Cari Blog Ini

Rabu, 02 November 2011

Puasa Sunat

Saya diajak teman berpuasa sunat mulai tanggal 1 Dzulhijah sampai satu hari sebelum Hari Raya Idul Adha (tanggal 9 Dzulhijah). Lalu saya pikir “Benarkah ada dasarnya. Menurut prinsip atau kaedah dalam ilmu fiqih yang saya ketahui bahwa Semua halal dalam hal muamalah kecuali ada larangan tetapi semua diharamkan dalam hal ibadah (hablumminallah) kecuali ada perintah. Dan juga ada buku yang saya baca untuk meningkatkan pahala meski amal kita sedikit, ada caranya yaitu mengerjakan sesuatu yang wajib dan tepat waktu. Kalau yang sunnat maka prioitaskan yang muakkad. Jadi bagaimana puasa menjelang Idul Adha itu?”


Jawabannya saya dapatkan di dalam Buku Fiqh Islam (Penerbit Sinar Baru Algesindo, Bandung, 2007 cetakan ke-40) karya H. Sulaiman Rasyid halaman 241 - 244. Berikut ini kutipan dalam Buku Fiqh Islam tersebut :

Puasa yang disunatkan itu ada enam yaitu :

1. Puasa enam hari dalam bulan Syawal
Dari Abu Ayyub, Rasulullah SAW telah berkata, “Barang siapa puasa dalam bulan Ramadhan, kemudian ia puasa pula enam hari dalam bulan Syawal, adalah seperti puasa sepanjang masa.” (Hadist Riwayat Muslim)

2. Puasa hari Arafah (tanggal 9 bulan Haji/Dzulhijjah), kecuali oarang yang sedang mengerjakan ibadah haji, maka puasa ini tidak disunatkan atasnya.Dari Abu Qatadah, Nabi SAW telah berkata, “Puasa hari Arafah itu menghapus dosa dua tahun : Satu tahun yang telah lalu, dan satu tahun yang akan datang.” (Hadist Riwayat Muslim)
Dari Abu Hurairah, ia berkata, “Rasulullah SAW telah melarang berpuasa pada hari Arafah di Padang Arafah.” (Hadist Riwayat Ahmad dan Ibnu Majah)

3. Puasa hari 'Asyura (tanggal 10 Muharram)Dari Abu Qatadah, Rasulullah SAW setelah berkata, “Puasa hari 'Asyura itu menghapus dosa satu tahun yang telah lalu.” (Hadist Riwayat Muslim)


4. Puasa bulan Sya'banKata Aisyah, “Saya tidak melihat Rasulullah SAW menyempurnakan puasa satu bulan penuh selain dalam bulan Ramadhan, dan saya tidak melihat beliau dalam bulan-bulan yang lain lebih banyak daripada bulan Sya'ban.” (Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim)


5. Puasa hari Senin dan KamisDari Aisyah, “Nabi Besar SAW memilih waktu puasa hari Senin dan hari Kamis.” (Hadist Riwayat Tirmidzi)


6. Puasa tengah bulan (tanggal 13, 14, dan 15) dari tiap-tiap bulan Qamariah (tahun hijriah)Dari Abu Dzar, Rasulullah telah berkata, “Hai Abu Dzar, apabila engkau hendak berpuasa hanya tiga hari satu bulan, hendaklah engkau berpuasa tanggal tiga belas, empat belas, dan lima belas.” (Hadist Ahmad dan Nasa'i)


Puasa Terus Menerus
Berpuasa terus menerus sepanjang masa, termasuk dua hari raya da hari tasyriq, hukumnya haram. Kalau tidak termasuk hari raya dan hari tasyriq, maka hukumnya makruh.Sabda Rasulullah SAW : “Bahwasanya Tuhanmu mempunyai hak atasmu, yang wajib engkau bayar, begitu juga dirimu dan keluargamu, semua mempunyai hak yang wajib engkau bayar. Maka dari itu, hendaklah engkau berpuasa (sewaktu-waktu), dan berbuka (sewaktu-waktu pula), berjaga malam (sewaktu-waktu), dan tidur (di waktu yang lain). Dekatilah keluargamu, dan berikanlah hak mereka satu persatu.” (Hadist Riwayat Bukhari)

Hikmah Puasa
Ibadah puasa itu mengandung beberapa hikmah, di antaranya sebagai berikut :

1. Tanda terima kasih (bersyukur) kepada Allah SWT atas nikmat pemberian-Nya yang tidak terbatas banyaknya, dan tidak ternilai harganya.
“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya.” (QS Ibrahim : 34)

2. Didikan kepercayaan. Seseorang yang telah sanggup menahan makan dan minum dari harta yang halal kepunyaannya sendiri, karena ingat perintah Allah, sudah tentu ia tidak akan meninggalkan perintah Allah, dan tidak sksn berani melanggar segala larangan-Nya.

3. Didikan perasan belas kasihan terhadap fakir miskin karena seseorang yang telah merasa sakit dan pedihnya perut keroncongan. Hal itu akan dapat mengukur kesedihan dan kesusahan orang yang sepanjang masa merasakan ngilunya perut yang kelaparan karena ketiadaan. Dengan demikian, akan timbul perasaan belas kasihan dan suka menolong fakir miskin.

4. Menjaga kesehatan.


Riwayat Hidup Haji Sulaiman Rasjid
Nama lengkap Sulaiman Rasjid bin Lasa. Dilahirkan di Liwa, Lampung Barat, tahun 1896.Beliau mendapat pendidikan agama dari Perguruan Tawalib, Padang Panjang, Sumatera Barat. Sebelumnya belajar pada Buya Kyai H. Abbas di Padang Panjang.

Pada tahun 1926, ia belajar di sekolah guru Mualimin, Mesir kemudian melanjutkan ke Perguruan Tinggi Al-Azhar di Kairo, Mesir, jurusan Takhassus Figh (spesialis ilmu hukum/Figh) dan selesai tahun 1935.

Sepulang dari Mesir, Pemerintah Kolonial Belanda menunjuknya menjadi Ketua Penyelidik Hukum-hukum Agama di Lampung. Pada zaman pendudukan Jepang, beliau menjadi Pegawai Tinggi Agama pada kantor Syambu, yaitu pada tahu 1937 sampai 1942.

Setelah Indonesia merdeka (1945), beliau ditugaskan oleh Presiden Sukarno di Departemen Agama RI. Pada tahun 1947 – 1955, beliau menjadi Kepala Jawatan Agama RI dan menjadi asisten dosen I di Pergurun Tinggi Agama Islam Negeri (PTIAIN) Jakarta. Pada tahun 1958 – 1962 menjadi dosen PTIAIN Yogyakarta. Pada tahun 1960 diangkat menjadi guru besar mata kuliah ilmu fiqh. Pada tahun 1962 – 1964 beliau menjabat sebagai Rektor maka kuliah ilmu Figh di IAIN Jakarta.Menjelang pensiun beliau pulang kampung dan menjabat Rektor IAIN Lampung. Pada tanggal 26 Januari 1976, dalam usia 80 tahun beliau pulang ke Rahmatullah, meninggal dunia. Karya ilmiah almarhum yang sempat terbit dan dibukukan antara lain Fiqh Islam, yang hingga sekarang masih terus dicetak dan diterbitkan. Buku ini merupakan buku wajib pada sekolah menengah dan perguruan tinggi di Indonesia dan Malaysia.

Semoga karya beliau selalu bermanfaat bagi Agama Islam dan kaum muslimin umumnya, dan amal baik almarhum diterima oleh Allah SWT. Amien.

Posting by Mohammad Nurdin

Selasa, 01 November 2011

Tanah Arab Akan Kembali Menjadi Padang Rerumputan

Berikut ini tulisan dari Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal yaitu sbb :

Di antara mukjizat dalam ilmu pengetahuan pada sunnah adalah sabda Rasulullah, "Hari kiamat tidak akan terjadi sehingga tanah Arab kembali menjadi padang rerumputan atau perkebunan." (HR Muslim)

Dalam hadits ini, Rasulullah bersabda "sehingga tanah Arab kembali" maksudnya tanah jazirah Arab. Adapun makna sabda Rasul SAW "sehingga kembali" yaitu bahwa dahulu tanah Arab dipadati oleh rerumputan dan perkebunan, dan nanti tanah Arab akan kembali seperti semula.

Pembuktian hadits ini, bahwa berkat kemajuan teknologi dan ilmu geologi serta kemajuan teknologi riset, para ahli geologi memprediksi bahwa sebagian daratan Arab pada masa dahulu adalah tanah yang subur untuk pertanian dan perkebunan.

Sungguh dahulu tanah Arab sangat subur dan bukan gurun pasir yang tandus. Akan tetapi perubahan iklim menyebabkan kekeringan air yang mengakibatkan padang yang tadinya subur menjadi gurun pasir yang tandus.

Lalu para ahli geologi menyebutkan bahwa tanah ini akan mengalami perubahan iklim yang dapat mengembalikan tanah tersebut seperti sedia kala.



Sumber : http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-digest/11/09/05/lr0zxw-sunnah-dan-sains-antara-bimbingan-rasul-dan-ilmu-bumi

Jadi berdasar informasi hadist di atas maka pada akhir zaman (mungkin tidak lama lagi karena memang kita tinggal di zaman yang jauh dari zaman nabi, sudah 14 abad lebih) akan terjadi perubahan iklim yang besar. Kisah ummat terdahulu pun sudah membuktikan bahwa perubahan-perubahan itu sudah pernah terjadi di tempat lain. Tempat yang dahulunya indah dan subur bisa menjadi gersang dan tandus. Contohnya Ethiopia. Kebalikannya pun bukan sesuatu yang mustahil terjadi. Di sisi Allah SWT tiada hal yang tidak mungkin terjadi. Kun fayakun. Kita yang tinggal di tempat yang indah seperti Indonesia ini pun sudah sepatutnya bersyukur karena bila kita kufur nikmat maka bencana demi bencana akan terjadi dan bisa jadi Allah akan mengambil nikmat yang telah diberikan kepada kita. Mencabut keberkahan yang diberikan kepada kita. Bisa jadi negeri kita yang indah bisa menjadi negeri yang kekeringan seperti Ethiopia, Somalia, dan tempat lain.


Posting by Mohammad Nurdin

Kamis, 06 Oktober 2011

50 Arti Kata Cinta : Al-Mahabbah (Cinta)

Al-Mahabbah atau Cinta.

Berikut ini pendapat yang dikemukakan di kalangan ahli bahasa sehubungan dengan definisi mahabbah atau cinta :
1. Cinta adalah kecenderungan permanen yang dialami oleh kalbu orang yang dimabuk asmara.
2. Cinta adalah sikap memprioritaskan orang yang dikasihi lebih dari semua teman.
3. Cinta ialah menuruti kemauan yang dicintai, baik di hadapannya maupun di belakangnya.
4. Cinta adalah menuruti kehendak antara pihak yang mencintai dan pihak yang medicintai dalam hal selera.
5. Cinta ialah menyajikan pelayanan disertai menjaga kesucian.
6. Cinta ialah banyak berkorban untuk orang yang Anda cintai dan enggan merepotkan orang yang Anda cintai.
7. Cinta ialah bilamana kalbu seseorang selalu ingat kepada orang yang dicintai.
8. Cinta pada hakekatnya ialah bila Anda menyerahkan diri Anda secara total kepada orang yang Anda Cintai tanpa menyisakan barang sedikit pun bagi diri Anda.
9. Cinta ialah bilamana kalbu Anda tidak mengingat apa pun selain orang yang Anda cintai.
10. Cinta ialah kecemburuan yang muncul dalam kalbu bila kehormatan kekasih ada yang melecehkan dan cemburu bila hati kekasih diberikan kepada orang lain.
11. Cinta adalah maksud hati yang tidak berkurang meskipun dijauhi dan tidak bertambah meskipun didekati.

12. Cinta ialah memelihara kesetiaan. Oleh karena itu, tidaklah benar orang yang mengakui cinta kepada sesorang sedang dia tidak memelihara kesetiaan.

13. Cinta ialah bilamana Anda mau melakukakn apa yang disukai oleh orang yang Anda cintai.

14. Cinta ialah menjauhi hiburan dalam keadaan apapun.

Barang siapa yang merasakan hiburan karena telah lama dimabuk asmara, maka sesungguhnya cintaku kepada Laila belum pernah merasakannya. Kebanyakan dari apa yang kuperoleh untuk berhubungan dengannya hanyalah angan-angan belaka yang tidak pernah terwujudkan seperti halnya kilauan cahaya kilat.

bersambung.....

Sumber : Ibnu Qayyim Al-Juziyah, Taman Jatuh Cinta dan Rekreasi Orang-orang Dimabuk Rindu, Irsyad Baitus Salam, Bandung, 2006 hal. 46 – 51.

Catatan : Judul Asli “Raudhatul Muhibbiin Wanuzhatul Musytaaqiin”, Penulis : Ibnu Qayyim Al-Juziyah atau Al-Imam Syamsyud Din atau Muhammad bin Abi Bakar bin Ayyub Ad-Dimasyqi Al-Hambali yang wafat tahun 751 H. Pujian : Al-Imam Burhanud Din Az-Zar'iy, telah mengatakan “Di kolong langit ini tiada seorang pun yang lebih luas ilmunya daripada Ibnu Qayyim Al-Juziyah”.

Posting by Mohammad Nurdin

Minggu, 25 September 2011

Daftar Nama dan Alamat Hotel di Kabupaten Cilacap Tahun 2010

ANGGREK HOTEL
melati
Alamat : JL. ANGGREK NO. 16, Cilacap
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

ARAFAH HOTEL
melati
Alamat : JL. JEND SUDIRMAN NO. 48, Cilacap
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

ARIMBI HOTEL
melati
Alamat : JL. PERINTIS KEMERDEKAAN NO. 10, Cilacap
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

ASRI HOTEL
melati
Alamat : JL. RAMBUTAN NO. 38, Cilacap
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

BHIMA INDAH HOTEL
melati
Alamat : JL. BIMA NO. 105, Cilacap
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

BOROBUDUR HOTEL
melati
Alamat : JL. DIPONEGORO NO. 52 MAJENANG, Cilacap
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

CILACAP INDAH HOTEL
bintang 1
Alamat : JL JEND SUDIRMAN NO. 1 , Cilacap
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

CIPTO ARUM HOTEL
melati
Alamat : JL DR CIPTO NO. 94 RT 05 RW 01, Cilacap
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

DAMAI HOTEL
melati
Alamat : JL. RAMBUTAN NO. 52 RT 06 RW 13, Cilacap
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

DELYMA HOTEL
bintang 1
Alamat : JL JEND. SUDIRMAN NO. 3, Cilacap
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

GRAHA INDAH / GRAND HOTEL CILACAP
bintang 3
Alamat : JL. DR. WAHIDIN NO. 5-15, Cilacap
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

GRIYA TIGA INTAN HOTEL
bintang 2
Alamat : JL. RE. MARTADINATA NO. 192 B, Cilacap
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

HARNITA AGUNG HOTEL
melati
Alamat : JL. GATOT SUBROTO NO. 88, Cilacap
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

HUSADHA HOTEL
melati
Alamat : JL SIRKAYA NO. 25, Cilacap
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

IBNU SABIL HOTEL
melati
Alamat : JL. TUGU TIMUR, SAMPANG, Cilacap
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

KEBONMANIS HOTEL
melati
Alamat : JL. PERINTIS KEMERDEKAAN NO. 25, Cilacap
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

KENANGA INDAH HOTEL
melati
Alamat : JL. KAPTEN SUYONO 40 MULYASARI, Cilacap
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

LIMA HOTEL
melati
Alamat : JL NANGKA NO. 26, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

MARINA HOTEL
melati
Alamat : JL BUDI UTOMO NO. 99, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

MEILIAS HOTEL
melati
Alamat : JL. M. T. HARYONO NO. 71, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

MEKAR MULYA HOTEL
melati
Alamat : JL JEND SUDIRMAN NO. 7 SIDAMULYA, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

MURNI HOTEL
melati
Alamat : JL PASAR GEDE NO. 323, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

MUSLIM LOSMEN
melati
Alamat : JL. JEND SUDIRMAN NO. 49, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

MUTIARA HOTEL
bintang 3
Alamat : JL. GATOT SUBROTO NO. 136, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

NEW KENANGA INDAH HOTEL
bintang 1
Alamat : JL. KAPTEN SUYONO NO. 41, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

NUSANTARA HOTEL
bintang 1
Alamat : JL DR SUTOMO NO 31, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

PARADISE HOTEL
melati
Alamat : JL. JEND A. YANI 63, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

PENI WIJAYA HOTEL
melati
Alamat : JL JEND SUPRAPTO NO. 10 CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

POJOK LOSMEN
melati
Alamat : JL. PASAR NO.4, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

RAMAYANA HOTEL
melati
Alamat : JL GATOT SUBROTO NO. 99 RT 004 RW 009, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

SANTI SANJAYA HOTEL
melati
Alamat : JL LET JEND SUPRAPTO NO. 4 SIDANEGARA, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

SARASWATI HOTEL
melati
Alamat : JL. DR. RAJIMAN NO. 5, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

SEDERHANA HOTEL
melati
Alamat : JL FLORES NO. 89, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

SERAYU HOTEL
melati
Alamat : JL RAYA KARANG KANDRI NO. 69 RT 03/III KESUGIHAN, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

SETIA HOTEL
melati
Alamat : JL STASIUN NO. 11, BAJING KROYA, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

SIDODADI HOTEL
melati
Alamat : JL HARIS MUNANDAR NO. 3, BAJING, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

SRANDIL HOTEL
melati
Alamat : JL STASIUN NO. 54, BAJING KROYA, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

SRI RAHAYU HOTEL
melati
Alamat : JL. KAPTEN SUYONO NO. 46, JENANG, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

SRIKANDI HOTEL
melati
Alamat : JL. GATOT SOEBROTO NO. 78, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

SULTANA ADHI HOTEL
melati
Alamat : JL KOL SUGIONO NO. 38 RT 04/RW05, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

TANJUNG PERMATA HOTEL
melati
Alamat : JL. TANJUNG NO. 10 CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

TELUK PENYU HOTEL
melati
Alamat : JL. WAHIDIN NO. 43-57, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

TIGA HOTEL
jasa akomodasi lainnya
Alamat : JL. MAYJEND. SUTOYO NO. 61 CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

TJIPTORINI HOTEL
melati
Alamat : JL. BUDI UTOMO NO 38 RT 06/09 , CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

WIJAYA INN
melati
Alamat : JL PERINTIS KEMERDEKAAN NO 149 C, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

WIJAYA KUSUMA HOTEL
bintang 3
Alamat : JL. JEND A. YANI NO. 12A, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

YULIAS HOTEL
melati
Alamat : JL PEMINTALAN NO. 50 A, CILACAP
Telp : -
Jumlah Kamar/Tempat Tidur : - / -
Tarif (Rp) : - s/d -
Fasilitas : -
Website : -

Posting by Mohammad Nurdin

Sabtu, 10 September 2011

Sembilan Tonggak Perkembangan si Golden Age


Menurut pakar psikologi perkembangan Elisabeth B. Hurlock, usia 0 – 5 tahun adalah saat perkembangan terbaik dalam kehidupan manusia.

Masa ini hanya terjadi sekali dan tidak akan terulang di kemudian hari.

Jadi, bagi kita sebagai orang tua, marilah kita sikapi masa emas ini dengan sebaik-baiknya atau buah hati kita akan kehilangan moment terbaik dalam hidupnya untuk menjadi manusia berkualitas.

Setiap anak adalah unik se unik perkembangannya yang akan selalu berbeda dalam setiap fasenya. Pada usia emas ini mereka, buah hati kita, akan mengalami perkembangan di antaranya perkembangan emosi dan kognisi. Ayah... Bunda, kita para orang tua, marilah kita sigap dengan perubahan dan perkembangan ini agar yang nantinya terkesan negatif dapat kita sikapi dengan bijaksana dan buah hati kita tetap nyaman.

Tonggak Pertama, Berkembangnya Egosentris

Sifat ini umumnya muncul pada anak usia sekitar 15 bulan. Tepatnya pada masa seorang anak sudah mulai aware dengan dirinya sendiri (self awareness). Pada masa ini sang buah hati mulai menyadari keberadaannya dan memandang dunia di sekelilingnya dari sudut pandang dirinya saja (egosentris). Dia belum mampu memandang dari sudut pandang atau kacamata orang lain. Segala sesuatu adalah miliknya, begitu pandangannya, maka harus saat itu juga didapatkannya, Ini berimbas pada sosialisasi dengan lingkungannya. Pada masa ini akan sering sekali terjadi konflik karena berebut mainan, makanan, dan sering tidak bisa menahan keinginan ketika meminta sesuatu. Bila tidak bijak, maka ini cepat membuat kita emosi.

Tahapan tadi biasanya akan berakhir pada usia anak 6 tahun, namun bila kita biarkan bisa menjadi menetap atau malah membesar. Kita harus mulai mengenalkan aturan apa yang boleh dan apa yang dilarang. Apa yang bisa segera dipenuhi dan apa pula yang bisa ditunda. Kita harus memberi pengertian dan contoh nyata untuk mengurangi sifat egosentris. Tentunya semua itu sebaiknya disampaikan dengan disertai bahasa kasih sayang.

Tidak semua keinginan harus dituruti, “here and now”. Ada saat di mana keinginan itu harus ditunda atau bahkan ditolak, sehingga anak bisa belajar untuk menekan sifat egois. Ini sangat berguna kelak ketika mereka dewasa. Anak akan dapat belajar menerima kekalahan dan kegagalan tanpa depresi, sehingga anak kita akan tangguh dan memiliki kecerdasan emosi (EQ) yang baik.

Tonggak Kedua, Berkembangnya Konsep Diri

Pada periode ini pada diri sang anak mulai timbul kesadaran akan keberadaan dirinya. Diawali dengan nama, usia, jenis kelamin, anak dari siapa (bapak/ibu) dan berlanjut kepada hal-hal lainnya. Lingkungan sangat berperan penting bagi pembentukan konsep diri anak. sangat penting bagi kita, para orang tua untuk menyediakan lingkungan yang kondusif sehingga akan terbentuk pribadi yang positif. Jauhkan pada diri anak label-label dan contoh perilaku yang negatif karena pada masa ini sang anak sedang melakukan proses modelling atau meniru.

Tonggak Ketiga, Rasa Ingin Tahu Yang Besar

Pada masa ini anak banyak berekplorasi dengan hal-hal di sekelilingnya baik secara fisik maupun verbal. Mungkin anak akan memanjat tempat yang tinggi, memegang benda-benda berbahaya seperti gunting, pisau, atau kabel. Bertanya tentang hal-hal yang tabu atau bahkan sesekali kita memergoki sang anak sedang bermain dengan alat kelaminnya sendiri. Sebagai orang tua, kita harus bijak menyikapinya. Tidak perlu panik apalagi emosi. Jawab pertanyaan secara santai tetapi tegas. Beri penjelasan sederhana, misalnya ketika sang anak memegang alat kelaminnya, bahwa perbuatan tersebut tiada manfaatnya bahkan bisa membuat gatal atau pipisnya bisa sakit bila tangannya kotor dan mengandung kuman.

Tonggak Keempat, Imajinasinya Berkembang Hebat

Pada tahap ini, imajinasinya akan berkembang hebat. Imajinasinya akan mendominasi perilaku anak di usia ini, sehingga anak sering sulit membedakan antara khayalan dan kenyataan. Terkadang anak akan melebih-lebihkan perkataannya. Bahkan imajinasi ini akan melahirkan tokoh imajiner yang membuat anak bicara sendiri dengan benda-benda di sekelilingnya. Ingat tokoh Tasya dengan tokoh imajiner 3 boneka yaitu Baron dkk pada sebuah acara televisi? Orang tua tidak perlu cemas karena hal ini adalah normal dalam perkembangan anak sepanjang tidak berlebihan dalam menunjukkan abnormalitas. Imajinasi justru akan memacu daya kreatifitas dan biasanya meningkatkan kemampuan berkomunikasi anak.


Tonggak Kelima, Perasaannya Mulai Terasah


Anak akan mulai memperhatikan lingkungan, muncul minat bermain dengan teman meski nantinya akan muncul konflik, sampai muncul rasa empati. Saat ini adalah momen yang tepat untuk mengasah kecerdasan emosional (EQ). Orang tua dapat mengenalkan macam-macam bentuk emosi : senang, sedih, marah, dll bagaimana mengelolanya dan mengungkapkannya dengan baik dan memunculkan empati terhadap orang lain.

Tonggak keenam, berkembangnnya konsep berpikir

Pada masa sebelumnya konsep berpikir masih belum sempurna, saat ini konsep berpikir mulai berkembang misalnya konsep waktu antara kemarin, sekarang dan nanti akan mulai dipahami anak. Akan semakin berkembang jika orang tua sering menggunakan dalam percakapan sehari-hari, sehingga anak terbiasa mendengarkan penggunaan tata urutan waktu dari contoh orang tua.

Tonggak ketujuh, Imitasi Modelling

Pada fase ini lingkungan adalah rule model bagi anak, sehingga kewajiban orang tua untuk bersikap dan berkata dengan baik serta memberikan lingkungan yang kondusif termasuk lingkungan rumah, teman bermain, pengasuh yang baik, tontonan bergizi di televisi atau di mana pun, karena ketika anak sudah menyukai sesuatu atau punya tokoh idola baik di televisi maupun real dalam lingkungannya maka perilakunya akan senantiasa meniru tokoh idolanya.

Tonggak kedelapan, bereksperimen dengan bahasa.

Ada kalanya akan muncul kata-kata kasar, jorok, bahkan tabu dari mulut anak karena ia sedang banjir kosakata setelah baru saja mampu berkomunikasi dengan baik karena sebelumnya masih terbata-bata. Dengan kemampuannya ini kan menyerap banyak hal dari lingkungannnya : orangtua, teman, tetangga, pengasush, kakak, televisi, dll. Ironisnya justru banyak kata-kata negatif yang sangat senang ia serap karena jarang terdengar dan menimbulkan respon lingkungan ketika mengucapkannya. Maka kita sebagai orang tua hendaknya senantiasa berkata baik, mengontrol kata-kata ketika emosi dan tidak cepat panik bahkan emosi ketika anak berkata tidak baik, karena tahukah Anda bahwa sebenarnya anak tidak tahu maksud dari kata-kata yang diucapkan maka ketika muncul respon emosi atau kaget dari lingkungannya ia malah justru akan semakin senang mengulanginya karena merasa mendapat perhatian ketika mengucapkannya. Terkadang kita juga perlu untuk mengabaikan respon sebagaimana ia inginkan sehingga lama-kelamaan akan berhenti dengan sendirinya. Yang lebih penting lagi adalah bersikap santai sambil menjelaskan bahwa apa yang diucapkan tidak baik, bisa membuat orang lain marah atau tersinggung atau tidak bermanfaat. Katakan ini setiap anak mengulangi perbuatan tersebut. Insya Allah anak akan berhenti bereksplorasi dengan kata-kata negatif.

Tonggak kesembilan, Munculnya Kontrol Internal

Kontrol internal akan muncul di akhir masa pra sekolah, sekitar 5-6 tahun seiring dengan berkembangnya kemampuan kognisinya, anak akan mulai memahami aturan-aturan ynag berlaku dalam lingkungannya. Mulai muncul rasa malu jika melakukan kesalahan. Lingkungan yang positif kan membentuk perilaku positif pada anak.

Posting by Mohammad Nurdin

Kamis, 25 Agustus 2011

Akankah Ini Ramadhan Terakhirku???

Setiap hari kita menumpuk dosa, hingga dosa kita menggunung dan kita tak tahu apa yang harus kita perbuat untuk memperbaikinya.
Terkadang kita berputus asa dan akhirnya kembali ke lubang yang sama.

Ramadha kembali datang dan memberikan hawa segar untuk kita mencari maghfirah Allah datang dengan dibukanya pintu-pintu surga dan setan-setan pun dibelenggu.

Maka untuk menyambut bulan yang penuh hikmah ini sudah selayaknya kita mendekatkan diri kita kepada Allah dan memperbaiki hubungan kita dengan sesama, dengan melaksanakan amalan-amalan kebaikan yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW, maka mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan karena kita tidak tahu kapan Malaikat Izrail datang menjemput, dan mungkin saja ini adalah Ramadhan terakhir kita.

Posting by Mohammad Nurdin

Rabu, 10 Agustus 2011

Orang Pinggiran

Dalam sebuah acara pada sebuah Stasiun Televisi menceritakan tentang Orang Pinggiran atau Orping. Pada suatu kesempatan saya berdialog dengan anak saya yang bernama Azzam, kelas lima Sekolah Dasar. Berikut dialognya :

Ayah : Apa itu orang pingiran?
Anak : Orang yang berada di pinggiran.

Ayah : Kenapa berada di pinggiran?
Anak : Karena tidak di tengah.

Ayah : Kenapa tidak berada di tengah-tengah
Anak : Tidak tahu.

Ayah : Kalau orang nampeni (memilah beras dengan kulit padi dengan alat tampah/nyiru), mana yang berada di pinggir, beras atau kulit padi?
Anak : Kulit padi.

Ayah : Kenapa?
Anak : Tidak tahu.

Ayah : Berat mana beras dengan kulit padi?
Anak : Beras.

Ayah : Jadi yang berada di pinggir adalah kulit padi karena ringan.
Anak : Berarti orang pinggiran karena ringan.

Ayah : Tepat. Lalu apanya yang ringan?
Anak : Tidak tahu.

Ayah : Yang ringan adalah kualitasnya. Berat ringan seseorang tidak hanya diukur fisik tetapi yang utama adalah kualitasnya. Orang yang berkualitas adalah orang yang kuat. Kekuatan bisa berwujud banyak seperti kekuatan fisik (otot), kekuatan harta, kekuatan ilmu, kekuatan mental (sabar dan gigih), dan lain-lain. Jadi pesan ayah adalah jadilah orang kuat tapi bukan untuk sendiri tetapi untuk melindungi yang lemah. Kalau kita kaya berilah sedekah untuk orang miskin(orang pinggiran). Kalau kita berilmu maka ajarkan ilmu itu kepada orang yang tidak tahu. Kalau kita kuat fisik maka lindungi oarang-orang yang lemah. Kalau kita kuat mental maka ajaklah orang lain menuju akhlaqul karimah, akhlak yang mulia. Nilai diri seseorang bukan banyaknya yang kita miliki tetapi seberapa besar kemanfaatan kita untuk orang lain. Pandangan yang sekarang mendunia adalah bagaimana masing-masing kita bisa berbagi (sharing) dengan orang lain. Makanya ayah juga punya blog yang bertema berbagi informasi berharap berkah illahi yaitu http://mohnurdin.wordpress.com Lihatlah bagaimana Wikipedia (ensiklopedia gratis) menjadi besar, program Linux (Operating System yang Open Source), dan juga program-program open source yang lain yang didukung orang-orang yang saling berbagi (share) dan saling melengkapi.
Akhirnya ayah berharap kamu bisa menjadi orang yang demikian. Amien.

Posting by Mohammad Nurdin