Mengapa beberapa orang menjadi lebih mudah sakit? Mungkin mereka mengalami penurunan kemampuan untuk melawan bakteri, virus, dan benda asing lain yang dapat menyebabkan penyakit. Kemampuan tubuh dalam melawan infeksi penyakit adalah fungsi dari sistem imun atau kekebalan tubuh. Jika sistem imun lemah, tubuh tidak dapat mempertahankan diri dari berbagai ancaman kesehatan. Lalu apa yang menyebabkan sistem imun lemah? Simak ulasannya di sini.
Berbagai penyebab sistem imun lemah
1. Stres
Hampir semua orang pernah merasakan efek stres di beberapa titik dalam hidup. Sakit kepala, rasa sakit di dada, rasa gelisah, dan perasaan tegang secara keseluruhan merupakan gejala stres.
Faktor-faktor tersebut semua bergabung sehingga menyebabkan sistem kekebalan tubuh harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan tubuh dari ancaman kesehatan.
Cari Blog Ini
Tampilkan postingan dengan label mudah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mudah. Tampilkan semua postingan
Selasa, 08 Oktober 2019
Minggu, 10 April 2011
Karakteristik Penduduk
Konsep dan DefinisiUmur Penduduk
Dalam pengetahuan tentang kependudukan dikenal istilah karakteristik penduduk yang berpengaruh penting terhadap proses demografi dan tingkah laku sosial ekonomi penduduk. Karakteristik penduduk yang paling penting adalah umur dan jenis kelamin, atau yang sering juga disebut struktur umur dan jenis kelamin. Struktur umur penduduk dapat dilihat dalam umur satu tahunan atau yang disebut juga umur tunggal (single age), dan yang dikelompokkan dalam lima tahunan. Dalam pembahasan demografi pengertian umur adalah umur pada saat ulang tahun terakhir. Misalnya Ani lahir pada bulan Januari tahun 1998 dan Sensus 2000 dilaksanakan pada bulan Juli. Jadi pada saat Sensus 2000 dilaksanakan Ani berusia 2 tahun 6 bulan, tetapi dalam perhitungan demografi Ani dicatat sebagai berumur 2 tahun saja.
Digital Preference
Sensus maupun survey yang dilaksanakan di Indonesia mencatat adanya digital preferenceyakni kecenderungan penduduk menyebut umurnya dengan angka berakhiran 0 atau 5. Hal ini menyebabkan penumpukan penduduk dengan umur-umur berakhiran 0 dan 5 (age heaping), sebaliknya terdapat kekurangan cacah pada umur-umur lain terutama umur yang berakhiran 1, 4, 6, dan 9. Untuk menanggulangi hal ini demografer memakai struktur umur yang dikelompokkan dalam umur lima tahunan yakni : 0-4 ; 5-9 ; 10-14 ; 15-19; 20-24; 25-29; 30-34; 35-39; 40-44; 45-49; 50-54; 55-59; 60-64; 65-69; 70-74; 75 tahun ke atas.
Catatan: harap diperhatikan bahwa penulisan kelompok umur adalah 0-4, 5-9 … dst, dan bukan 0-5, 6-10 dll. Penulisan pengelompokan 0-4 berarti kelompok penduduk umur 0 sampai dengan umur 4 tahun 11 bulan 29 hari, yakni tepat sehari sebelum umur 5 tahun. Demikian juga untuk usia 9, 14 dst. Ini berkaitan dengan definisi umur saat ulang tahun terkahir yang telah diterangkan sebelumnya.
Penduduk Muda dan Penduduk Tua
Pengelompokkan penduduk menurut umur dapat digunakan untuk mengetahui apakah penduduk di suatu wilayah termasuk berstruktur umur muda atau tua. Penduduk suatu wilayah dianggap penduduk muda apabila penduduk usia dibawah 15 tahun mencapai sebesar 40 persen atau lebih dari jumlah seluruh penduduk. Sebaliknya penduduk disebut penduduk tua apabila jumlah penduduk usia 65 tahun keatas diatas 10 persen dari total penduduk.
Suatu bangsa yang mempunyai karakteristik penduduk muda akan mempunyai beban besar dalam investasi sosial untuk pemenuhan kebutuhan pelayanan dasar bagi anak-anak dibawah 15 tahun ini. Dalam hal ini pemerintah harus membangun sarana dan prasarana pelayanan dasar mulai dari perawatan Ibu hamil dan kelahiran bayi, bidan dan tenaga kesehatan lainnya, sarana untuk tumbuh kembang anak termasuk penyediaan imunisasi, penyediaan pendidikan anak usia dini, sekolah dasar termasuk guru-guru dan sarana sekolah yang lain.
Sebaliknya bangsa dengan ciri penduduk tua akan mengalami beban yang cukup besar dalam pembayaran pensiun, perawatan kesehatan fisik dan kejiwaan lanjut usia (lansia), pengaturan tempat tinggal dan lain lain. Penduduk Indonesia belum dianggap sebagai penduduk tua karena persen penduduk diatas 65 tahun masih kecil, namun karena jumlah penduduk yang besar, maka jumlah orang tua juga cukup besar untuk memperoleh perhatian dari pemerintah pusat maupun lokal.
Karakteristik Penduduk Menurut Umur dan Jenis Kelamin
Karakteristik penduduk menurut umur dapat ditabulasi silang dengan jenis kelamin atau dapat juga ditabulasi silang dengan karakteristik sosial misalnya penduduk menurut umur dan tingkat pendidikan tertinggi yang ditamatkan, penduduk menurut umur dengan tempat tinggal, penduduk menurut umur dengan status pekerjaan dll.
Di bawah ini adalah Tabel jumlah penduduk Indonesia berdasarkan hasil SP 2000 yang dikelompokkan menurut jenis kelamin laki-laki dan perempuan, dan menurut kelompok umur 5 tahunan.
Tabel 1. Jumlah Penduduk Indonesia menurut Umur dan Jenis Kelamin, (dalam ribuan)
| Kel. Umur | Laki-laki | Perempuan | Total | Rasio Jenis Kelamin |
|---|---|---|---|---|
| 0-4 | 10.188,7 | 9.832,7 | 20.021,4 | 104 |
| 5-9 | 11.157,3 | 10.788,9 | 21.946,2 | 103 |
| 10-14 | 10.824,1 | 10.413,9 | 21.238,0 | 104 |
| 15-19 | 10.652,3 | 10.611,7 | 21.264,0 | 100 |
| 20-24 | 9.759,0 | 10.333,2 | 20.092,2 | 94 |
| 25-29 | 9.135,4 | 9.596,1 | 18.731,5 | 95 |
| 30-34 | 8.455,4 | 8.507,0 | 16.962,4 | 99 |
| 35-39 | 7.537,0 | 7.454,4 | 14.991,4 | 101 |
| 40-44 | 6.495,3 | 6.143,6 | 12.638,9 | 106 |
| 45-49 | 5.170,3 | 4.689,9 | 9.860,2 | 110 |
| 50-54 | 3.880,6 | 3.625,7 | 7.506,3 | 107 |
| 55-59 | 2.995,3 | 2.941,5 | 5.936,8 | 102 |
| 60-64 | 2.481,5 | 2.592,1 | 5.073,6 | 96 |
| 65-69 | 1.810,6 | 2.012,2 | 3.822,8 | 90 |
| 70-74 | 1.267,6 | 1.392,3 | 2.659,9 | 91 |
| 75+ | 1.369,2 | 1.728,2 | 3.097,4 | 79 |
| Jumlah | 103.179,9 | 102.663,4 | 205.843,3 | 101 |
Sumber: SP2000, BPS 2005, (Data Dirapihkan)
Kegunaan
Informasi tentang jumlah penduduk untuk kelompok usia tertentu penting diketahui agar pembangunan dapat diarahkan sesuai kebutuhan penduduk sebagai pelaku pembangunan. Keterangan atau informasi tentang penduduk menurut umur yang terbagi dalam kelompok umur lima tahunan, sangat penting dan dibutuhkan berkaitan dengan pengembangan kebijakan kependudukan terutama berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia. Jumlah penduduk yang besar dapat dipandang sebagai beban sekaligus juga modal dalam pembangunan.
Dengan mengetahui jumlah dan persentase penduduk di tiap kelompok umur, dapat diketahui berapa besar penduduk yang berpotensi sebagai beban yaitu penduduk yang belum produktif (usia 0-14 tahun) termasuk bayi dan anak (usia 0-4 tahun) dan penduduk yang dianggap kurang produktif (65 tahun ke atas). Juga dapat dilihat berapa persentase penduduk yang berpotensi sebagai modal dalam pembangunan yaitu penduduk usia produktif atau yang berusia 15-64 tahun. Selain itu, dalam pembangunan berwawasan jender, penting juga mengetahui informasi tentang berapa jumlah penduduk perempuan terutama yang termasuk dalam kelompok usia reproduksi (usia 15-49 tahun), partisipasi penduduk perempuan menurut umur dalam pendidikan, dalam pekerjaan dll.
Indikator Karakteristik Penduduk
Indikator penting tentang umur dan jenis kelamin maupun jumlah penduduk adalah:
- Rasio Jenis Kelamin (Sex Ratio)
- Rasio Ketergantungan (Dependency Ratio)
- Tingkat pertumbuhan penduduk
Sumber Data : http://www.datastatistik-indonesia.com/content/view/210/210/
Posting by Mohammad Nurdin
Jumat, 18 Maret 2011
Tujuh Langkah Mudah Mencari Uang Lewat Blog
Peringatan !
Panduan ini tidak menjamin Anda menjadi Blogger sukss ataupun kaya raya, sebab ini hanya teori sema ta. Artinya, dengan mengetahuinya maka Anda baru belajar tentang langkah-langkah menjadi blogger sukses dan sama sekali belum belajar menjadi blogger sukses. Untuk menjadi blogger sukses, Anda harus mempraktekannya sendiri atau tidak cukup hanya mengetahuinya saja. Sebagai informasi, say sendiri belum bias menghasilkan uang satu dollar pun dari blog yang saya punyai. Tetapi the dream come true. Selamat mengikuti!Tujuh Langkah Mudah
Ada tujuh langkah mudah yang tak satu pun bersifat rahasia dan umum dilakukan para blogger senior. Pada hakekatnya mencari uang lewat blog merupakan proses. Panjang pendek, lama atau sebentarnya proses sangat tergantung pada Anda sendiri selaku blogger. Kalau fokus, konsisten dan sabar, maka Insya Allah penghasilan dari blog bukan suatu hal yang mustahil diperoleh.
Langkah Pertama, Mengubah Mindset
Sudah menjadi rahasia umum kalau kebanyakan blogger pemula memulai blognya dengan tujuan utama mencari uang. Ini tidaklah aneh. Seiring booming blog, cerita-cerita tentang blogger sukses menghasilkan ribuan dolar dari blog sangat sering diangkat. Tidak hanya di dunia maya, media mainstream (surat kabar, majalah, tabloid, dan televise) juga ikut mempublikasikan kisah sukses tersebut.
Harapan yang berlebihan akan membuat kebanyakan blogger pemula berpikir instan. Mereka menganggap mencari uang dengan blog sangat gampang dan dapat diperoleh dalam waktu singkat.
Memulai blog dengan orientasi uang hanya akan menghambat kreativitas. Hanya karena kata kunci tertentu sangat tinggi maka seorang blogger pemula memaksakan diri menulis blog tentang kata kunci tersebut yang dia sendiri tidak tahu artinya. Pada akhirnya pembaca atau pengunjung blog pun akan tahu yang dicari tidak ada pada blog tersebut dan meninggalkan blog tersebut dengan perasaan kecewa karena merasa ditipu, seperti yang pernah saya alami.
bersambung.....
Posting by Mohammad Nurdin
Langganan:
Postingan (Atom)
