebut.

***

Selasa, 13 Maret 2012

MUHAMMAD DALAM PERJANJIAN BARU - NABI DARI ARABIA SEBAGAIMANA DIUTARAKAN DALAM INJIL

BAB 22. NABI DARI ARABIA SEBAGAIMANA DIUTARAKAN DALAM INJIL
"BEBAN ATAS ARABIA" YESAYA XXI. 13.


Masa pakar klasik yang gersang saat ini, bersamaan dengan kelangkaan pengetahuan kita mengenai bahasa-bahasa kuno yang meningkat, telah memenggal selera modern dalam usahanya untuk mengapresiasi usaha-usaha semacam itu pada saat saya bermaksud menuju ke arah situ. Halaman-halaman berikut telah menghasilkan beberapa serial artikel yang paling mampu dari Profesor Abdul Ahad Dawud, namun saya tak yakin bahwa banyak orang, termasuk mereka yang dari gereja-gereja Kristen, yang dapat mengikuti uraian yang begitu terpelajar dari Profesor yang sangat cerdas itu. Semakin lebih lagi saya kagum ketika beliau berusaha membawa para pembaca ke masalah bahasa yang telah mati dan habis setelah ribuan tahun yang lalu. Bagaimana dengan bahasa Aramiah, ketika sangat sedikit di antara para pendeta yang mampu untuk mengerti Vulgate dan Injil Perjanjian Baru versi Yunani yang orisinil? Lebih istimewa lagi ketika para peneliti kita itu hanya mendasarkan diri semata-mata pada etimologi Yunani dan Latin! Apapun nilai yang mungkin dari disertasi semacam itu di mata orang lain, kita saat ini mutlak tidak mampu untuk mengapresiasi disertasi itu dari sudut keterpelajaran; karena kegandaan arti (ambiguity) ramalan yang terkait dengan ucapan-ucapan profetik yang saya rujuk, membuatnya cukup elastis untuk menutupi setiap masalah.

MUHAMMAD DALAM PERJANJIAN BARU - ANAK MANUSIA MENURUT VERSI WAHYU YAHUDI

BAB 21. ANAK MANUSIA MENURUT VERSI WAHYU YAHUDI

Dari apa yang telah dibicarakan dalam halaman-halaman ini maka sebutan "Barnasha" atau "Anak Manusia" bukanlah sebuah gelar seperti "Al Masih" yang dapat diberikan kepada sebarang nabi, kepala pendeta, dan raja yang secara sah telah diurapi, tetapi bahwa sebutan ini adalah sebuah kata nama diri (proper noun) yang merupakan milik khusus Nabi Terakhir. Para Penglihat Masa Depan (semacam para normal), para sofi (semacam ahli falsafah bukan ahli tasawuf) dan para ahli wahyu (apocalyptist) melukiskan "Anak Manusia" yang akan datang pada waktunya seperti telah ditetapkan oleh Yang Maha Kuasa untuk menyelamatkan orang-orang Israel dan Jeruzalem dari penindasan kaum kafir dan untuk mendirikan kerajaan "Orang-orang suci dari Yang Maha Tinggi" yang permanen. Para penglihat masa depan, para sofi meramalkan bangkitnya seorang Penyelamat Yang Sangat Berkuasa; mereka melihat dia - hanya dalam suatu visi, wahyu dan keimanan - dengan segala kuasa dan kemuliaannya. Tidak ada Nabi atau Sofi yang pernah berkata bahwa dia sendiri adalah "Anak Manusia" itu, dan bahwa dia "akan datang lagi pada Hari Akhir untuk mengadili baik orang-orang yang pandai ("quick") dan yang sudah mati, seperti dituliskan dalam Dekrit Nicea yang seakan-akan itu dilakukan atas kuasa Jesus Kristus.

MUHAMMAD DALAM PERJANJIAN BARU - YANG DIMAKSUD DENGAN "ANAK MANUSIA" DALAM APOCALYPSE (WAHYU) ADALAH NABI MUHAMMAD SAW

BAB 20. YANG DIMAKSUD DENGAN "ANAK MANUSIA" DALAM APOCALYPSE (WAHYU) ADALAH NABI MUHAMMAD SAW

Dalam artikel saya terdahulu telah saya tunjukkan bahwa "Anak Manusia" yang diceriterakan dalam wahyu Yahudi bukanlah Jesus Kristus, dan bahwa Jesus tidak pernah mengasumsikan sebutan itu bagi dirinya sendiri, karena jika demikian maka beliau hanya akan menjadikan dirinya bahan tertawaan di mata para pendengarnya.

MUHAMMAD DALAM PERJANJIAN BARU - YANG DIMAKSUD DENGAN "ANAK MANUSIA" DALAM APOCALYPSE (WAHYU) ADALAH NABI MUHAMMAD SAW

BAB 20. YANG DIMAKSUD DENGAN "ANAK MANUSIA" DALAM APOCALYPSE (WAHYU) ADALAH NABI MUHAMMAD SAW

Dalam artikel saya terdahulu telah saya tunjukkan bahwa "Anak Manusia" yang diceriterakan dalam wahyu Yahudi bukanlah Jesus Kristus, dan bahwa Jesus tidak pernah mengasumsikan sebutan itu bagi dirinya sendiri, karena jika demikian maka beliau hanya akan menjadikan dirinya bahan tertawaan di mata para pendengarnya.

MUHAMMAD DALAM PERJANJIAN BARU - "ANAK MANUSIA," SIAPAKAH DIA?

BAB 19. "ANAK MANUSIA," SIAPAKAH DIA?

Kitab Suci Al Qur'an menghadirkan tokoh Jesus Kristus sebagai
"Anak Laki-Laki Maryam," dan Kitab Suci Injil juga menghadirkannya sebagai "Anak Laki-Laki Maryam"; namun bahwa Injil yang ditulis pada lempeng putih dari hati Jesus dan disampaikan kepada para murid dan pengikutnya secara lisan, dengan segera telah dicemari dengan sejumlah mitos dan legenda.

MUHAMMAD DALAM PERJANJIAN BARU - "PERIQLYTOS" BERARTI "ACHMAD

BAB 18. "PERIQLYTOS" BERARTI "ACHMAD"

Kitab Suci Al Qur'an (surah 61 ayat 6) menyatakan bahwa Jesus telah mengumumkan kepada orang-orang Israel akan kedatangan Achmad: "Dan ketika Jesus, anak laki-laki Maryam bersabda: 'Wahai anak-anak Israel, aku diutus kepadamu oleh Allah untuk menegaskan Taurat yang ada sebelum aku, dan untuk memberitakan seorang Utusan yang akan datang sesudah aku yang namanya pasti Achmad.' Namun ketika beliau datang kepada mereka dengan bukti yang terang, mereka berkata: 'Ini pasti suatu sihir yang nyata.'"

"Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya." (Yohanes xiv. 16, dsb.)

Senin, 12 Maret 2012

MUHAMMAD DALAM PERJANJIAN BARU - PARACLETE" BUKAN RUH SUCI

BAB 17. "PARACLETE" BUKAN RUH SUCI

Dalam artikel ini kita sekarang dapat membicarakan tentang "Paraclete" yang terkenal dari Injil Keempat (Yohanes). Jesus Kristus seperti halnya Yahya, mengumumkan bangkitnya Kerajaan Tuhan, mengundang orang-orang untuk melakukan pertobatan dosa, dan membaptis mereka untuk menghapuskan dosa-dosa mereka. Dengan terhormat beliau menyelesaikan tugasnya, dan dengan setia menyampaikan wasiyat Tuhan kepada orang Israel. Beliau sendiri bukanlah pendiri Kerajaan Tuhan itu, namun hanya seorang bentara, dan karena itu beliau tidak menuliskan apapun dan tidak pula memberi perintah kepada seorangpun untuk menulis Kitab Suci Injil yang telah terpateri dalam jiwanya. Beliau mengungkapkan Injil yang berarti "berita baik" tentang "Kerajaan Tuhan" dan "Pereiklitos" kepada para pengikutnya, tidak dalam bentuk tertulis, tetapi dalam bentuk ceramah lisan, dan dalam khotbah kepada umum.

MUHAMMAD DALAM PERJANJIAN BARU - "SIBGHATULLAH" ATAU PEMBAPTISAN DENGAN RUH SUCI DAN API

BAB 16. "SIBGHATULLAH" ATAU PEMBAPTISAN DENGAN RUH SUCI DAN API

Satu diantara fenomena agama yang sedikit yang tak dapat saya terangkan ialah: Bagaimana orang-orang Sabiin, begitu predominan di peninsula Arab dan Mesopotamia, tidak memeluk agama Kristen jika Nabi Yahya Pembaptis telah dengan sebenarnya dan secara terbuka menyatakan dan memperkenalkan Jesus sebagai Nabi yang "lebih berkuasa" daripada beliau sendiri, dan Al Masih yang beliau menyatakan dirinya tidak patut untuk membuka tali kasutnya? Jika seperti diramalkan oleh Yahya, Jesus adalah Nabi Allah yang datang untuk membaptis dengan Ruh Suci dan api, jutaan orang yang telah beliau "celup" di perairan sungai Jordan dan tempat lainnya, mengapa Nabi Jesus tidak dengan segera membaptis mereka dengan Ruh Suci dan api dan lalu menghapuskan penyembahan berhala di semua tanah yang dijanjikan Allah bagi anak cucu Nabi Ibrahim dan mendirikan Kerajaan Allah dengan kekuatan dan api?

MUHAMMAD DALAM PERJANJIAN BARU - PEMBAPTISAN YAHYA DAN JESUS HANYA SEJENIS TANDA KEAGAMAAN SIBGHATULLAH

BAB 15. PEMBAPTISAN YAHYA DAN JESUS HANYA SEJENIS TANDA KEAGAMAAN "SIBGHATULLAH"1)

 "Tanda (keagamaan) Allah (yang tak terhapuskan)! Siapakah yang lebih baik memberi tanda selain daripada Allah? Dan kepadaNyalah kita menyembah". 
Al Qur'an 2 : 138

Sangat disayangkan bahwa para Pengabar Injil tidak meninggalkan kepada kita ceritera yang lengkap dan rinci tentang khotbah Yahya Pembaptis; dan dengan asumsi mereka pernah melakukannya, bukanlah suatu jenis kejahatan bagi pihak gereja yang tidak menyimpan teksnya. Karena tidak mungkin membayangkan kalimat Yahya Pembaptis yang misterius dan mengandung teka-teki dalam bentuknya yang sekarang ini dapat difahami meskipun oleh yang paling terpelajar di antara para pendengarnya. Kita tahu bahwa doktor dan ahli hukum Yahudi minta kepadanya untuk menerangkan sendiri berbagai hal dan membuat pernyataan-pernyataannya lebih eksplisit dan terang (Yohanes i. 19-23 dan v. 33).

MUHAMMAD DALAM PERJANJIAN BARU - NABI YANG DIRAMALKAN OLEH PEMBAPTIS PASTILAH NABI MUHAMMAD SAW

BAB 14. NABI YANG DIRAMALKAN OLEH PEMBAPTIS PASTILAH NABI MUHAMMAD SAW
Ada dua pernyataan yang berarti tentang Yahya Pembaptis yang dibuat oleh Jesus Kristus, namun dicatat dalam suatu cara yang misterius. Pernyataan yang pertama tentang Pembaptis itu ialah bahwa Yahya diperkenalkan kepada dunia sebagai reinkarnasi dari Eliyah dari Perjanjian Lama. Misteri dengan mana sebutan ini diliput terdiri dari hal berdiam diri Kristus yang berarti mengenai identitas orang yang diharapkan akan diungkapkan oleh Eliyah secara resmi dan memperkenalkannya kepada dunia sebagai Nabi Terakhir. Bahasa Jesus dalam hal ini sangat luar bisa tidak jelas, bermakna ganda (ambiguous), dan misterius. Jika Yahya itu Eliyah, seperti dinyatakan dengan jelas dan tanpa takut, lalu mengapa orang itu yang bentaranya ialah Eliyah tidak disebut dengan jelas dan tanpa takut? Jika Jesus adalah "Utusan Dalam Perjanjian (Covenant)" dan Dominator - terjemahan Vulgate untuk "Adon" yang bahasa Ibrani - (Malakhi iii. 1), mengapa dia tidak secara terbuka mengatakannya begitu?

MUHAMMAD DALAM PERJANJIAN BARU - YAHYA PEMBAPTIS MENGUMUMKAN TENTANG SEORANG NABI YANG SANGAT BERKUASA

BAB 13. YAHYA PEMBAPTIS MENGUMUMKAN TENTANG SEORANG NABI YANG SANGAT BERKUASA

John Pembaptis atau Yahya Pembaptis, menurut ceritera empat orang Pengabar Injil, adalah sepupu dan hidup semasa dengan Jesus, hanya kira-kira enam bulan lebih tua daripada Jesus. Al Qur’an tidak menyebutkan apa-apa tentang kehidupan dan karya Nabi ini kecuali bahwa Tuhan melalui para malaikat, telah memberitahu ayahnya Zakariya: "Allah menyampaikan kabar gembira kepadamu tentang (lahirnya) Yahya. Yang membenarkan sebuah Kalimat dari Allah. Seorang yang mulia, suci. Seorang Nabi di antara orang yang saleh." (Q.3 : 39). Tidak ada yang diketahui tentang masa bayinya, kecuali bahwa beliau seorang dari Nazareth yang hidup di belantara, memakan belalang dan madu liar, menutup tubuhnya dengan secarik kain dari bulu onta, yang diikat dengan korset kulit.

MUHAMMAD DALAM PERJANJIAN BARU - "EUDOKIA " BERARTI "AHMADIYEH"

BAB 12"EUDOKIA " BERARTI "AHMADIYEH"
(Lukas ii. 14)


Untuk menterjemahkan sebuah masterpiece dari seorang penulis terkemuka dari versi bahasa asing jika orang itu meninggalkan tulisan-tulisan lainnya tetapi dalam bahasanya sendiri, akan tidak sangat sulit. Karena dengan begitu penterjemah itu dapat mempelajari jiwa, alasan-alasan teknis, dan ungkapan-ungkapan dalam karyanya, dan berusaha sebaik mungkin menurut kemampuannya untuk menterjemahkan buku itu kembali ke dalam bahasa aslinya. Tetapi seberapa jauh dia akan berhasil adalah suatu masalah yang hanya seorang penterjemah yang berkemampuan dapat memutuskan dan menentukannya. Sama saja halnya, apabila ada paling tidak sepasang surat atau tulisan Santo Lukas dalam bahasa Ibrani, kitab Injilnya secara komparatif dapat diterjemahkan dengan lebih sedikit kesulitan ke dalam bahasa selain daripada apa yang kini sudah dapat dilakukan. Namun sayang bahwa hal sedemikian itu bukanlah masalahnya. Karena tiada apapun yang tersisa dari tulisan-tulisan kuno dalam bahasa yang dipakai Jesus dari mana Santo Lukas menterjemahkan lagu malaikat itu; juga dia sendiri tidak meninggalkan kepada kita sebuah kitab lain dalam dialek Semit.

MUHAMMAD DALAM PERJANJIAN BARU - ISLAM DAN AHMADIYAH DIUMUMKAN OLEH PARA MALAIKAT

BAB 11. ISLAM DAN AHMADIYAH DIUMUMKAN OLEH PARA MALAIKAT

Dua peristiwa istimewa telah tercatat oleh dua orang Pengabar Injil (Evangelist) dalam hubungannya dengan kelahiran Nabi Jesus Kristus a.s. Pengabar Injil Mattai (Matius) telah meninggalkan bagi kita sebuah ceritera mengenai ziarah yang indah dari Magi, yang dibimbing oleh bintang dari Persi ke palung di Betlehem, di mana terbaring Jesus yang baru saja dilahirkan, yang mereka "puja" dan mereka beri hadiah-hadiah yang melimpah berupa emas, mirah, dan wangi-wangian. Bahan ceritera yang disingkatkan dari peristiwa sejarah atau ceritera fiksi tentang "Orang Bijak" dari Timur itu pada dirinya adalah suatu legenda bohong yang terdiri dari setengah lusin keajaiban, yang gereja Kristen sendirilah yang mampu menciptakan dan mempercayainya. Gereja telah mempertahankan nama Magi itu, yang dikepalai oleh Raja Caspar, "diilhami oleh Tuhan," dan mengetahui bahwa bayi kecil di Betlehem itu ialah Tuhan, Domba dan Raja, dan karena itu mereka menawarkan wewangian seperti kepada tuhan, mirah untuk penguburannya sebagai korban, dan emas sebagai kekayaan kerajaan! Dan bahwa ahli-ahli sihir Zoroaster atau ahli-ahli nujum Kaldea, melalui ramalan dan petunjuk, melintasi seluruh jarak ke Jeruzalem, dan di situ bintang itu menghilang tak terlihat lagi; bahwa penguasa Herod yang memerintah orang Yahudi dan penduduk Jeruzalem bergemetaran saat mendengar berita kelahiran seorang raja baru; bahwa hanya sebuah pasal yang kacau dalam tulisan-tulisan Nabi Micah (v.2) dapat memecahkan masalah lokalitas di mana kelahiran Jesus itu telah berlangsung; dan akhirnya bahwa para astrolog diberi tahu oleh Tuhan dalam mimpi agar tidak kembali ke Herod, adalah benar-benar beberapa keajaiban indah yang hanya takhayul orang-orang Kristen dapat menelannya. Rombongan kerajaan dari peziarah itu melanjutkan perjalanan ke Betlehem yang hanya beberapa mil jaraknya dari Jeruzalem, dan, bintang penunjuk yang lalu itu muncul lagi dan membimbing mereka hingga bintang itu berhenti tepat di atas tempat di mana bayi itu lahir. Kecepatan yang luar biasa dengan mana perjalanan jauh dari Persia ke Betlehem diakhiri sementara bayi itu masih ada di kandang (Lukas ii. 4 – 7) menunjukkan arti penting keajaiban itu.

Kamis, 28 April 2011

Penerimaan Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS)

Anda Berminat untuk bekerja di Badan Pusat Statistik? Atau Anda menyukai pelajaran matematika atau pelajaran statistika? Anda bisa mendaftar sebagai mahasiswa di sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) di Jakarta. Salah satu sekolah kedinasan yang masih gratis dan dijamin bisa langsung menjadi pegawai Badan Pusat Statistik. Dapat uang saku lagi yang nilainya setara UMK (upah minimum kabupaten/kota). Cukup bisa menghidupi diri sendiri, kalau Anda termasuk orang yang prihatin dan tidak suka merepotkan orang tua, seperti saya. Sebagai informasi saya sendiri alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Statistik STIS yang waktu itu masih Akademi Ilmu Statistik tahun 1992, dan sampai sekarang masih menjadi pegawai Badan Pusat Statistik.

Persyaratan dan Prosedur Penerimaan Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) Tahun Akademik 2011/2012

I. Persyaratan dan Ketentuan A. Seleksi
  1. Sehat jasmani dan rohani (dapat dan layak untuk bekerja dan beraktivitas, baik di dalam ruangan mau pun di lapangan), tidak buta warna, dan bebas narkoba.
  2. Lulus Ujian Nasional SMA Jurusan IPA atau MA Jurusan IPA. Bagi lulusan sebelum tahun 2011, memiliki ijazah SMA Jurusan IPA atau MA Jurusan IPA, dan bagi calon lulusan tahun 2011 memiliki Surat Keterangan Lulus (SKL) dari Kepala Sekolah yang dilengkapi dengan pasfoto yang bersangkutan dan cap sekolah asal atau memiliki Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) Nasional.
  3. Nilai Matematika dan Bahasa Inggris masing-masing minimal 7,00 pada kelas XII semester I (bukan hasil pembulatan dan bukan rata-rata). Untuk mata pelajaran yang terdiri dari mata pelajaran kognitif (pengetahuan) dan afektif (keterampilan), yang dilihat adalah nilai mata pelajaran kognitifnya. Jika tidak ada mata pelajaran tersebut pada kelas XII semester I (karena penerapan sistem SKS), yang dilihat adalah nilai pada semester terakhir saat mata pelajaran tersebut diselesaikan.
  4. Umur tidak lebih dari 22 tahun pada tanggal 1 Oktober 2011 (lahir tidak lebih awal dari tanggal 1 Oktober 1989).
  5. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan di STIS sampai dengan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
  6. Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain.
  7. Bersedia mematuhi peraturan Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS).
  8. Bersedia menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID) bagi yang dinyatakan lulus seleksi dan akan mengikuti pendidikan di STIS.
  9. Bersedia ditempatkan di unit kerja Badan Pusat Statistik (BPS) di seluruh Indonesia sampai ke tingkat kabupaten/kota.

B. Penerimaan
  1. Memenuhi seluruh persyaratan seleksi, lulus ujian nasional, lulus seluruh tahap ujian seleksi, dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh STIS.

II. Cara Pendaftaran
Pendaftaran dilakukan oleh calon peserta secara online melalui internet dari mana pun.

III. Lintas Wilayah
Peserta dapat memilih lokasi ujian di salah satu dari ibukota provinsi dari 33 provinsi di seluruh Indonesia. Lokasi ujian tidak merupakan kriteria penerimaan, sehingga calon peserta tidak harus mengikuti ujian di tempat tinggalnya atau di tempat SMA/MA di mana yang bersangkutan menyelesaikan pendidikan SMA/MA. Lokasi ujian di masing-masing ibukota provinsi ditentukan oleh Kantor BPS Provinsi setempat (untuk DKI Jakarta ditentukan oleh Kampus STIS).

IV. Jenis Ujian
  1. Ujian tahap I : Matematika, Bahasa Inggris, dan Pengetahuan Umum
  2. Ujian tahap II : Psikotest dan wawancara
  3. Tes kesehatan

V. Jadwal Pendaftaran dan Ujian
  1. Pendaftaran: 4 April s.d. 20 Mei 2011
  2. Ujian tahap I: 28 Mei 2011
  3. Pengumuman hasil ujian tahap I: 11 Juni 2011
  4. Pendaftaran ulang untuk mengikuti ujian tahap II: 11 s.d. 15 Juni 2011
  5. Ujian tahap II: 18 Juni s.d. 22 Juni 2011
  6. Pengumuman hasil ujian tahap II: 9 Juli 2011
  7. Tes kesehatan: 11 s.d. 13 Juli 2011
  8. Pengumuman awal hasil tes kesehatan: 20 Juli 2011
  9. Pengumuman hasil tes kesehatan: 30 Juli 2011
Untuk lebih jelasnya, lihat dokumen "Jadwal Penting PMB STIS 2011".

VI. Biaya Pendaftaran
Rp. 225.000,- (dua ratus dua puluh lima ribu rupiah), dibayarkan melalui Bank BRI, setelah mengisi formulir pendaftaran online. Biaya yang telah disetor tersebut, tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apa pun.

VII. Prosedur Pendaftaran
Pendaftaran online dapat dilakukan dari mana pun melalui website STIS di http://www.stis.ac.id dengan tata cara sebagai berikut:

  1. Calon peserta mengisi formulir pendaftaran di website STIS, mulai tanggal 4 April s.d. 20 Mei 2011, yang ditutup pukul 15:00 WIB pada hari terakhir. Setelah mengisi formulir pendaftaran, calon peserta mendapatkan Nomor Pendaftaran.
  2. Calon peserta membayar biaya pendaftaran melalui Bank BRI, langsung ke loket menemui teller bank, mulai tanggal 4 April s.d. 20 Mei 2011, hari Senin s.d. Jumat kecuali hari libur pukul 08:00 s.d. 15:00 waktu setempat. Setelah membayar, calon peserta mendapatkan tanda bukti pembayaran yang berisi PIN (Personal Identification Number), yang digunakan untuk mengaktifkan pendaftarannya. Alamat kantor Bank BRI bisa dilihat di website Bank BRI di http://www.bri.co.id.
  3. Calon peserta kembali membuka website STIS dan memasukkan Nomor Pendaftaran dan PIN untuk mengaktifkan pendafarannya. Pengaktifan pendaftaran dapat dilakukan mulai tanggal 4 April s.d. 20 Mei 2011, yang ditutup pukul 17:00 WIB pada hari terakhir. Setelah pendaftaran diaktifkan, calon peserta mendapatkan Kartu Tanda Peserta Ujian Masuk (KTPUM) dalam bentuk file PDF.
  4. Calon peserta harus menyimpan dan mencetak KTPUM, untuk kemudian mengikuti petunjuk yang tercetak pada kartu tersebut.
VIII. Pemeriksaan Berkas
Pemeriksaan berkas dilakukan pada waktu ujian seleksi tahap II (wawancara) dengan menyerahkan :
  1. Fotokopi Rapor SMA/MA yang telah dilegalisir (halaman data pribadi dan nilai).
  2. Fotokopi Ijazah SMA/MA yang telah dilegalisir. Bagi yang lulus tahun 2011 dan belum memiliki ijazah, Surat Tanda Kelulusan (SKL) atau Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) asli.

IX. Pengumuman Hasil Ujian Hasil ujian setiap tahap seleksi diumumkan sesuai dengan jadwalnya masing-masing di website STIS, Kantor BPS Provinsi, dan Kampus STIS.

X. Pemberkasan
Bagi yang dinyatakan lulus tes kesehatan, sekaligus dinyatakan lulus seleksi ujian masuk, wajib melakukan pemberkasan, yaitu menandatangani surat pernyataan kesediaan mengikuti kuliah di STIS. Pemberkasan dilakukan di Kantor BPS Provinsi atau Kampus STIS.

XI. Website Resmi dan Alamat Panitia Pelaksana
  1. Website resmi STIS adalah http://www.stis.ac.id. Segala informasi mengenai PMB STIS dapat diakses melalui website tersebut.
  2. Alamat Panitia Pusat PMB STIS adalah di Kampus STIS Jalan Otto Iskandardinata Nomor 64C Jakarta Timur. Tel: (021) 8508812, 8191437, Fax: 8197577. Hotline PMB Tel/Fax: (021) 85900884. Email: pmb@stis.ac.id.
  3. Alamat Panitia Daerah adalah di Kantor BPS Provinsi di seluruh Indonesia (kecuali Provinsi DKI Jakarta di Kampus STIS). Alamat Kantor BPS Provinsi bisa dilihat di website BPS di http://www.bps.go.id.

XII. Lain-lain
  1. Segala perubahan ketentuan yang berkaitan dengan pelaksanaan PMB STIS akan diinformasikan melalui website STIS, Kantor BPS Provinsi, dan Kampus STIS.
  2. STIS tidak bekerja sama dengan bimbingan belajar mana pun.
  3. Hati-hati dengan penipuan yang mengatasnamakan STIS/BPS.

Jadwal Penting PMB STIS TA 2011/2012
Jadwal berikut merupakan jadwal penting yang harus diketahui calon peserta atau peserta PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru) STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik) 2011.

  • 4 April s.d. 20 Mei 2011 Pendaftaran online Online / Bank BRI
  • 28 Mei 2011 Ujian tahap I (Matematika, Bahasa Inggris, dan Pengetahuan Umum)
  • Lokasi pilihan di setiap provinsi
  • 11 Juni 2011 Pengumuman hasil ujian tahap I Online, Kantor BPS Provinsi, Kampus STIS
  • 11 s.d. 15 Juni 2011 Pendaftaran ulang untuk mengikuti ujian tahap II
  • Online
  • 18 Juni 2011 Ujian tahap II (Psikotest) Lokasi pilihan di setiap provinsi
  • 18 s.d. 22 Juni 2011 Ujian tahap II (Wawancara) Sama dengan lokasi psikotest
  • 9 Juli 2011 Pengumuman hasil ujian tahap II Online, Kantor BPS Provinsi, Kampus STIS
  • 11 s.d. 13 Juli 2011 Tes kesehatan Ditentukan Kampus STIS dan dikoordinasi Kantor BPS Provinsi
  • 20 Juli 2011 Pengumuman awal hasil tes kesehatan Online, Kantor BPS Provinsi, Kampus STIS
  • 30 Juli 2011 Pengumuman hasil tes kesehatan /pengumuman kelulusan Online, Kantor BPS Provinsi, Kampus STIS
  • 1 s.d 5 Agustus 2011 Pemberkasan Kantor BPS Provinsi, Kampus STIS
  • 14 s.d. 15 September 2011 Daftar ulang Kampus STIS
Catatan:
  1. Pendaftaran dilakukan secara online di website STIS di http://www.stis.ac.id dengan biaya pendaftaran dibayarkan melalui Bank BRI. Persyaratan dan prosedur pendaftaran bisa dilihat di dokumen "Persyaratan dan Prosedur PMB STIS TA 2011/2012 ".
  2. Pendaftaran (dan pendaftaran ulang) online ditutup pukul 17:00 WIB pada hari terakhir.
  3. Calon peserta dapat memilih lokasi ujian di salah satu dari 33 provinsi di seluruh Indonesia. Lokasi ujian di masing-masing provinsi ditentukan oleh Kantor BPS Provinsi setempat (untuk DKI Jakarta ditentukan oleh Kampus STIS).
  4. Pemeriksaan berkas dilakukan pada waktu ujian seleksi tahap II (wawancara) dengan menyerahkan: a. Fotokopi Rapor SMA/MA (halaman yang berisi data pribadi dan nilai) yang telah dilegalisir. b. Fotokopi Ijazah SMA/MA yang telah dilegalisir. Bagi yang lulus tahun 2011 dan belum memiliki ijazah, Surat Tanda Kelulusan (SKL) atau Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) asli.
  5. Jadwal wawancara ditentukan oleh penyelenggara ujian setempat yang diumumkan pada waktu psikotest.
  6. Peserta yang dinyatakan lulus ujian tahap II, wajib melakukan tes kesehatan yang prosedurnya akan diumumkan kemudian.
  7. Peserta yang dinyatakan lulus tes kesehatan, yang sekaligus dinyatakan lulus seleksi ujian masuk, wajib melakukan pemberkasan, yaitu menandatangani surat pernyataan kesediaan mengikuti kuliah di STIS. Pemberkasan dilakukan di Kantor BPS Provinsi atau Kampus STIS.

Sumber : www.bps.go.id

Informasi selengkapnya. Klik di sini!


Posting by Mohammad Nurdin