Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label 2007. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2007. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Agustus 2013

Kabupaten Brebes Dalam Angka 2004 - 2012

Berikut ini adalah link ke alamat publikasi versi flippingbooks yang dikeluarkan oleh BPS Kabupaten Brebes  yang salah satunya dan yang paling banyak dicari yaitu Brebes Dalam Angka (DDA) yaitu sebagai berikut :

Senin, 21 Mei 2012

Publikasi BPS : Kabupaten Brebes Dalam Angka 2012

Berikut ini adalah link ke alamat publikasi versi flippingbooks yang dikeluarkan oleh BPS yang salah satunya dan yang paling banyak dicari yaitu Statistik Indonesia. Sedangkan untuk wilayah yang lebih kecil seperti provinsi dan kabupaten/kota dikeluarkan daerah dalam angka (dda).
Untuk publikasi yang dikeluarkan oleh BPS Kabupaten Brebes yaitu :


1. Kabupaten Brebes Dalam Angka 2012. Publikasi ini diterbitkan tahun 2012.
1. Kabupaten Brebes Dalam Angka 2011. Publikasi ini diterbitkan tahun 2011.
2. Kabupaten Brebes Dalam Angka 2009. Publikasi ini diterbitkan tahun 2010.
3. Kabupaten Brebes Dalam Angka 2008. Publikasi ini diterbitkan tahun 2009.
4. Kabupaten Brebes Dalam Angka 2007. Publikasi ini diterbitkan tahun 2008.
5. Kabupaten Brebes Dalam Angka 2006. Publikasi ini diterbitkan tahun 2007.
6. Kabupaten Brebes Dalam Angka 2005. Publikasi ini diterbitkan tahun 2006.
7. Kabupaten Brebes Dalam Angka 2004. Publikasi ini diterbitkan tahun 2005.

Sumber : http://brebeskab.bps.go.id

Posting by Mohammad Nurdin

Selasa, 14 September 2010

Catatan Inflasi Brebes 2009 (2)

Perbandingan Inflasi Brebes Tahun 1995 - 2009
Selama Tahun 2009 (Januari - Desember) inflasi Brebes sebesar 3,98 persen. Hal ini berarti relatif stabil dan lebih terkendali (inflasi satu dijit atau one digit inflation). Dalam lima belas tahun terakhir inflasi tahun ini merupakan inflasi terendah ketiga setelah tahun 2003 dan tahun 1999 yang masing-masing 1,38 persen dan 4,02 persen.
Selama tahun 2009, dari bulan Januari hingga Desember 2009, kota Brebes mengalami inflasi sebesar 4,25 persen. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada semua kelompok barang dan jasa. Kelompok barang dan jasa yang mengalami kenaikan indeks harga adalah sebagai berikut : kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 9,85 persen; kelompok sandang 8,29 persen; kelompok kesehatan 5,37 persen; kelompok bahan makanan 4,46 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga 3,10 persen; dan kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,90 persen. Sedangkan kelompok komoditi yang mengalami penurunan indeks harga adalah Kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 2,17 persen.

Dari inflasi tahun kalender (Januari - Desember) 2009 yang sebesar 4,25 persen, andil/sumbangan inflasi pada tahun ini dari terbesar menuju terkecil adalah berturut-turut sebagai berikut : kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 2,29 persen; kelompok bahan makanan 0,92 persen; kelompok sandang 0,62 persen; kelompok kesehatan 0,29 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,22 persen; dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga 0,19 persen. Sedangkan kelompok komoditi yang yang memberikan andil negatif terhadap inflasi selama tahun 2009 adalah kelompok transpor,komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,27 persen.

Komoditas barang dan jasa yang memberikan andil inflasi sepuluh terbesar selama Tahun 2009 (Januari - Desember) adalah berturut-turut sebagai berikut : gula pasir 0,85 persen; emas perhiasan 0,40 persen; beras 0,39 persen; nasi 0,35 persen; rokok kretek filter 0,31 persen; rokok kretek 0,28 persen; kontrak rumah 0,25 persen; obat dengan resep 0,20 persen; tarip air minum pikulan 0,17 persen; dan akademi/perguruan tinggi 0,16 persen.

Sedangkan komoditas yang memberikan andil inflasi negatif atau deflasi sepuluh terbesar adalah berturut-turut sebagai berikut : bahan bakar rumah tangga 0,43 persen; bensin 0,33 persen; kangkung dan bawang putih yang masing-masing 0,08 persen; buah apel 0,05 persen; angkutan dalam kota 0,04 persen; bayam 0,04 persen; sabun mandi 0,03 persen; dan kentang 0,02 persen.

Sumber : BPS Kab. Brebes, Perkembangan IHK dan Inflasi Kab. Brebes 2009, 2009

Posting by Mohammad Nurdin

Catatan Inflasi Brebes 2009 (1)

Perkembangan Indeks Harga Kosumen Brebes 2007 - 2009

Kondisi umum harga konsumen aneka barang dan jasa di Kabupaten Brebes selama Tahun 2009 menunjukkan kenaikan harga-harga yang cukup stabil dibandingkan tahun lalu. Keadaan seperti ini tidak terlepas dari pengaruh berbagai kebijakan yang dikeluarkan baik oleh Pemerintah Pusat maupun oleh Pemerintah Daerah. Di samping momen-momen tertentu yang turut punya andil besar dalam perubahan harga seperti momen tahun baru 2009, tahun ajaran baru pendidikan 2009/2010, bulan puasa (Ramadhan) sampai dengan hari raya Idul Fitri 1430 H yang pada tahun ini jatuh pada bulan Agustus - September 2009, dan musim.
Beberapa kebijakan Pemerintah Pusat yang berdampak sangat besar terhadap naik dan turunnya harga-harga seperti kebijakan menurunkan harga bensin dan solar pada tanggal 15 Januari 2009 - pada akhir tahun lalu juga sudah dilakukan penurunan harga bensin dan solar sebanyak dua kali - dan program konversi energi dari minyak tanah menjadi gas elpiji. Program terakhir baru dilaksanakan di Kabupaten Brebes pada tahun 2009 sehingga berdampak pada kenaikan harga minyak tanah dan gas elpiji.

Posting by Mohammad Nurdin