Impor Indonesia tahun 2014 sebesar 17,82 Milyar US$ yang terdiri dari 24,4 persen impor migas dan 76,6 persen impor non migas.
Cari Blog Ini
Selasa, 01 Desember 2015
Neraca Perdagangan Indonesia Tahun 2014
Defisit neraca perdagangan Indonesia tahun 2014 sebesar 1,89 Milyar US$. Ekspor Indonesia tahun 2014 sebesar 17,63 Milyar US$ yang terdiri dari 17,2 persen ekspor migas dan 82,8 persen ekspor non migas.
Impor Indonesia tahun 2014 sebesar 17,82 Milyar US$ yang terdiri dari 24,4 persen impor migas dan 76,6 persen impor non migas.
Posting by Mohammad Nurdin
Impor Indonesia tahun 2014 sebesar 17,82 Milyar US$ yang terdiri dari 24,4 persen impor migas dan 76,6 persen impor non migas.
Ekspor dan Impor Migas dan Non Migas Indonesia Tahun 2014
Ekspor impor migas Indonesia tahun 2014 yaitu sebagai berikut :
ekspor sebesar 30,33 Milyar US$ dan impor sebesar 43,46 milyar US$. Sedang Ekpor impor non migas Indonesia tahun 2014 adalah sebagai berikut : ekspor sebesar 145,56 US$ dan impor sebesar 134,72 US$.
Posting by Mohammad Nurdin
ekspor sebesar 30,33 Milyar US$ dan impor sebesar 43,46 milyar US$. Sedang Ekpor impor non migas Indonesia tahun 2014 adalah sebagai berikut : ekspor sebesar 145,56 US$ dan impor sebesar 134,72 US$.
Ekspor dan Impor Indonesia Menurut 5 Negara Utama Tahun 2014
Ekspor Indonesia tahun 2014 terbesar ke negara Cina, kemudian disusul Amerika Serikat, Jepang, India, dan Singapura. Sedangkan impor Indonesia terbesar dari negara Cina disusul Jepang, Amerika Serikat, Singapura, dan India.
Posting by Mohammad Nurdin
Selasa, 24 November 2015
Perekonomian Jawa Tengah 2015 : Tujuh Kabupaten di Jawa Tengah Darurat Kekeringan
Oleh : Utami & Damar Sinuko
Sumber : CNN Indonesia
Hari/Tanggal : Selasa, 04/08/2015 13:15 WIB
Semarang, CNN Indonesia -- Sebanyak tujuh kabupaten di provinsi Jawa Tengah telah menyatakan status darurat kekeringan. Status darurat ini disampaikan oleh Bupati masing-masing wilayah setelah adanya dua kecamatan di kabupaten tersebut yang terdampak kekeringan.
Sumber : CNN Indonesia
Hari/Tanggal : Selasa, 04/08/2015 13:15 WIB
Semarang, CNN Indonesia -- Sebanyak tujuh kabupaten di provinsi Jawa Tengah telah menyatakan status darurat kekeringan. Status darurat ini disampaikan oleh Bupati masing-masing wilayah setelah adanya dua kecamatan di kabupaten tersebut yang terdampak kekeringan.
Kamis, 19 November 2015
Nashaihul Ibad : Empat Faktor Keselamatan
Empat Faktor Keselamatan
Rasulullah saw bersabda :
1. "Bintang-bintang itu adalah faktor keselamatan bagi penghuni langit. Apabila bintang-bintang itu berjatuhan, maka penghuni langit akan tertimpa bencana.
2. Ahli baitku adalah faktor keselamatan bagi umatku. Apabila ahli baitku lenyap, maka umatku akan tertimpa bencana.
3. Aku adalah faktor keselamatan bagi para shahabatku. Apabila aku mati, maka para shahabatku akan tertimpa bencana.
4. Gunung-gunung itu adalah faktor keselamatan bagi penduduk bumi. Jika gunung-gunung itu lenyap, maka penduduk bumi akan tertimpa bencana."
Rasulullah saw bersabda :
1. "Bintang-bintang itu adalah faktor keselamatan bagi penghuni langit. Apabila bintang-bintang itu berjatuhan, maka penghuni langit akan tertimpa bencana.
2. Ahli baitku adalah faktor keselamatan bagi umatku. Apabila ahli baitku lenyap, maka umatku akan tertimpa bencana.
3. Aku adalah faktor keselamatan bagi para shahabatku. Apabila aku mati, maka para shahabatku akan tertimpa bencana.
4. Gunung-gunung itu adalah faktor keselamatan bagi penduduk bumi. Jika gunung-gunung itu lenyap, maka penduduk bumi akan tertimpa bencana."
Label:
2005,
al-bantani,
Baitus,
Bandung,
bijak,
empat,
faktor,
hamba,
ibad,
imam,
Irsyad,
keselamatan,
Nashaihul,
Nasihat,
Nawawi,
salam,
Santun
Nashaihul Ibad : Empat Perkara Jelek Dan Yang Lebih jelek
Empat Perkara Jelek Dan Yang Lebih jelek
Sebagian ahli bijak mengatakan : "Ada empat perkara jelek, namun masih ada empat perkara lain yang lebih jelek lagi, yaitu :
1. Perbuatan dosa yang dilakukan oleh kaum muda itu jelek, namun yang lebih jelek lagi adalah perbuatan dosa yang dilakukan oleh kakek-kakek.
2. Sibuk dengan segala macam urusan duniawi bagi orang yang bodoh itu jelek, namun yang lebih jelek lagi bila yang menyibukkan diri dengan urusan duniawi itu orang 'Alim.
3. Malas beribadah bagi orang awam adalah jelek, namun yang lebih jelek lagi bila malas beribadah itu dilakukan kalangan ulama dan santrinya.
4. Berlaku sombong bagi orang kaya adalah jelek, namun yang lebih jelek lagi adalah berlaku sombongnya orang fakir."
Rasulullah saw bersabda :
"Barang siapa yang bertambah ilmunya namun tidak bertambah kezuhudannya terhadap dunia maka ia tidak bertambah dari Allah, kecuali tambah jauh." (HR. dailami)
Sebagian ahli bijak mengatakan : "Ada empat perkara jelek, namun masih ada empat perkara lain yang lebih jelek lagi, yaitu :
1. Perbuatan dosa yang dilakukan oleh kaum muda itu jelek, namun yang lebih jelek lagi adalah perbuatan dosa yang dilakukan oleh kakek-kakek.
2. Sibuk dengan segala macam urusan duniawi bagi orang yang bodoh itu jelek, namun yang lebih jelek lagi bila yang menyibukkan diri dengan urusan duniawi itu orang 'Alim.
3. Malas beribadah bagi orang awam adalah jelek, namun yang lebih jelek lagi bila malas beribadah itu dilakukan kalangan ulama dan santrinya.
4. Berlaku sombong bagi orang kaya adalah jelek, namun yang lebih jelek lagi adalah berlaku sombongnya orang fakir."
Rasulullah saw bersabda :
"Barang siapa yang bertambah ilmunya namun tidak bertambah kezuhudannya terhadap dunia maka ia tidak bertambah dari Allah, kecuali tambah jauh." (HR. dailami)
Nashaihul Ibad : Empat Perkara Baik Dan Yang Lebih Baik
Empat Perkara Baik Dan Yang Lebih Baik
Sebagian ahli bijak berkata : "Ada empat perkara yang nilainya baik, namun ada empat perkara lain yang nilainya jauh lebih baik lagi, yaitu :
1. Adanya rasa malu pada kaum lelaki adalah baik, namun yang lebih baik lagi bila rasa malu itu ada pada kaum wanita.
2. Adil pada setiap orang itu baik, namun rasa keadilan yang dimiliki oleh pemerintah itu jauh lebih baik lagi.
3. Tobatnya kakek-kakek itu baik, namun yang lebih baik lagi adalah tobatnya kaum muda.
4. Bermurah hatinya kaum kaya itu baik, namun yang lebih baik lagi adalah bermurah hatinya kaum fakir miskin."
Sebagian ahli bijak berkata : "Ada empat perkara yang nilainya baik, namun ada empat perkara lain yang nilainya jauh lebih baik lagi, yaitu :
1. Adanya rasa malu pada kaum lelaki adalah baik, namun yang lebih baik lagi bila rasa malu itu ada pada kaum wanita.
2. Adil pada setiap orang itu baik, namun rasa keadilan yang dimiliki oleh pemerintah itu jauh lebih baik lagi.
3. Tobatnya kakek-kakek itu baik, namun yang lebih baik lagi adalah tobatnya kaum muda.
4. Bermurah hatinya kaum kaya itu baik, namun yang lebih baik lagi adalah bermurah hatinya kaum fakir miskin."
Langganan:
Postingan (Atom)




