Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label wasiat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wasiat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Agustus 2013

Wasiat Rasulullah Kelima : Keutamaan Bersujud Kepada Allah SWT

dari Ubadah bin Tsamit ra. Dia mendengar nabi saw bersabda, "Tiada seorang hamba dari hamba yang bersujud kepada Allah dengan satu sujudan, melainkan Allah menulis baginya satu kebaikan dan menghapus darinya dengan satu keburukan, dan Allah mengangkat baginya dengan satu derajat, maka perbanyaklah bersujud." (HR Ibnu Majah dengan sanad yang shahih)


Sumber : Hamzah Muhammad Shalih 'Ajaj, Lims Puluh Lima Wasiat Rasulullah SAW, Amelia, Surabaya, 2003


Posting by Mohammad Nurdin

Wasiat Rasulullah Keempat : Menolong Orang Yang Dianiaya

Dari Ibnu Umar ra, bahwa Rasulullah saw bersabda, "Orang muslim adalah saudara sesama muslim, tidak diperbolehkan menganiaya dan menyerahkannya (hak muslim kepada musuh). Barang siapa berada dalam hajat saudaranya, maka Allah akan berada dalam hajatnya. Dan barang siapa membukakan kepada muslim satu kesulitan maka Allah membukakan kepadanya dari beberapa kesulitan di hari kiamat. Dan barang siapa menutupi (keburukan) orang muslim, maka Allah akan menutupi (keburukan) ia di hari kiamat." (Muttafaq 'alaih)


Sumber : Hamzah Muhammad Shalih 'Ajaj, Lims Puluh Lima Wasiat Rasulullah SAW, Amelia, Surabaya, 2003

Posting by Mohammad Nurdin

Wasiat Rasulullah Yang Ketiga : Keutamaan Menuntut Ilmu

"Hadist yang datang dalam riwayat Abi darda' ra. Dia berkata, "Aku mendengar Rasulullah saw bersabda, 'Barangsiapa yang melalui jalan guna menuntut ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga. Dan sesungguhnya para Malaikat meletakkan sayapnya bagi orang yang mencari ilmu, karena rela dengan apa yang telah diperbuat  oleh dia. Dan sesungguhnya makhluk yang ada di langit dan di bumi akan memintakan ampunan kepada orang alim, hingga ikan-ikan besar yang ada di perairan. Keutamaan orang alim terhadap hambanya bagaikan keutamaan rembulan  terhadap bintang-bintang. Dan sesungguhnya ulama' pewaris para nabi. Dan para nabitidaklah mewariskan dinar atau dirham, akan tetapi mewariuskan ilmu. Barangsiapa mengambilnya maka ia akan mendapatkan bagian yang sempurna."
(HR Abu Dawud Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, dalam shahihnya dan Imam Al-Baihaqi)


Sumber : Hamzah Muhammad Shalih 'Ajaj, Lims Puluh Lima Wasiat Rasulullah SAW, Amelia, Surabaya, 2003

Posting by Mohammad Nurdin

Jumat, 02 Agustus 2013

Mengesakan AllaH

Berikut ini wasiat Rasulullah yang kedua yaitu wasiat yang ersifat umum menerangkan tauhid atau mengesakan Allah.
"Dari Ibnu Abbas ra, dia berkata, "Pada suatu hari aku berada di belakang Nabi saw lalu beliau berkata kepadaku, 'Hai  anak, akan aku ajarkan kepadamu beberapa kalimat : Jagalah Allah pasti Dia menjagamu; Jagalah Allah pasti kamu akan mendapatkan-Nya di hadapanmu; Jika kamu memohon (sesuatu) , mohonlah kepada Allah. Ketahuilah bahwa sesungguhnya jika seluruh umat (manusia) bersatu untuk memberikan manfaat (kebaikan) kepadamu dengan sesuatu, niscaya tidaklah mereka dapat melakukan hal itu kecualisesuatu yang telah ditentukan Allah bagimu. Dan jika mereka bersatu untuk mencelakakanmu dengan sesuatu, niscaya tidaklah mereka dapat mencelakanmu kecuali sesuatu yang telah ditentukan Allah atasmu. Qalam (penulis takdir) telah diangkat, dan lembaran-lembaran catatan (takdir) telah kering.  (Semuanya suda ada dalam catatan takdir, tidak akan bertambah dan tidak akan berkurang)."

Sumber : Hamzah Muhammad Shalih 'Ajaj, Lims Puluh Lima Wasiat Rasulullah SAW, Amelia, Surabaya, 2003
   

Posting by Mohammad Nurdin

Selasa, 30 Juli 2013

Keutamaan Kalimat La Ilaaha Illallah

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkats, "Aku bertanya wahai Rasulullah, siapa manusia yang paling beruntung dengan syafaat-mu di hari kiamat? Rasulullah saw menjawab, 'Aku benar-benar telah menyangka hai Abu Harairah, tiada seorang yang bertanya kepadaku tentang ini yang lebih awal dari pada kamu, karena aku melihat kesungguhanmu pada hadist. Manusia yang yang paling beruntung mendapatkan syafaatku di hari kiamat ialah orang-orang yang membaca kalimah 'La ilaaha illallah' dengan sepenuh hati dan jiwa" (HR Bukhari)

Sumber : Hamzah Muhammad Shalih 'Ajaj, Lims Puluh Lima Wasiat Rasulullah SAW, Amelia, Surabaya, 2003

Posting by Mohammad Nurdin

Senin, 27 September 2010

Wasiat Rasulullah Kesembilan


Doa Minta Ampunan dan Kesehatan dan Kesehatan.

Berikut ini adalah wasiat Rasulullah SAW yang saya ambil dari buku Hamzah Muhammad Shalih ‘Ajaj, 55 Wasiat Rasulullah SAW, Amelia,Surabaya, 2003. Ini ditulis tidak ditujukan untuk kegiatan komersil dan tidak pula diniatkan merugikan sang penyusun yang adalah seoarang ulama dari al-Madinatul Munawarah. Dan hanya kepada Allah kami memohon segala amal shalih yang kami perbuat dapat diterima dan dijadikan sebagai ikhlasnya amal di haribaan-Nya. Semoga diberi-Nya manfaat, dan diberinya kekuatan rizki dalam mengamalkannya serta menunjukkan kita dari buruknya jalan. Semoga berkah dan rahmat-Nya tetap tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad saw, keluarga, dan para shahabatnya. Amien.

Dari Ibnu Umar ra, dia berkata : ‘Jarang sekali Rasulullah saw berdiri dari tempat duduk, sehingga beliau berdoa dengan doa-doa ini untuk para shahabatnya :

ALLAAHUMMAQSIM LANA MIN KHASY-YATIKA MAA TUBALLIGHUNAA BIHI JANNATAKA WAMINALYAQIINI MAA TUHAWWINU BIHI 'ALAINAA MASHAA-IBAD DUNYA. ALLAAHUMMA MATTI'NAA BI-ASMAA'INAA WA-ABSHAARINAA WAQUWWATINAA MAA AHYAITANAA, WAJ'ALHUL WAARITSA MINNAA, WAJ'AL TSA'RANAA 'ALAA MAN ZHALAMANAA, WANSHURNAA 'ALAA MAN 'AADAANAA WALAA TUSALLITH 'ALAINAA MAN LAA YARHAMUNAA.”

Artinya : "Wahai Allah, limpahkanlah kepada kami perasaan takut kepada-Mu dengan sesuatu yang bisa menyampaikan kami menuju ke surga-Mu, dan yakin akan sesuatu yang bisa meringankan kami dari beberapa musibahnya dunia. Wahai Allah senangkanlah pendengaran kami, penglihatan kami, dan kekuatan kami, selama Engkau menghidupkan kami, dan jadikanlah ia sebagai pewaris kami, dan jadikanlah pembalasan kami atas orang-orang yang menganiaya kami, dan tolonglah kami atas orang-orang yang telah memusuhi kami. Janganlah Engkau jadikan dunia sebagai cita-cita kami yg paling besar dan sampainya pengetahuan kami, dan janganlah Engkau menguasakan atas kami kepada orang yang tidak mengasihi kami."
(HR Tirmidzi, dia berkata : haditsnya adalah hadits shahih).

Posting by Mohammad Nurdin