Buah dan Sayuran berwarna ungu punya manfaat tersendiri. Contoh buah dan sayuran yang berwarna merah adalah seperti : anggur ungu, daun ungu, mulberry, bit, backberry, raspberry, cranberry, bilberry, plum (blackcurrant), buah naga ungu, jagung ungu, jambalng (duwet), manggis, buah dewa melodi (pepino), ubi jalar ungu, wortel ungu, kentang ungu, terong ungu, kubis ungu, dan asparagus ungu .
Berikut ini zat yang dikandung oleh buah dan tanaman berwarna ungu :
1. Antosianin
Antosianin merupakan antioksidan yang melindungi tubuh dari efek radikal bebas, mengurangi resiko penyakit jantung, menjaga tekanan darah tetap terkontrol, berfungsi sebagai anti-inflamasi yang berguna untuk penderita asam urat dan peradangan rematik.
Cari Blog Ini
Minggu, 02 Februari 2014
Manfaat Buah dan Sayuran Berwarna Merah
Buah dan Sayuran berwarna merah punya manfaat tersendiri. Contoh buah dan sayuran yang berwarna merah adalah seperti jambu biji, semangka, stroberi, anggur merah, apel merah, ceri (cherry), bawang merah, tomat, bit, kol merah, bayam merah, dan paprika merah.
Berikut ini zat yang dikandung oleh buah dan tanaman berwarna merah :
1. Likopen
Likopen memiliki manfaat anti-penuaan, melindungi kanker (seperti kanker prostat, kanker lambung, kanker otak, kanker kolon, dan kanker perut), menangkap radikal bebas pada sel tua, memperbaiki sel-sel yang mengalami kerusakan sehingga dapat mempertahankan fungsi mental serta fisik orang-orang lanjut usia, mempengaruhi resistensi hormon insulin dan meningkatkan toleransi terhadap gula serta mencegah terjadinya diabetes mellitus, mempengaruhi jumlah struktur, dan agresivitas sperma sehingga mampu meningkatkan kesuburan laki-laki, dan memcegah osteoporosis pada perempaun yang telah menopause.
Berikut ini zat yang dikandung oleh buah dan tanaman berwarna merah :
1. Likopen
Likopen memiliki manfaat anti-penuaan, melindungi kanker (seperti kanker prostat, kanker lambung, kanker otak, kanker kolon, dan kanker perut), menangkap radikal bebas pada sel tua, memperbaiki sel-sel yang mengalami kerusakan sehingga dapat mempertahankan fungsi mental serta fisik orang-orang lanjut usia, mempengaruhi resistensi hormon insulin dan meningkatkan toleransi terhadap gula serta mencegah terjadinya diabetes mellitus, mempengaruhi jumlah struktur, dan agresivitas sperma sehingga mampu meningkatkan kesuburan laki-laki, dan memcegah osteoporosis pada perempaun yang telah menopause.
Warna-warni Buah dan Sayuran
Allah SWT menciptakan buah dan sayuran penuh warna. Ternyata warna buah dan sayuran punya manfaat dan khasiat sendiri-sendiri. Para pakar gizi telah merekomendasikan agar kita sedikitnya mengonsumsi lima kelompok bahan pangan setiap hari, yaitu buah dan sayuran berwarna merah, putih, ungu (atau biru), kuning, dan hijau. Ternyata warna yang dihasilkan darai tumbuhan menunjukkan keberadaan fitokimia tertentu yang berkhasiat dalam pencegahan penyakit tertentu.
Dalam bukunya yang berjudul "Khasiat Warna-warni Makanan", profesor Made Astawan, staf pengajar ilmu dan teknologi pangan di Institut Pertanian Bogor, membeberkan beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari makanan dengan klasifikasi warna tertentu, yaitu : merah, putih, hijau, jingga (oranye), kuning, dan ungu (atau biru). Menurutnya, perbedaan warna pada setiap bahan pangan ini menunjukkan kandungan zat gizi dan senyawa fitokimia yang berbeda.
Referensi :
1. Rini Siswoyo, Tumpas Penyakit dengan Buah dan Sayuran Warna Ungu, Sakti, Yogyakarta, 2013.
Posting by Mohammad Nurdin
Dalam bukunya yang berjudul "Khasiat Warna-warni Makanan", profesor Made Astawan, staf pengajar ilmu dan teknologi pangan di Institut Pertanian Bogor, membeberkan beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari makanan dengan klasifikasi warna tertentu, yaitu : merah, putih, hijau, jingga (oranye), kuning, dan ungu (atau biru). Menurutnya, perbedaan warna pada setiap bahan pangan ini menunjukkan kandungan zat gizi dan senyawa fitokimia yang berbeda.
Referensi :
1. Rini Siswoyo, Tumpas Penyakit dengan Buah dan Sayuran Warna Ungu, Sakti, Yogyakarta, 2013.
Posting by Mohammad Nurdin
Sabtu, 25 Januari 2014
Tanaman Obat Yang Saya Konsumsi Untuk Mengobati Wasir Berdarah Bagian Ketiga
Lalu karena saya bersama isteri lebih memilih alternatif pengobatan dibandingkan operasi maka beberapa terapi yang telah dan sedang saya lakukan karena sakit wasir berdarah ini masih belum sembuh. Mudah-mudahan saya diberi kesabaran menjalaninya dan Allah sembuhkan sakit ini. Berikut ini terapi yang saya lakukan selain terapi obat herbal, karena hal tersebut akan saya tulis pada laporan bagian terakhir.
Berikut ini terapi yang saya jalani yang bersumber dari buku karya Abdud Daim Al-Kuhail berjudul Sembuh Tanpa Obat : Mukjizat Kesehatan dan Terbukti Ilmiah, Penerbit : Inas Media, Klaten tahun 2010.
Tanaman Obat Yang Saya Konsumsi Untuk Mengobati Wasir Berdarah Bagian Kedua
Buang air besar berdarah ternyata bukan penyakit baru. Ini sudah ada bahkan sejak jaman majapahit atau mungkin lebih lama lagi. Berikut ini pengobatan buang air besar berdarah yang dilakukan oleh Sunan Kalijaga yang tercantum dalam kitab kuno Serat Kaki Walaka yang dipercayai berasal dar Sunan Kalijaga yang dikutip dari Nengah Bawa Atmadja, Genealogi Keruntuhan Majapahit : Islamisasi, Toleransi dan Pemertahanan Agama Hindu di Bali, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 2010.
Tanaman Obat Yang Saya Konsumsi Untuk Mengobati Wasir Berdarah Bagian Pertama
Pada suatu pagi, seperti biasa saya buang air besar. Namun betapa terkejutnya mendapati kotoran tinja saya disertai darah segar berwarna merah muda. Mencoba bersikap tenang tetapi perasaan dan pikiran tetap tidak bisa tenang. Setelah menceritakan hal tersebut kepada isteri saya, dia menenangkan bahwa itu adalah hal biasa. Katanya di usia 40 tahun itu adalah hal biasa (sebagai informasi saya sudah berusis 43 tahun lebih beberapa bulan). Minum supertetra (nama obat) paling juga sembuh, katanya lagi. Saya turuti anjuran isteri, namun sejak hari itu selalu buang air besar disertai darah.
Sabtu, 18 Januari 2014
Jenis-jenis Tanaman Obat dan Khasiatnya Bagian Pertama
Saya pribadi lebih menyukai tanaman obat atau herbal ketimbang obat pabrik. Sepengetahuan saya obat pabrik yang dibuat secara kimiawi adalah racun. Makanya harus digunakan secara bijak dan sesuai aturan minum. Selain itu perlu diperhatikan efek samping obat tersebut. Salah minum obat bukannya menyembuhkan malah akan dapat menjadi racun bagi tubuh. Berikut kutipan dalam buku Sembuh Tanpa Obat hal. 49 :
"Para pakar di Universitas Rosyister mengakui bahwa pengobatan terhadap syaraf kanker dengan menggunakan bahan kimia lebih besar bahayanya daripada manfaatnya. Para peneliti di universitas ini telah menemukan fakta bahwa pengobatan dengan bahan kimia menimbulkan efek negatif yang berkepanjangan bagi otak. Ini adalah penelitian perdana yang mereka lakukan untuk mengetahui efek samping pengobatan dengan bahan kimia ini dan sekaligus mencarai pengobatan alternatif yang sesuai dan aman.
Kepala penelitian, yakni Dr. Mark Noble, mengatakan bahwa pengobatan dengan bahan kimia dapat membunuh sel-sel yang sehat sebanyak 70-100%, jauh lebih besar daripada kemampuan mereka dalam membunuh sel-sel kanker (40-80%) (Catatan kaki : Common CancerTreatments Toxic to Healthy Brain Cells, University of Rochester, November 30, 2006)
"Para pakar di Universitas Rosyister mengakui bahwa pengobatan terhadap syaraf kanker dengan menggunakan bahan kimia lebih besar bahayanya daripada manfaatnya. Para peneliti di universitas ini telah menemukan fakta bahwa pengobatan dengan bahan kimia menimbulkan efek negatif yang berkepanjangan bagi otak. Ini adalah penelitian perdana yang mereka lakukan untuk mengetahui efek samping pengobatan dengan bahan kimia ini dan sekaligus mencarai pengobatan alternatif yang sesuai dan aman.
Kepala penelitian, yakni Dr. Mark Noble, mengatakan bahwa pengobatan dengan bahan kimia dapat membunuh sel-sel yang sehat sebanyak 70-100%, jauh lebih besar daripada kemampuan mereka dalam membunuh sel-sel kanker (40-80%) (Catatan kaki : Common CancerTreatments Toxic to Healthy Brain Cells, University of Rochester, November 30, 2006)
Langganan:
Postingan (Atom)