Cari Blog Ini

Memuat...

Senin, 21 Juli 2014

Nashaihul Ibad : Tiga Kesenangan Rasulullah


Rasulullah saw pernah bersabda :
"Ada tiga hal yang sangat aku senangi di dunia ini, yaitu :
1. wangi-wangian;
2. istri shalihah; dan
3. ketenangan saat sholat."


Ketika itu beliau sedang duduk dengan para sahabatnya. Tiba-tiba Abu Bakar Ash-Shiddiq ra berkata : "Benar engkau, ya Rasulullah, aku pun menyukai tiga hal lainnya, yaitu :
1. senang melihat wajah Rasulullah saw;
2. menafkahkan hartaku menurut kemauan Rasulullah saw; dan
3. aku senang putriku berada di bawah pemeliharaan Rasulullah saw."

'Umar ra lantas berkata : "Benar engkau, ya Abu Bakar, aku pun senang akan tiga hal lainnya yaitu : 1. mengajak pada kebaikan;
2. mencegah kemungkaran; dan 
3. berpakaian sederhana."

'Utsman pun menyahut : "Benar engkau, wahai 'Umar, aku pun menyukai tiga hal lainnya yaitu :
1. mengenyangkan orang yang sedang lapar;
2. memberi pakaian kepada orang yang tak memiliki busana; dan
3. membaca Al-Qur'an."


Selanjutnya, 'Ali ra juga berkata: "Benar engkau, wahai 'Utsman, aku pun menyukai tiga hal lainnya, yaitu :
1. melayani tamu,
2. puasa pada musim panas, dan
3. memukul musuh dengan pedang."


Ketika mereka sedang berbincang-bincang lalu Jibril datang dan berkata (kepada Nabi saw) "Allah telah mengutus aku ketika mendengar pembicaraan kalian. allah memerintahkan kepadamu, wahai Rasulullah, supaya engkau bertanya kepadaku tentang sesuatu yang aku cintai apabila aku menjadi penghuni dunia."
Rasulullah saw pun bertanya : "wahai Jibril, apa yang engkau cintai jika engkau menjadi penghuni dunia?" Jibril menjawab :
1. "Memberi pentunjuk kepada orang yang sesat;
2. menemani orang yang taat kepada Allah; dan
3. menolong keluarga yang fakir."


Selanjutnya Jibril berkata : "Allah, Tuhan Yang Mahamulia dan mahaagung mencintai tiga hal yang ada pada diri hamba-Nya, yaitu :
1. mencurahkan segala kemampuan dalam berbakti kepada Allah;
2. menangis karena menyesal telah berbuat maksiat; dan
3. sabar ketika mengalami kefakiran."


Sumber : Imam Nawawi Al-Bantani, Nashaihul Ibad : Nasihat-nasihat untuk Para Hamba menjadi Santun dan Bijak, Irsyad Baitus Salam, Bandung, 2005, cet. 3



Posting by Mohammad Nurdin

Kamis, 17 Juli 2014

Nashaihul Ibad : Tiga Kehendak Allah

Dikatakan bahwa apabila Allah mengendaki seseoarang menjadi baik, maka :
1. Allah memberikan pemahaman kepadanya dalam urusan agama;
2. Allah menjadikan dia zuhud dalam urusan dunia; dan
3. Allah membuatnya sadar akan kekurangan dirinya.

Sumber : Imam Nawawi Al-Bantani, Nashaihul Ibad : Nasihat-nasihat untuk Para Hamba menjadi Santun dan Bijak, Irsyad Baitus Salam, Bandung, 2005, cet. 3

Posting by Mohammad Nurdin

Rabu, 16 Juli 2014

Nashaihul Ibad : Tiga Hal Yang Paling Baik

Ibnu 'Abbas ra ketika ditanyatentang hari, bulan, dan amalan yang paling baik, ia menjawab :
1. "Hari yang paling baik adalah hari Jum'at;
2. Bulan yang paling baik  adalah bulan Ramadhan;
3. Amalan yang paling baik adalah menjalankan sholat fardu tepat pada waktu utamanya."

Sedangkan menurut 'Ali ra, ia berkata :
1. "Amal yang paling baik adalah amal yang diterima oleh Allah;
2. Bulan yang paling baik adalah bulan yang di dalamnya engkau bertobat  kepada Allah dengan tobat nashuha; dan
3. sebaik-baik hari adalah hari saat engkau pergi meninggalkan dunia dan kembali kepada Allah dalam keadaan beriman kepada-Nya."


Sumber : Imam Nawawi Al-Bantani, Nashaihul Ibad : Nasihat-nasihat untuk Para Hamba menjadi Santun dan Bijak, Irsyad Baitus Salam, Bandung, 2005, cet. 3

Posting by Mohammad Nurdin

Nashaihul Ibad : Tiga Simpanan Allah

Seorang bijak berkata : " Ada tiga hal yang menjadi simpanan Allah, yaitu :
1. kefakiran;
2. sakit; dan
3. sabar."


Simpanan Allah maksudnya sumber pahal yang hanya akan Allah berikan kepada orang yang dicintai-Nya. Sabar maksudnya tidak mengeluh kepada selain Allah atas kesedihan ketika menerima musibah.

Sumber : Imam Nawawi Al-Bantani, Nashaihul Ibad : Nasihat-nasihat untuk Para Hamba menjadi Santun dan Bijak, Irsyad Baitus Salam, Bandung, 2005, cet. 3

Posting by Mohammad Nurdin

Nashaihul Ibad : Tiga Benteng Orang Mukmin

Ka'ab Al-Akhbar, seorang pendeta Yahudi yang masuk Islam pada masa 'Umar bin Khaththab ra, mengatakan : "Benteng orang mukmin yang dapat menghalangi dari gangguan setan itu ada tiga, yaitu :
1. masjid;
2. berdzikir kepada Allah; dan
3. membaca Al-Qur'an."

Sumber : Imam Nawawi Al-Bantani, Nashaihul Ibad : Nasihat-nasihat untuk Para Hamba menjadi Santun dan Bijak, Irsyad Baitus Salam, Bandung, 2005, cet. 3
 

Posting by Mohammad Nurdin

Nashaihul Ibad : Tiga Penambah Daya Ingat

'Ali ra berkata :
"Tiga hal yang dapat memperkuat hafalan dan membersihkan lendir yaitu :
1. bersiwak;
2. berpuasa; dan
3. membaca Al-Qur'an."


Sumber : Imam Nawawi Al-Bantani, Nashaihul Ibad : Nasihat-nasihat untuk Para Hamba menjadi Santun dan Bijak, Irsyad Baitus Salam, Bandung, 2005, cet. 3
Posting by Mohammad Nurdin

Nashaihul Ibad : Tiga Bagian Dari Manusia

Luqman Hakim pernah berkata kepada putranya : "Wahai anakku, sesungguhnya sosok manusia itu terbagi menjadi tiga bagian :
1. sepertiga untuk Allah;
2. sepertiga untuk dirinya sendiri; dan
3. sepertiga untuk belatung.
Bagian yang untuk Allah adalah rohnya (yakni akan kembali kepada-Nya). Bagian yang untuk diri manuisa sendiriadalah amalnya (yakni balasannya akan kembali kepada dirinya, baik yang baik maupun buruk). Bagian yang untuk belatung adalah jasadnya (yakni ketika jasadnya telah dimasukkan ke dalam kubur)."

Sumber : Imam Nawawi Al-Bantani, Nashaihul Ibad : Nasihat-nasihat untuk Para Hamba menjadi Santun dan Bijak, Irsyad Baitus Salam, Bandung, 2005, cet. 3

Posting by Mohammad Nurdin