Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label allah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label allah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Juni 2020

Lirik Allah Allah Aghisna

Berikut ini lirik lagu Sholawat yang berjudul "Allah Allah Aghisna"

Allah Allah aghitsna, ya Rasulullah
Ya 'adhimal jah 'alaika sholawatullah
'Abdun bil bab yartaji latsmal a'tab
Jud bil jawab marhaban qod qobbalnah

Antal ma'ruf bil judi muqridl-dluyuf
Inni malhuf aghitsni bihaqqillah

Antal ma'ruf bil judi muqridl-dluyuf
Inni malhuf aghitsni bihaqqillah

Antal habibul a'dhom sirrul mujib
Hasya yakhib man ladza birosulillah

Antal habibul a'dhom sirrul mujib
Hasya yakhib man ladza birosulillah

Interlude...

Allah Allah aghitsna, ya Rasulullah
Ya 'adhimal jah 'alaika sholawatullah
'Abdun bil bab yartaji latsmal a'tab
Jud bil jawab marhaban qod qobbalnah

Antal ma'ruf bil judi muqridl-dluyuf
Inni malhuf aghitsni bihaqqillah

Antal ma'ruf bil judi muqridl-dluyuf
Inni malhuf aghitsni bihaqqillah

Antal habibul a'dhom sirrul mujib
Hasya yakhib man ladza birosulillah

Antal habibul a'dhom sirrul mujib
Hasya yakhib man ladza birosulillah


Artinya...

Wahai Allah bantulah kami, Wahai Rasulullah...
Wahai yang berkedudukan tinggi, atasmu shalawat dari Allah
Hamba yang berada di puntu berharap, agar dapat mengecup maqommu
Kasihanilah kami dengan memberi jawaba : "Kami telah menerimanya"

Engkau terkenal pemurah dan memuliakan tamu
Sesungguhnya aku menderita, bantulah aku demi Allah

Engkau terkenal pemurah dan memuliakan tamu
Sesungguhnya aku menderita, bantulah aku demi Allah

Engkaulah Kekasih yang mulia, rahasia Allah
Mustahil kecewa orang yang meminta perlindungan dengan Rasulullah

Engkaulah Kekasih yang mulia, rahasia Allah
Mustahil kecewa orang yang meminta perlindungan dengan Rasulullah

interlude

Wahai Allah bantulah kami, Wahai Rasulullah...
Wahai yang berkedudukan tinggi, atasmu shalawat dari Allah
Hamba yang berada di puntu berharap, agar dapat mengecup maqommu
Kasihanilah kami dengan memberi jawaba : "Kami telah menerimanya"

Sumber : Allah Allah Aghisna Ya Rasulallah ( tex arab latin & terjemahan )





Posting by Mohammad Nurdin

Sabtu, 25 Juni 2016

100 Kebiasaan Nabi : Allah bersama kita

"Sesungguhnya iman paling utama ialah apabila kamu mengetahui bahwa Allah selalu menyertaimu di manapun kamu berada."
(HR. Ath-Thabarani dari Ubadah bin Shamit)

Posting by Mohammad Nurdin

Selasa, 23 Juni 2015

Nashaihul Ibad : Tiga Ciri Lain Orang Berma'rifat

Dzun Nun Al-Mishry berkata : "Ciri lain orang yang berma'rifat kepada Allah adalah :
1. menepati seruan Allah:
2. hatinya bersih; dan
3. amalnya baik dan selalu bertambah."

Keterangan : Nama asli penulis adalah Muhammad Nawawi bin 'Umar Al-Jawi dan dikenal sebagai Muhammad Nawawi Al-Bantani
Syarh Al-Munabbihaat 'Alal Isti'daad Li Yaumil Ma'aad karya Ibnu Hajar Al-Asqalani

Sumber : Imam Nawawi Al-Bantani, Nashaihul Ibad : Nasihat-nasihat Untuk Para Hamba Menjadi Santun dan Bijak, Irsyad Baitus Salam, Bandung, 2005

Posting by Mohammad Nurdin

Nashaihul Ibad : Tiga Ciri Orang Berma'rifat Kepada Allah

Dzun Nun Al-Mishry berkata : "Ciri orang yang berma'rifat kepada Allah ta'ala adalah :
1. selalu mencintai Allah;
2. hatinya selalu melihat kebenaran; dan
3. banyak amal shalihnya."

Keterangan : Nama asli penulis adalah Muhammad Nawawi bin 'Umar Al-Jawi dan dikenal sebagai Muhammad Nawawi Al-Bantani
Syarh Al-Munabbihaat 'Alal Isti'daad Li Yaumil Ma'aad karya Ibnu Hajar Al-Asqalani

Sumber : Imam Nawawi Al-Bantani, Nashaihul Ibad : Nasihat-nasihat Untuk Para Hamba Menjadi Santun dan Bijak, Irsyad Baitus Salam, Bandung, 2005

Posting by Mohammad Nurdin

Kamis, 17 Juli 2014

Nashaihul Ibad : Tiga Kehendak Allah

Dikatakan bahwa apabila Allah mengendaki seseoarang menjadi baik, maka :
1. Allah memberikan pemahaman kepadanya dalam urusan agama;
2. Allah menjadikan dia zuhud dalam urusan dunia; dan
3. Allah membuatnya sadar akan kekurangan dirinya.

Sumber : Imam Nawawi Al-Bantani, Nashaihul Ibad : Nasihat-nasihat untuk Para Hamba menjadi Santun dan Bijak, Irsyad Baitus Salam, Bandung, 2005, cet. 3

Posting by Mohammad Nurdin

Rabu, 16 Juli 2014

Nashaihul Ibad : Tiga Hal Yang Paling Baik

Ibnu 'Abbas ra ketika ditanyatentang hari, bulan, dan amalan yang paling baik, ia menjawab :
1. "Hari yang paling baik adalah hari Jum'at;
2. Bulan yang paling baik  adalah bulan Ramadhan;
3. Amalan yang paling baik adalah menjalankan sholat fardu tepat pada waktu utamanya."

Sedangkan menurut 'Ali ra, ia berkata :
1. "Amal yang paling baik adalah amal yang diterima oleh Allah;
2. Bulan yang paling baik adalah bulan yang di dalamnya engkau bertobat  kepada Allah dengan tobat nashuha; dan
3. sebaik-baik hari adalah hari saat engkau pergi meninggalkan dunia dan kembali kepada Allah dalam keadaan beriman kepada-Nya."


Sumber : Imam Nawawi Al-Bantani, Nashaihul Ibad : Nasihat-nasihat untuk Para Hamba menjadi Santun dan Bijak, Irsyad Baitus Salam, Bandung, 2005, cet. 3

Posting by Mohammad Nurdin

Nashaihul Ibad : Tiga Simpanan Allah

Seorang bijak berkata : " Ada tiga hal yang menjadi simpanan Allah, yaitu :
1. kefakiran;
2. sakit; dan
3. sabar."


Simpanan Allah maksudnya sumber pahal yang hanya akan Allah berikan kepada orang yang dicintai-Nya. Sabar maksudnya tidak mengeluh kepada selain Allah atas kesedihan ketika menerima musibah.

Sumber : Imam Nawawi Al-Bantani, Nashaihul Ibad : Nasihat-nasihat untuk Para Hamba menjadi Santun dan Bijak, Irsyad Baitus Salam, Bandung, 2005, cet. 3

Posting by Mohammad Nurdin

Selasa, 01 Juli 2014

Nashaihul Ibad : Tiga Keadaan Saat Menemui Allah dan balasannya

Allah telah memberikan wahyu kepada sebagaian para nabi-Nya sebagai berikut :
1. "Barang siapa menghadap kepada-Ku dengan rasa rindu bersua dengan-Ku, niscaya Kumasukkan dia ke dalam surga-Ku;
2. Barang siapa menghadap kepada-Ku dengan rasa takut kepada-Ku, niscaya kujauhkan dia dari neraka-Ku;
3. Barang siapa menghadap kepada-Ku dengan rasa mau, niscaya Kubuat lupa para maaikat-Ku untuk mencatat dosa-dosanya."


Sumber : Imam Nawawi Al-Bantani, Nashaihul Ibad : Nasihat-nasihat untuk Para Hamba menjadi Santun dan Bijak, Irsyad Baitus Salam, Bandung, 2005, cet. 3

Posting by Mohammad Nurdin

Senin, 30 Juni 2014

Do'a-do'a Pilihan : Do'a Agar Tidak Menyekutukan Allah SWT



Allaahumma inii a'udzubika an-usyrikabika wa ana a'lamu wa astghfiruka limaa laa a'la.

"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-mu dari perbuatansyirik (menyekutukan-Mu) sedangkan aku mengetahuinya. Dan, aku memohon ampun kepada-Mu terhadap kesyirikan yang tidak aku ketahui."

(HR. Ahmad)
 


Sumber : Rasyida Harun, Doa-doa Pilihan Penghapus Dosa-dosa Besamu, Bening, Jogjakarta, 2011


Posting by Mohammad Nurdin

Minggu, 29 Juni 2014

Do'a-do'a Pilihan : Memohon Ampunan dari Allah SWT dengan Cara Bertaubat

Allahummaghfirlii wa liwaalidayya wa lil muslimiina wal muslimaati wal mukminiina wal mukminaatil ahyaa-i minhum wal amwaati innaka qariibun mujiibud da'awaati rabbal 'alasmin.

Rabbi iniii a'udzubika an as-alaka maa laisa lii bihii'ilmun wa illaa taghfirlii wa tarhamnii akum minal khaasiriin.

"Wahai Tuhan Semesta Alam, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, kaum muslim dan muslimah, kaum mukmin dan mukminaah, yang hidup atau pun yang sudah mati. Sesungguhnya Engkau Tuhan Yang maha Dekat Lagi Maha Mengabulkan do'a, wahai Tuhan Yang Menguasaai seluruh Alam."

"Ya Tuhanku, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari memohon sesuatu yang aku tidak mengetahui hakikatnya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampunan serta tidak menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk golongan orang-orang yang merugi."


Sumber : Rasyida Harun, Doa-doa Pilihan Penghapus Dosa-dosa Besarmu, Bening, Jogjakarta, 2011

Posting by Mohammad Nurdin

Selasa, 06 Agustus 2013

Wasiat Rasulullah Kelima : Keutamaan Bersujud Kepada Allah SWT

dari Ubadah bin Tsamit ra. Dia mendengar nabi saw bersabda, "Tiada seorang hamba dari hamba yang bersujud kepada Allah dengan satu sujudan, melainkan Allah menulis baginya satu kebaikan dan menghapus darinya dengan satu keburukan, dan Allah mengangkat baginya dengan satu derajat, maka perbanyaklah bersujud." (HR Ibnu Majah dengan sanad yang shahih)


Sumber : Hamzah Muhammad Shalih 'Ajaj, Lims Puluh Lima Wasiat Rasulullah SAW, Amelia, Surabaya, 2003


Posting by Mohammad Nurdin

Jumat, 02 Agustus 2013

Mengesakan AllaH

Berikut ini wasiat Rasulullah yang kedua yaitu wasiat yang ersifat umum menerangkan tauhid atau mengesakan Allah.
"Dari Ibnu Abbas ra, dia berkata, "Pada suatu hari aku berada di belakang Nabi saw lalu beliau berkata kepadaku, 'Hai  anak, akan aku ajarkan kepadamu beberapa kalimat : Jagalah Allah pasti Dia menjagamu; Jagalah Allah pasti kamu akan mendapatkan-Nya di hadapanmu; Jika kamu memohon (sesuatu) , mohonlah kepada Allah. Ketahuilah bahwa sesungguhnya jika seluruh umat (manusia) bersatu untuk memberikan manfaat (kebaikan) kepadamu dengan sesuatu, niscaya tidaklah mereka dapat melakukan hal itu kecualisesuatu yang telah ditentukan Allah bagimu. Dan jika mereka bersatu untuk mencelakakanmu dengan sesuatu, niscaya tidaklah mereka dapat mencelakanmu kecuali sesuatu yang telah ditentukan Allah atasmu. Qalam (penulis takdir) telah diangkat, dan lembaran-lembaran catatan (takdir) telah kering.  (Semuanya suda ada dalam catatan takdir, tidak akan bertambah dan tidak akan berkurang)."

Sumber : Hamzah Muhammad Shalih 'Ajaj, Lims Puluh Lima Wasiat Rasulullah SAW, Amelia, Surabaya, 2003
   

Posting by Mohammad Nurdin

Minggu, 10 Februari 2013

Dua Kidung Penawar Kalbu (Tombo Ati)

Bab 1 Nasihat ke-28
Dua Kidung Penawar Kalbu (Tombo Ati)
1. "Ya Allah, aku ingin mengerjakan semua kebaikan, tapi apa daya tangan tak sampai.
2. Maafkansegala kekuranganku. Engkau Maha tidak memerlukan dari menyiksaku."
 

Sumber : Imam Nawawi Al-Bantani, Nasihat-nasihat untuk para hamba menjadi santun dan bijak, Irsyad Baitus Salam, Bandung, 2005

Posting by Mohammad Nurdin

Rabu, 19 Desember 2012

Dzikir Kepada Allah

Berikut ini gambaran konkrit ketinggian akhlak Islam yang telah ditunjukkan oleh generasi salafus shalih yang dengan setia dan teguh mengikuti teladan Nabi Muhammad saw
(terilhami oleh buku Min Akhbar as-Salaf oleh Syekh Zakaria Ibnu Ghulam Qadir al-Bakistani, dikutip dari Majalah al-Umm edisi 01 tahun 1)

Ahmad ibn Harb al-Mushili (meriwayatkan dari Yazid bin harun dan ibnu Uyainan, w. 266 H)
Ahmad ibn Harb, apabila ia duduk di hadapan hajjam (tukang bekam) untuk menipiskan kumisnya ia bertasbih. Maka hajjam berkata kepadanya : "Diamlah sesaat!"
Maka ia menjawab : "Sudah, kerjakan saja tugasmu." (as-Siyar, 11/33)

Sabtu, 10 Maret 2012

MUHAMMAD DALAM PERJANJIAN LAMA - PENDAHULUAN (2)

 ALLAH DAN ATRIBUTNYA

Ada dua hal mendasar antara agama Islam dan Kristen yang, demi untuk kebenaran dan perdamaian dunia, pantas untuk diteliti dengan sangat serius dan mendalam. Karena dua agama ini mengklaim berasal dari satu sumber yang sama, sepantasnyalah bahwa tidak ada kontroversi penting antara keduanya boleh dibiarkan begitu saja. Kedua agama besar ini yakin akan adanya Ketuhanan dan akan adanya Perjanjian yang telah dibuat antara Tuhan dan Nabi Ibrahim. Atas dua hal yang pokok ini haruslah dicapai satu kesepakatan yang hati-hati sekali dan bersifat final antara penganut yang cerdas dari kedua agama tersebut. Apakah kita mahluk bodoh yang malang ini mempercayai dan memuja satu Tuhan, atau akankah kita mempercayai dan ketakutan terhadap kemajemukan Tuhan? Yang mana dari dua orang ini, Kristus atau Nabi Muhammad saw yang menjadi obyek dari Perjanjian Suci? Kedua pertanyaan ini harus dijawab sekali dan final.