Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label bawang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bawang. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Februari 2020

Fenomena Ekonomi Brebes 2020 : Petani Bawang Merah di Kec. Wanasari Gagal Panen

Diperoleh dari Brebes, detikFinance sbb :
Petani mengaku rugi karena tanaman miliknya dipastikan mati membusuk dan tidak bisa dipanen.
Lahan bawang merah yang terendam tersebar di lima desa di Kecamatan Wanasari. Lima desa itu masing masing Desa Wanasari, Tanjungsari, Sisalam, Sidamulya dan Sigentong.
Banjir yang menenggelamkan tanaman bawang ini akibat guyuran hujan pada akhir tahun.Â
Tanaman bawang yang terkena banjir rata rata berumur 15-25 hari. Bisa dipastikan, tanaman tersebut mati akan membusuk dan tidak bisa dipanen.
Sejak tanaman terendam banjir, tidak terlihat petani yang melakukan panen dini. 
Selain merugikan petani, banjir ini juga membuat bangkrut para penyuplai air. Penyuplai air ini adalah mereka yang mengambil air dari sungai dengan mesin pompa dan membagikannya ke petani. Mereka akan menerima bayaran setiap kali panen sebesar Rp 400 ribu tiap kotak sawah. 

Sumber : https://finance.detik.com/foto-bisnis/d-4843020/tanaman-bawang-di-brebes-gagal-panen-akibat-banjir/6?zoom

Posting by Mohammad Nurdin

Minggu, 26 Februari 2017

Apa Komoditas Pertanian Unggulan Di Kabupaten Brebes?

Kabupaten Brebes adalah kabupaten dengan kontribusi kategori/sektor pertanian yang cukup besar dan bahkan terbesar dibandingkan yang lainnya yatu sebesar 40,92 persen. Lalu pertanyaannya adalah bila kategori pertanian adalah merupakan unggulan maka komoditas pertanian apa yang menjadi unggulan di kabupaten Brebes. Sebagaimana kita ketahui pada artikel sebelumnya bahwa Nilai Tambah Bruto (NTB) pertanian adalah sebesar 10,01 Trilyun Rupiah.
Berdasarkan data BPS Kabupaten Brebes diperoleh 20 komoditas unggulan di Kabupaten Brebes pada tahun 2015. Data NTB yang digunakan menggunakan atas dasar harga konstan (adhk) 2010. Berikut komoditasnya yaitu :
1. Bawang Merah dengan NTB sebesar 1,64 Trilyun Rupiah(16,42 persen); 2. Padi sebesar 1,30 Trilyun Rupiah (13,00 persen); 3. Mangga sebesar 295,33 Milyar Rupiah (2,95 persen); 4. Jagung sebesar 196,11 Milyar Rupiah (1,96 persen); 5. Telur Ayam Ras sebesar 160,68 Milyar Rupiah (1,60 persen); 6. Kentang sebesar 157.70 Milyar Rupiah (1,57 persen); 7. Cabe Rawit sebesar 139,42 Milyar Rupiah (1,39 persen); 8. Ayam Buras sebesar 129,16 Milyar Rupiah (1,29 persen); 9. Cabe Besar sebesar 127,41 Milyar Rupiah (1,27 persen); 10. Ayam Ras Pedaging sebesar 101,40 Milyar Rupiah (1,01 persen); 11. Pisang sebesar 91,79 Milyar Rupiah (0,92 persen); 12. Durian sebesar 78,25 Milyar Rupiah (0,78 persen); 13. Tebu sebesar 71,05 Milyar Rupiah (0,71 persen); 14. Telur Itik sebesar 64,61 Milyar Rupiah (0,65 persen); 15. Telur Ayam Buras sebesar 53,99 Milyar Rupiah (0,54 persen); 16. Kubis/Kol sebesar 52,00 Milyar Rupiah (0,52 persen); 17. Wortel sebesar 29,75 Milyar Rupiah (0,30 persen); 18. Ubi Kayu sebesar 26,07 Milyar Rupiah (0,26 persen); 19. Petai sebesar 21,48 Milyar Rupiah (0,21 persen); 20. Domba sebesar 21,26 Milyar Rupiah (0,21 persen); dan sisanya adalah komoditas lainnya sebesar 5,25 Trilyun Rupiah (52,42 persen).
Posting by Mohammad Nurdin

Sabtu, 25 Juni 2016

100 Kebiasaan Nabi : Makan Bawang Merah atau Putih

Nabi saw bersabda, "Barang siapa yang makan bawang putih atau bawang merah, maka hendaklah menjauhkan diri dari kami atau pula supayabia menjauhkan diri dari masjid."
(HR. Bukhari dan Muslim dari Jabir)
Posting by Mohammad Nurdin

Selasa, 05 April 2011

Perkembangan Produksi Bawang Merah di Kabupaten Brebes 2001

Berikut ini tulisan saya pada web blog yang lain yaitu mohnurdin.wordpress.com :

Kabupaten Brebes terkenal sebagai daerah penghasil bawang merah (shallot). Dua tahun yang lalu yaitu pada tahun 1999, produksinya merupakan 75,08 persen dari produksi bawang merah seluruh Jawa Tengah. Selama tujuh tahun terakhir produksi Kabupaten Brebes selalu di atas 50 persen dari total produksi Jawa Tengah dan selama periode 1994 – 1999 kontribusi Brebes terus meningkat.

Selengkapnya bisa dilihat pada website berikut ini :
http://mohnurdin.wordpress.com/2010/08/10/perkembangan-produksi-bawang-merah-di-kabupaten-brebes-2001/#more-59

Posting by Mohammad Nurdin

Senin, 11 Oktober 2010

Tanaman Obat : Bawang Merah

Bawang Merah Cegah Sakit Jantung

Pengobatan yang paling baik setahu saya adalah dengan tanaman obat atau herba. Pengobatan dengan bahan kimia sering kali punya efek samping yang cukup besar. Obat kimia adalah racun yang bila salah diagnosa yang berujung salah memberi obat akan berdampak buruk bagi kesehatan, karena akan timbul penyakit baru atau berkurangnya daya kekebalan kita (immunitas). Maka sekarang sudah mulai banyak yang beralih ke obat-obatan dari tanaman atau herba. Salah satu tanaman yang punya khasiat obat adalah Bawang Merah. Berikut perikan beritanya.

Para ilmuwan mendapati bahwa bawang merah bisa membantu tubuh menyingkirkan kolesterol jahat penyebab serangan jantung dan stroke.

Pada saat yang sama bawang merah dapat mempertahankan kolesterol yang baik di dalam tubuh, yang membantu mencegah serangan jantung.

Para ilmuwan asal Hong Kong menghaluskan bawang merah dan memberikannya kepada hamster yang telah diberi diet tinggi kolesterol. Dalam delapan pekan mereka mendapati, kadar kolesterol buruk atau low density lipoprotein (LDL) turun rata-rata 20 persen.

Namun pada saat yang sama, tidak ditemukan adanya penurunan kolesterol baik atau high density lipoprotein (HDL).

Zhen Yu Chen yang memimpin penelitian di Universitas Hong Kong mengatakan, "Meskipun ada banyak penelitian tentang bawang, tapi masih sedikit diketahui bagaimana konsumsinya berinteraksi dengan gen manusia dan protein yang terlibat dalam metabolisme kolesterol di dalam tubuh."

"Dengan demikian penelitian kami membuktikan adanya interaksi antara bawang dengan enzim-enzim dalam mekanisme penurunan kolesterol," ujar Zhen.

Penelitian ini adalah yang pertama meneliti interaksi bawang merah dengan fungsi biologis. Hasilnya mendukung klaim yang mengatakan bahwa mengkonsumsi rutin bawang dapat mengurangi resiko penyakit jantung koroner," demikian Zhen.

Posting by Mohammad Nurdin