Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label tua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tua. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Agustus 2019

Berpikir memiliki proses yang kuat

Ada tujuh sumber yang memberi kekuatan luar biasa pada proses berpikir dan menjadi referensi bagi akal, entah disadari atau tidak yautu sebagai berikut :
1. Orangtua
2. Keluarga
3. Masyarakat
4. Sekolah
5. Teman
6. Media massa
7. Diri sendiri

Posting by Mohammad Nurdin

Selasa, 27 Mei 2014

Antara Anak Panah dan Busurnya

Khalil Gibran (seorang penulis puisi asal Libanon, Timur Tengah) mengibaratkan seoarang anak sebagai anak panah sedangkan orang tua sebagai busurnya. Ini saya baca di ruang praktek dokter spesialis anak pada waktu saya memeriksakan anak saya.
Saya sependapat dengan pengibaratan tersebut. Saya sebagai orang tua berusaha mengarahkan anak saya meski hasilnya tidak ada jaminan tercapai. Kalau saya sampai saat ini belum bisa dibilang berhasil atau gagal. Anak terbesar saya kelas X (kelas 1 SLTA) dan yang terkecil masik TK. Tetapi saya belajar dari pengalaman teman-teman saya. Pengalaman adalah guru yang terbaik tetapi termahal. Lebih murah dan mudah belajar dari keberhasilan ataupun kegagalan orang lain sehingga kita menjadi berhasil.

Rabu, 13 Juni 2012

Mobil : Di Luar Mobil

Berikut ini cerita yang bisa kita sampaikan selaku orang tua atau kakek kepada anak atau cucu tentang Mobil dan hal-hal yang terkait dengannya. Saya sudah membacakannya kepada anak laki-laki saya yang ketiga yang berusia hampir lima tahun. Cerita ini bersumber dari buku dengan judul Mobil karya Joy Richardson (Alih Bahasa : Esther S. Mandjani) yang diterbitkan oleh Quality Press, Jakarta tahun 1998. Bila kurang puas, Anda bisa membelinya di toko buku terdekat.
Selamat membaca dan semoga bermanfaat.

***

Mobil : Mengendalikan Mobil

Berikut ini cerita yang bisa kita sampaikan selaku orang tua atau kakek kepada anak atau cucu tentang Mobil dan hal-hal yang terkait dengannya. Saya sudah membacakannya kepada anak laki-laki saya yang ketiga yang berusia hampir lima tahun. Cerita ini bersumber dari buku dengan judul Mobil karya Joy Richardson (Alih Bahasa : Esther S. Mandjani) yang diterbitkan oleh Quality Press, Jakarta tahun 1998. Bila kurang puas, Anda bisa membelinya di toko buku terdekat.
Selamat membaca dan semoga bermanfaat.

***

Mobil : Ruang Di Dalam Mobil

Berikut ini cerita yang bisa kita sampaikan selaku orang tua atau kakek kepada anak atau cucu tentang Mobil dan hal-hal yang terkait dengannya. Saya sudah membacakannya kepada anak laki-laki saya yang ketiga yang berusia hampir lima tahun. Cerita ini bersumber dari buku dengan judul Mobil karya Joy Richardson (Alih Bahasa : Esther S. Mandjani) yang diterbitkan oleh Quality Press, Jakarta tahun 1998. Bila kurang puas, Anda bisa membelinya di toko buku terdepat.
Selamat membaca dan semoga bermanfaat.

***

Mobil : Badan Mobil

Berikut ini cerita yang bisa kita sampaikan selaku orang tua atau kakek kepada anak atau cucu tentang Mobil dan hal-hal yang terkait dengannya. Saya sudah membacakannya kepada anak laki-laki saya yang ketiga yang berusia hampir lima tahun. Cerita ini bersumber dari buku dengan judul Mobil karya Joy Richardson (Alih Bahasa : Esther S. Mandjani) yang diterbitkan oleh Quality Press, Jakarta tahun 1998. Bila kurang puas, Anda bisa membelinya di toko buku terdepat.
Selamat membaca dan semoga bermanfaat.

***

Mobil : Roda Kemudi

Berikut ini cerita yang bisa kita sampaikan selaku orang tua atau kakek kepada anak atau cucu tentang Mobil dan hal-hal yang terkait dengannya. Saya sudah membacakannya kepada anak laki-laki saya yang ketiga yang berusia hampir lima tahun. Cerita ini bersumber dari buku dengan judul Mobil karya Joy Richardson (Alih Bahasa : Esther S. Mandjani) yang diterbitkan oleh Quality Press, Jakarta tahun 1998. Bila kurang puas, Anda bisa membelinya di toko buku terdepat.
Selamat membaca dan semoga bermanfaat.

***

Mobil : Mesin Mobil

Berikut ini cerita yang bisa kita sampaikan selaku orang tua atau kakek kepada anak atau cucu tentang Mobil dan hal-hal yang terkait dengannya. Saya sudah membacakannya kepada anak laki-laki saya yang ketiga yang berusia hampir lima tahun. Cerita ini bersumber dari buku dengan judul Mobil karya Joy Richardson (Alih Bahasa : Esther S. Mandjani) yang diterbitkan oleh Quality Press, Jakarta tahun 1998. Bila kurang puas, Anda bisa membelinya di toko buku terdepat.
Selamat membaca dan semoga bermanfaat.

***

Mobil : Pabrik Mobil

Berikut ini cerita yang bisa kita sampaikan selaku orang tua atau kakek kepada anak atau cucu tentang Mobil dan hal-hal yang terkait dengannya. Saya sudah membacakannya kepada anak laki-laki saya yang ketiga yang berusia hampir lima tahun. Cerita ini bersumber dari buku dengan judul Mobil karya Joy Richardson (Alih Bahasa : Esther S. Mandjani) yang diterbitkan oleh Quality Press, Jakarta tahun 1998. Bila kurang puas, Anda bisa membelinya di toko buku terdepat.
Selamat membaca dan semoga bermanfaat.

***

Pabrik Mobil

Mobil : Dibuat Dengan Tangan

Berikut ini cerita yang bisa kita sampaikan selaku orang tua atau kakek kepada anak atau cucu tentang Mobil dan hal-hal yang terkait dengannya. Saya sudah membacakannya kepada anak laki-laki saya yang ketiga yang berusia hampir lima tahun. Cerita ini bersumber dari buku dengan judul Mobil karya Joy Richardson (Alih Bahasa : Esther S. Mandjani) yang diterbitkan oleh Quality Press, Jakarta tahun 1998. Bila kurang puas, Anda bisa membelinya di toko buku terdepat.
Selamat membaca dan semoga bermanfaat.

***

Mobil : Mobil Di Mana-mana

Berikut ini cerita yang bisa kita sampaikan selaku orang tua atau kakek kepada anak atau cucu tentang Mobil dan hal-hal yang terkait dengannya. Saya sudah membacakannya kepada anak laki-laki saya yang ketiga yang berusia hampir lima tahun. Cerita ini bersumber dari buku dengan judul Mobil karya Joy Richardson (Alih Bahasa : Esther S. Mandjani) yang diterbitkan oleh Quality Press, Jakarta tahun 1998. Bila kurang puas, Anda bisa membelinya di toko buku terdepat.
Selamat membaca dan semoga bermanfaat.

***

Kamis, 07 Juni 2012

Memiliki Paruh Kedua Kehidupan Terbaik : Anda Tetap Seperti Anda Yang Dulu

Coba Anda memilih artikel tentang iklan serta demografi, maka Anda akan menemukan bahwa bagi industri tertentu, orang yang penting hanyalah orang yang maksimal berusia empat puluh tahun atau tiga puluh tahun atau bahkan dua puluh lima tahun. Kita tidak pernah kekurangan penggagas kebudayaan yang menyarankan bahwa kita paling menarik dan berguna ketika masih muda. Seolah-olah kita mempunyai tanggal kadaluwarsa untuk kebudayaan tertentu. Walaupun pandangan-pandangan seperti itu tidak selalu benar sifatnya, kita bisa melengkapi diri kita dengan mekanisme pertahanan yang sebaik mungkin terhadap perasaan ketinggalan jaman. Sesengguhnya, kita tetap berusia berapa pun yang pernah kita lalui. Kita mempunyai segala pengalaman orang berusia empat puluh tahun, tiga puluh tahun, dan dua puluh lima tahun. Coba Anda ingat-ingat segala yang pernah Anda ketahui dan pernah Anda lakukan, maka bukan merasa kuno, tapi Anda justru akan merasa bangga.
***

Senin, 16 Januari 2012

Apa itu Asam Urat?

 Menurut wikipedia (id.wikipedia.org) bahwa Asam Urat adalah sebagai berikut :

Asam urat (bahasa Inggris: uric acid, urate) adalah senyawa organik dari karbon, nitrogen, oksigen, dan hidrogen dengan rumus kimia C5H4N4O3. Senyawa turunan purina ini ditemukan dalam plasma darah manusia dengan konsentrasi antara 3,6 mg/dL (~214µmol/L) and 8,3 mg/dL (~494µmol/L) (1 mg/dL = 59,48 µmol/L)[2]. Kelebihan ( hiperurisemia , hyperuricemia) atau kekurangan ( hipourisemia , hyporuricemia) kadar asam urat dalam plasma darah ini sering menjadi indikasi adanya penyakit atau gangguan pada tubuh manusia.

Penyakit asam urat
Penyakit asam urat merupakan akibat dari konsumsi zat purin secara berlebihan. Purin diolah tubuh menjadi asam urat, tapi jika kadar asam urat berlebih, ginjal tidak mampu mengeluarkan sehingga kristal asam urat menumpuk di persendian. Akibatnya sendi terasa nyeri, bengkak dan meradang.[4]

Asam urat adalah penyakit dari sisa metabolisme zat purin yang berasal dari sisa makanan yang kita konsumsi. Purin sendiri adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Dengan kata lain, dalam tubuh makhluk hidup terdapat zat purin ini, lalu karena kita memakan makhluk hidup tersebut, maka zat purin tersebut berpindah ke dalam tubuh kita. Berbagai sayuran dan buah-buahan juga terdapat purin. Purin juga dihasilkan dari hasil perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau karena penyakit tertentu. Biasanya asam urat menyerang pada usia lanjut, karena penumpukan bahan purin ini[5]

Biasanya asam urat menyerang pada usia lanjut, karena penumpukan bahan purin ini.

Pantangan penderita asam urat[6][7]
Jeroan: ginjal, limpa, babat, usus, hati, paru dan otak
Seafood: udang, cumi-cumi, sotong, kerang, remis, tiram, kepiting, ikan teri, ikan sarden
Ekstrak daging seperti abon dan dendeng
Makanan yang sudah dikalengkan (contoh: kornet sapi, sarden)
Daging kambing, daging sapi, daging kuda
Bebek, angsa dan kalkun
Kacang-kacangan: kacang kedelai (termasuk hasil olahan seperti tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping
Sayuran: kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur kuping, daun singkong, daun pepaya, kangkung
Keju, telur, krim, es krim, kaldu atau kuah daging yang kental
Buah-buahan tertentu seperti durian, nanas dan air kelapa
Makanan yang digoreng atau bersantan atau dimasak dengan menggunakan margarin/mentega
Makanan kaya protein dan lemak

Tips tambahan bagi penderita asam urat
Konsumsi makanan yang mengandung potasium tinggi seperti kentang, yogurt, dan pisang
Konsumsi buah yang banyak mengandung vitamin C, seperti jeruk, pepaya dan strawberry
Contoh buah dan sayuran untuk mengobati penyakit asam urat: buah naga, belimbing wuluh, jahe, labu kuning, sawi hijau, sawi putih, serai dan tomat
Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi
Kurangi konsumsi karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali dan sirup
Jangan minum aspirin
Jangan bekerja terlalu keras / kelelahan
Pada orang yang kegemukan (obesitas), biasanya kadar asam urat cepat naik tapi pengeluaran sedikit, maka sebaiknya turunkan berat badan dengan olahraga yang cukup
Sesuaikan asupan energi dengan kebutuhan tubuh, berdasarkan tinggi dan berat badan

Obat Traditional Asam Urat[8]
Sirsak. Dimakan begitu saja atau dijuice, dimakan/minum tiap hari
Daun salam 7 lembar direbus dengan dua gelas air, sampai tinggal 1 gelas, diminum pagi dan sore
Labu siam diparut kemudian disaring diambil airnya diminum tiap hari.
Cuka apel yang sudah jadi dan dicampur madu dengan ukuran satu sendok madu ditambah 2 sendok makan cuka apel plus air hangat dan diminum selama 1 minggu
Kentang mentah dan apel malang dijuice.
[9] [10] [11]

Mengobati Asam Urat [12]
Mengobati asam urat menurut buku yang saya baca yaitu Sri Hartatik, Pengobatan dengan Herbal dan Pijat Refleksi : Cara Mudah Hidup Sehat Alami, Bintang Usaha Jaya, Surabaya, 2011 adalah sebagai berikut :

Di antara tanda asam urat tinggi adalah kesemutan dan linu. Nyeri terutama pada malam hari atau pagi hari saat bangun tidur. Sendi yang terkena asam urat terlihat bengkak, kemerahan, panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi.

Mengatasi Asam Urat :
Melakukan pengobatan hingga kadar asam urat kembali normal. Kadar normalnya adalah 2,4 hingga 6 untuk wanita dan 3,0 hingga 7 untuk pria. Kontrol makanan yang dikonsumsi dengan mengurangi asupan makanan yang mengandung purin. Banyak minum air putih. Dengan banyak minum air putih, kita dapat membantu membuang purin yang ada dalam tubuh.
Selain itu pengobatan asam urat dapat dilakukan dengan menggunakan terapi bekam di titik betis yang bermanfaat melancarkan sirkulasi darah di bagian kaki. Dengan terapi bekam dapat mengeluarkan darah kotor sehingga kadar asam nukleat kembali normal.

Pengobatan Untuk Asam Urat Tinggi dengan Jus Jahe Wortel :
Wortel dipotong-potong , 50 gram.
Jahe dipotong-potong 2 cm.
Melon dipotong-potong 200 gram.
Air Jeruk nipis 1 sendok makan.
Es batu 1 gelas.
Semua bahan dijus lalu diminum.
Selamat mencoba dan semoga lekas sembuh.

Catatan kaki
[1] "Uric Acid." Biological Magnetic Resonance Data Bank. Indicator Information
[2] SI Units for Clinical Data
[3] (Inggris)"[Physiology and biochemistry of uric acid"].
Membrane Biology Program & Renal Division, Brigham and Women's Hospital and Harvard Medical School; Hediger MA.. Diakses pada 28 November 2010.
[4] asamurat.org
[5] Obat Asam Urat AMPUH !!!
[6] Pantangan dan Anjuran bagi Penderita Asam Urat
[7] http://suryo-wibowo.blogspot.com
[8] Mengatasi Asam Urat
[9] Obat Herbal Asam Urat
[10] Obat alami Asam Urat
[11] Obat Alternatif Asam Urat
[12] Pengobatan dengan Herbal dan Pijat Refleksi

Posting by Mohammad Nurdin

Minggu, 10 April 2011

Karakteristik Penduduk

Konsep dan Definisi

Umur Penduduk

Dalam pengetahuan tentang kependudukan dikenal istilah karakteristik penduduk yang berpengaruh penting terhadap proses demografi dan tingkah laku sosial ekonomi penduduk. Karakteristik penduduk yang paling penting adalah umur dan jenis kelamin, atau yang sering juga disebut struktur umur dan jenis kelamin. Struktur umur penduduk dapat dilihat dalam umur satu tahunan atau yang disebut juga umur tunggal (single age), dan yang dikelompokkan dalam lima tahunan. Dalam pembahasan demografi pengertian umur adalah umur pada saat ulang tahun terakhir. Misalnya Ani lahir pada bulan Januari tahun 1998 dan Sensus 2000 dilaksanakan pada bulan Juli. Jadi pada saat Sensus 2000 dilaksanakan Ani berusia 2 tahun 6 bulan, tetapi dalam perhitungan demografi Ani dicatat sebagai berumur 2 tahun saja.

Digital Preference

Sensus maupun survey yang dilaksanakan di Indonesia mencatat adanya digital preferenceyakni kecenderungan penduduk menyebut umurnya dengan angka berakhiran 0 atau 5. Hal ini menyebabkan penumpukan penduduk dengan umur-umur berakhiran 0 dan 5 (age heaping), sebaliknya terdapat kekurangan cacah pada umur-umur lain terutama umur yang berakhiran 1, 4, 6, dan 9. Untuk menanggulangi hal ini demografer memakai struktur umur yang dikelompokkan dalam umur lima tahunan yakni : 0-4 ; 5-9 ; 10-14 ; 15-19; 20-24; 25-29; 30-34; 35-39; 40-44; 45-49; 50-54; 55-59; 60-64; 65-69; 70-74; 75 tahun ke atas.

Catatan: harap diperhatikan bahwa penulisan kelompok umur adalah 0-4, 5-9 … dst, dan bukan 0-5, 6-10 dll. Penulisan pengelompokan 0-4 berarti kelompok penduduk umur 0 sampai dengan umur 4 tahun 11 bulan 29 hari, yakni tepat sehari sebelum umur 5 tahun. Demikian juga untuk usia 9, 14 dst. Ini berkaitan dengan definisi umur saat ulang tahun terkahir yang telah diterangkan sebelumnya.

Penduduk Muda dan Penduduk Tua

Pengelompokkan penduduk menurut umur dapat digunakan untuk mengetahui apakah penduduk di suatu wilayah termasuk berstruktur umur muda atau tua. Penduduk suatu wilayah dianggap penduduk muda apabila penduduk usia dibawah 15 tahun mencapai sebesar 40 persen atau lebih dari jumlah seluruh penduduk. Sebaliknya penduduk disebut penduduk tua apabila jumlah penduduk usia 65 tahun keatas diatas 10 persen dari total penduduk.

Suatu bangsa yang mempunyai karakteristik penduduk muda akan mempunyai beban besar dalam investasi sosial untuk pemenuhan kebutuhan pelayanan dasar bagi anak-anak dibawah 15 tahun ini. Dalam hal ini pemerintah harus membangun sarana dan prasarana pelayanan dasar mulai dari perawatan Ibu hamil dan kelahiran bayi, bidan dan tenaga kesehatan lainnya, sarana untuk tumbuh kembang anak termasuk penyediaan imunisasi, penyediaan pendidikan anak usia dini, sekolah dasar termasuk guru-guru dan sarana sekolah yang lain.

Sebaliknya bangsa dengan ciri penduduk tua akan mengalami beban yang cukup besar dalam pembayaran pensiun, perawatan kesehatan fisik dan kejiwaan lanjut usia (lansia), pengaturan tempat tinggal dan lain lain. Penduduk Indonesia belum dianggap sebagai penduduk tua karena persen penduduk diatas 65 tahun masih kecil, namun karena jumlah penduduk yang besar, maka jumlah orang tua juga cukup besar untuk memperoleh perhatian dari pemerintah pusat maupun lokal.

Karakteristik Penduduk Menurut Umur dan Jenis Kelamin

Karakteristik penduduk menurut umur dapat ditabulasi silang dengan jenis kelamin atau dapat juga ditabulasi silang dengan karakteristik sosial misalnya penduduk menurut umur dan tingkat pendidikan tertinggi yang ditamatkan, penduduk menurut umur dengan tempat tinggal, penduduk menurut umur dengan status pekerjaan dll.

Di bawah ini adalah Tabel jumlah penduduk Indonesia berdasarkan hasil SP 2000 yang dikelompokkan menurut jenis kelamin laki-laki dan perempuan, dan menurut kelompok umur 5 tahunan.

Tabel 1. Jumlah Penduduk Indonesia menurut Umur dan Jenis Kelamin, (dalam ribuan)
Kel. Umur Laki-laki Perempuan Total Rasio Jenis Kelamin
0-4 10.188,7 9.832,7 20.021,4 104
5-9 11.157,3 10.788,9 21.946,2 103
10-14 10.824,1 10.413,9 21.238,0 104
15-19 10.652,3 10.611,7 21.264,0 100
20-24 9.759,0 10.333,2 20.092,2 94
25-29 9.135,4 9.596,1 18.731,5 95
30-34 8.455,4 8.507,0 16.962,4 99
35-39 7.537,0 7.454,4 14.991,4 101
40-44 6.495,3 6.143,6 12.638,9 106
45-49 5.170,3 4.689,9 9.860,2 110
50-54 3.880,6 3.625,7 7.506,3 107
55-59 2.995,3 2.941,5 5.936,8 102
60-64 2.481,5 2.592,1 5.073,6 96
65-69 1.810,6 2.012,2 3.822,8 90
70-74 1.267,6 1.392,3 2.659,9 91
75+ 1.369,2 1.728,2 3.097,4 79
Jumlah 103.179,9 102.663,4 205.843,3 101

Sumber: SP2000, BPS 2005, (Data Dirapihkan)


Kegunaan

Informasi tentang jumlah penduduk untuk kelompok usia tertentu penting diketahui agar pembangunan dapat diarahkan sesuai kebutuhan penduduk sebagai pelaku pembangunan. Keterangan atau informasi tentang penduduk menurut umur yang terbagi dalam kelompok umur lima tahunan, sangat penting dan dibutuhkan berkaitan dengan pengembangan kebijakan kependudukan terutama berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia. Jumlah penduduk yang besar dapat dipandang sebagai beban sekaligus juga modal dalam pembangunan.

Dengan mengetahui jumlah dan persentase penduduk di tiap kelompok umur, dapat diketahui berapa besar penduduk yang berpotensi sebagai beban yaitu penduduk yang belum produktif (usia 0-14 tahun) termasuk bayi dan anak (usia 0-4 tahun) dan penduduk yang dianggap kurang produktif (65 tahun ke atas). Juga dapat dilihat berapa persentase penduduk yang berpotensi sebagai modal dalam pembangunan yaitu penduduk usia produktif atau yang berusia 15-64 tahun. Selain itu, dalam pembangunan berwawasan jender, penting juga mengetahui informasi tentang berapa jumlah penduduk perempuan terutama yang termasuk dalam kelompok usia reproduksi (usia 15-49 tahun), partisipasi penduduk perempuan menurut umur dalam pendidikan, dalam pekerjaan dll.

Indikator Karakteristik Penduduk

Indikator penting tentang umur dan jenis kelamin maupun jumlah penduduk adalah:

  1. Rasio Jenis Kelamin (Sex Ratio)
  2. Rasio Ketergantungan (Dependency Ratio)
  3. Tingkat pertumbuhan penduduk

Sumber Data : http://www.datastatistik-indonesia.com/content/view/210/210/

Posting by Mohammad Nurdin